Activision akhirnya mengonfirmasi bahwa dukungan untuk Call of Duty: Warzone di konsol generasi lama akan segera dihentikan. Pemain yang masih menggunakan PlayStation 4 dan Xbox One dipastikan tidak bisa lagi memainkan gim battle royale populer tersebut setelah musim pertama Call of Duty: Modern Warfare 4 dimulai pada akhir tahun 2026.
Keputusan ini menjadi penanda besar bahwa franchise Call of Duty kini benar-benar beralih penuh ke platform current-gen seperti PlayStation 5, Xbox Series X|S, PC, dan Nintendo Switch 2. Selama beberapa tahun terakhir, Activision masih mempertahankan dukungan untuk PS4 dan Xbox One meski kedua konsol tersebut sudah memasuki usia lebih dari satu dekade.
Garis Waktu Penghapusan Digital dan Penghentian Transaksi
Dalam pengumuman resminya, Activision membeberkan sejumlah tahapan krusial terkait proses penutupan ini:
Penghapusan dari Toko Digital: Warzone akan mulai dihapus dari toko digital PS4 dan Xbox One pada 4 Juni 2026, sehingga pemain baru tidak lagi dapat mengunduh gim di kedua platform tersebut.
Penghentian Transaksi Pembelian: Mulai 25 Juni 2026, semua transaksi pembelian fitur dalam gim juga akan dihentikan sepenuhnya.
Penutupan Server Permanen: Pemain lama masih bisa memainkannya untuk sementara waktu hingga Season 1 dari Modern Warfare 4 resmi dimulai, sebelum akhirnya server untuk PS4 dan Xbox One ditutup secara permanen.
Fokus Penuh pada Perangkat Modern dan Kehadiran di Switch 2
Langkah ini sebenarnya sudah diprediksi sebelumnya oleh banyak kalangan. Activision beberapa waktu lalu juga memastikan bahwa Call of Duty: Modern Warfare 4 tidak akan dirilis untuk konsol last gen. Infinity Ward selaku pihak pengembang menyebut bahwa gim terbaru mereka dibangun khusus untuk perangkat modern agar mampu menghadirkan peningkatan visual, performa, kecerdasan buatan (AI), serta skala permainan yang lebih besar tanpa terhambat oleh keterbatasan perangkat keras (hardware) lama.
Modern Warfare 4 sendiri dijadwalkan meluncur pada 23 Oktober 2026 dan mencetak sejarah sebagai seri Call of Duty pertama yang hadir di Nintendo Switch 2. Kehadiran gim tersebut di platform Nintendo merupakan bagian dari realisasi kesepakatan jangka panjang antara Microsoft dan Nintendo setelah rampungnya akuisisi Activision Blizzard.
Banyak pemain di komunitas menilai keputusan ini tidak terhindarkan karena status Warzone sebagai gim live service dengan pembaruan konten yang masif sering kali terbentur oleh spesifikasi PS4 dan Xbox One. Meskipun memicu kekhawatiran bagi pemain yang belum melakukan upgrade konsol karena kendala harga, langkah ini menjadi babak penutup dari perjalanan panjang Warzone di konsol last gen sejak pertama kali mengudara pada tahun 2020 silam.