Home

News

Esports

Lifestyle

Other

DOTA 2

APAC Predator League 2027 Digelar di Vietnam, Tim Indonesia Siap Menantang!

MikeApalah - Rabu, 16 September 2026 09:04:03

Asia Pacific Predator League 2027 akan digelar pada Januari 2027 dan menandai debut Vietnam sebagai tuan rumah turnamen esports regional besutan Acer tersebut.

Memasuki penyelenggaraan tahun ke-9, Predator League kembali mempertemukan tim-tim dari berbagai negara Asia Pasifik. Pada edisi 2027, sebanyak 14 negara akan ambil bagian dengan mempertandingkan dua game esports, yakni League of Legends dan VALORANT.

Acer Predator League 2027
Acer Predator League 2027

Penunjukan Vietnam sebagai tuan rumah juga menjadi penanda perkembangan ekosistem esports di negara tersebut. Sejak pertama kali digelar pada 2018, Predator League terus berkembang menjadi salah satu kompetisi regional yang mempertemukan pemain, komunitas, penggemar, serta pelaku industri dalam satu panggung.

Vietnam Jadi Tuan Rumah untuk Pertama Kalinya

APAC Predator League 2027 menjadi edisi pertama yang membawa turnamen tersebut ke Vietnam.

Acer melihat perkembangan komunitas dan industri esports Vietnam sebagai bagian penting dari perjalanan kompetisi menuju edisi kesembilan. Selain menjadi tuan rumah, Vietnam juga akan mendapatkan kesempatan menghadirkan identitas lokal ke dalam penyelenggaraan turnamen.

Dua karakter ikonik Predator, Yuffy dan Nero, akan tampil dalam identitas visual APAC Predator League 2027 serta serial animasinya. Desain keduanya akan mendapatkan sentuhan yang terinspirasi dari kekayaan warisan budaya Vietnam.

Pendekatan ini menjadi bagian dari upaya Acer untuk memberikan karakter berbeda pada setiap penyelenggaraan Predator League sekaligus memperkenalkan elemen budaya lokal negara tuan rumah kepada komunitas esports Asia Pasifik.

Predator League Berkembang dari Tahun ke Tahun

Predator League pertama kali diselenggarakan pada 2018. Dalam perjalanan hampir satu dekade, kompetisi tersebut tidak hanya menjadi arena perebutan gelar, tetapi juga berkembang sebagai platform bagi pemain dan talenta baru untuk mendapatkan panggung kompetitif.

Presiden Acer Pan Asia Pacific Operations, Andrew Hou, menyebut Predator League kini telah berkembang lebih dari sekadar turnamen.

“Selama hampir satu dekade, APAC Predator League berkembang lebih dari sekadar turnamen, tetapi kini telah menjadi sebuah platform yang menyatukan komunitas gaming di kawasan Asia Pasifik,” ujar Andrew Hou.

Menurutnya, kompetisi ini juga menjadi ruang untuk merayakan semangat kompetisi, kreativitas, koneksi lintas budaya, dan inovasi yang mendorong generasi digital.

Acer juga menegaskan komitmennya untuk terus mendukung generasi baru gamer, kreator, dan inovator melalui ekosistem yang mempertemukan talenta dan teknologi.

Dua Game Jadi Medan Persaingan

Pada APAC Predator League 2027, persaingan akan berlangsung di dua judul game, yaitu League of Legends dan VALORANT.

Format ini membuat turnamen tetap menjadi wadah bagi dua ekosistem esports yang memiliki basis komunitas besar di Asia Pasifik.

Selain Vietnam sebagai tuan rumah, peserta akan berasal dari Indonesia, Malaysia, Filipina, Thailand, Singapura, India, Jepang, Korea Selatan, China, Hong Kong, Australia, dan Bangladesh. Total terdapat 14 negara yang dijadwalkan ambil bagian.

Kompetisi tersebut akan mempertemukan berbagai gaya bermain dari kawasan berbeda sekaligus memberikan kesempatan bagi organisasi dan pemain untuk mengukur kemampuan mereka di level regional.

Tim Indonesia Mulai Perjalanan dari Indonesian Series

Bagi tim-tim esports Indonesia, perjuangan menuju Vietnam dimulai beberapa bulan sebelumnya.

Acer akan menggelar Road to Asia Pacific Predator League 2027: Indonesian Series pada Oktober hingga November 2026. Kompetisi tersebut akan menjadi jalur bagi tim Indonesia untuk memperebutkan kesempatan tampil di panggung utama APAC Predator League 2027.

Tim yang berhasil menjadi perwakilan Indonesia nantinya akan berangkat ke Vietnam pada Januari 2027 dan menghadapi wakil dari 13 negara lainnya.

Dengan demikian, Indonesian Series bukan hanya kompetisi nasional biasa. Hasilnya akan menentukan siapa yang mendapatkan kesempatan membawa nama Indonesia ke salah satu panggung esports regional Acer.

Indonesia Punya Modal dari Edisi Sebelumnya

Perjalanan tim Indonesia menuju APAC Predator League 2027 juga membawa modal dari edisi sebelumnya.

Pada APAC Predator League 2026, wakil Indonesia seperti BOOM Esports dan REKONIX berhasil mencapai posisi runner-up. Pencapaian tersebut menunjukkan bahwa tim Indonesia mampu bersaing hingga fase akhir turnamen regional.

Kini, kesempatan baru terbuka untuk generasi berikutnya.

Road to APAC Predator League 2027: Indonesian Series akan menjadi panggung bagi tim-tim Tanah Air untuk mencari wakil terbaik sebelum akhirnya berhadapan dengan lawan dari berbagai negara di Vietnam.

Vietnam Menjadi Panggung Berikutnya

Dengan debut Vietnam sebagai tuan rumah, APAC Predator League 2027 memiliki cerita baru untuk dibawa ke awal tahun depan.

Turnamen ini tidak hanya mempertemukan 14 negara di dua game populer, tetapi juga memperlihatkan bagaimana kompetisi esports regional terus berkembang menjadi ekosistem yang menghubungkan pemain, organisasi, komunitas, dan industri.

Bagi Indonesia, fokus terdekat berada di Indonesian Series yang berlangsung pada Oktober hingga November 2026. Dari kompetisi tersebut akan lahir wakil yang kemudian membawa nama Indonesia ke Vietnam.

APAC Predator League 2027 akan berlangsung pada Januari 2027. Sebelum sampai ke Vietnam, para tim Indonesia harus terlebih dahulu memenangkan pertarungan di kandang sendiri.

Baca Artikel Asli