Dewa United Heka harus mengawali perjalanan di babak Progressive Round MDL ID S14 dengan hasil kurang maksimal. Anak Dewa kalah tipis dari Bigetron Academy dengan skor 2-3 dalam pertandingan sengit yang berlangsung pada Rabu (12/8).
Sempat unggul 2-0 dan hanya membutuhkan satu kemenangan untuk menutup pertandingan, Dewa United Heka justru gagal mempertahankan momentum setelah Bigetron Academy melakukan perubahan komposisi pemain.

Dewa United Heka Tampil Dominan di Dua Game Awal
Menghadapi sang juara bertahan, Coach Yudhistira menurunkan Shanee, Gwinskie, Restlessss, Vlosee, dan Reitsuu sebagai line-up utama.
Dewa United Heka langsung menunjukkan permainan agresif sejak game pertama. Kombinasi permainan yang solid membuat Anak Dewa mampu mengamankan kemenangan dan membuka pertandingan dengan keunggulan 1-0.
Performa tersebut berlanjut pada game kedua. Dewa United Heka kembali mampu mengendalikan jalannya pertandingan dan mengamankan kemenangan kedua.
Dengan skor 2-0, Anak Dewa hanya membutuhkan satu kemenangan lagi untuk memastikan kemenangan atas Bigetron Academy.
Bigetron Academy Ubah Roster dan Balikkan Momentum
Memasuki game ketiga, Bigetron Academy mengambil langkah penting dengan melakukan perubahan komposisi. Tim Robot Merah memasukkan pemain baru untuk mengisi posisi jungler dan EXP Laner.
Perubahan tersebut membuat Dewa United Heka harus kembali beradaptasi. Gaya permainan Bigetron Academy berubah dan memberikan tantangan berbeda dibandingkan dua game sebelumnya.
Bigetron kemudian memanfaatkan momentum tersebut untuk mengambil alih permainan. Anak Dewa kesulitan mengembangkan strategi seperti pada dua game pertama hingga akhirnya harus kehilangan game ketiga.
Skor berubah menjadi 2-1, tetapi momentum pertandingan mulai berpindah ke tangan Bigetron Academy.
Bigetron Samakan Kedudukan 2-2
Memasuki game keempat, Dewa United Heka kembali menghadapi kesulitan untuk mengembangkan permainan.
Bigetron Academy tampil semakin percaya diri setelah berhasil memangkas ketertinggalan. Tekanan yang diberikan sang juara bertahan membuat Anak Dewa kembali harus menyerahkan kemenangan.
Dengan hasil tersebut, Bigetron Academy berhasil menyamakan kedudukan menjadi 2-2 dan memaksa pertandingan berlanjut ke game kelima.
Draft Pick-off Dewa United Heka Gagal Hadapi Teamfight Bigetron
Game kelima menjadi penentu nasib kedua tim. Dewa United Heka mencoba mengandalkan komposisi hero dengan kemampuan pick-off melalui Shanee dan kawan-kawan.
Namun, strategi tersebut mampu diantisipasi dengan baik oleh Bigetron Academy.
Alih-alih memberikan ruang bagi Dewa United Heka untuk mencari target secara terpisah, Bigetron mengandalkan skema teamfight yang lebih terukur. Strategi tersebut membuat Anak Dewa kesulitan menemukan momentum untuk kembali mengendalikan permainan.
Dewa United Heka akhirnya harus mengakui keunggulan Bigetron Academy setelah pertandingan berlangsung selama sekitar 12 menit.
Kekalahan tersebut membuat Anak Dewa harus mengawali Progressive Round MDL ID S14 dengan skor 2-3.
Masih Ada Kesempatan bagi Dewa United Heka
Meski harus menelan kekalahan dramatis setelah sempat unggul 2-0, perjalanan Dewa United Heka di Progressive Round MDL ID S14 belum berakhir.
Anak Dewa masih memiliki kesempatan untuk bangkit pada pertandingan berikutnya. Mereka akan menghadapi tim lain yang juga mengawali babak ini dengan kekalahan.
Hasil pertandingan selanjutnya akan menjadi kesempatan bagi Shanee dan kawan-kawan untuk memperbaiki sejumlah kekurangan, terutama dalam menghadapi perubahan strategi lawan di tengah pertandingan.
Kegagalan mempertahankan keunggulan 2-0 dari Bigetron Academy juga menjadi pelajaran penting bagi Dewa United Heka. Dengan format pertandingan yang menuntut konsistensi, kemampuan membaca perubahan permainan lawan akan menjadi faktor krusial dalam perjalanan mereka di MDL ID S14.