Home

News

Esports

Lifestyle

Other

Valorant

Paper Rex Juara VCT Pacific Stage 1 2026, Hantam FULL SENSE 3-0 di Grand Final

Michael - Senin, 18 Mei 2026 09:38:52

source: "X" VCT Pacific

Paper Rex kembali membuktikan status mereka sebagai penguasa regional setelah sukses menjuarai VCT Pacific Stage 1 2026. Pada partai grand final, PRX tampil dominan dan menumbangkan FULL SENSE dengan skor telak 3-0.

Kemenangan ini sekaligus menandai tahun keempat secara beruntun bagi Paper Rex mengangkat trofi regional VCT Pacific. Hasil tersebut juga memastikan mereka melaju ke Masters London sebagai unggulan pertama dari kawasan Pacific.

Baca juga:

T1 dan Paper Rex Lolos ke Finals Weekend VCT Pacific Stage 1 2026, RRQ Tersingkir!

Group Stage VCT Pacific Stage 1 Rampung: T1 dan Paper Rex Dominan di Puncak Klasemen

FULL SENSE Kesulitan Redam Agresivitas PRX

Grand final berlangsung dengan format best-of-five dan dimainkan di map Pearl, Lotus, serta Fracture. FULL SENSE sebenarnya datang dengan keuntungan double map ban setelah lolos melalui upper bracket, tetapi Paper Rex tetap mampu tampil konsisten sepanjang seri.

Pada map pembuka Pearl, kedua tim menggunakan komposisi yang relatif mirip dengan duet Duelist Jett dan Phoenix. Namun, perbedaan strategi Sentinel menjadi pembeda ketika PRX memilih Killjoy sementara FULL SENSE menggunakan Vyse.

FULL SENSE sempat unggul 7-5 pada first half dan bahkan memperlebar skor menjadi 9-5 usai memenangkan pistol round kedua. Sayangnya, momentum tersebut langsung direbut kembali oleh PRX yang tampil agresif dan disiplin saat menyerang. Paper Rex akhirnya menyapu tujuh ronde beruntun untuk menutup map pertama dengan kemenangan 13-10.

Performa impresif datang dari pemain andalan PRX, Jason “f0rsaken” Susanto, serta something yang tampil sangat tajam sejak awal pertandingan.

Lotus Jadi Arena Dominasi Paper Rex

Masuk ke map Lotus pilihan PRX, dominasi Paper Rex semakin terlihat jelas. Map yang selama ini menjadi salah satu kekuatan utama mereka kembali dimanfaatkan dengan sangat efektif.

Menggunakan komposisi Vyse, Fade, dan Omen yang sudah menjadi ciri khas mereka, PRX tampil solid baik saat bertahan maupun menyerang. Setelah mengamankan enam ronde di first half, mereka langsung mengambil alih permainan pada sisi attack.

Meski kembali kehilangan pistol round, PRX mampu bangkit dengan cepat dan memenangkan enam ronde beruntun sebelum menutup Lotus dengan skor 13-9.

Fracture Jadi Penutup Sempurna

Map ketiga Fracture menjadi panggung terakhir dominasi PRX. Pada map ini, f0rsaken kembali menggunakan Neon dan menjadi ancaman besar bagi pertahanan FULL SENSE.

Paper Rex tampil sangat fleksibel saat bertahan dengan kombinasi permainan retake dan tekanan agresif ke area lawan. Meski Fracture dikenal sebagai map attacker-sided, PRX tetap mampu mengimbangi permainan hingga skor 6-6 pada halftime.

Saat berpindah ke sisi attack, permainan cepat khas PRX langsung terlihat. Rotasi cepat, entry agresif, dan koordinasi tajam membuat FULL SENSE kesulitan membaca arah permainan lawan.

Paper Rex akhirnya menutup Fracture dengan kemenangan 13-10 sekaligus memastikan gelar juara VCT Pacific Stage 1 2026.

f0rsaken Jadi Bintang Kemenangan PRX

Sepanjang grand final, Jason “f0rsaken” Susanto tampil luar biasa dengan torehan total 63 kills. Ia menjadi pemain paling konsisten dan berbahaya di kubu PRX.

Selain f0rsaken, something juga memberikan kontribusi besar dengan 57 kills, sementara d4v41 menambahkan 51 kills untuk membantu Paper Rex mendominasi pertandingan.

Paper Rex Lolos ke Masters London dan Esports World Cup

Berkat kemenangan ini, Paper Rex resmi menjadi unggulan pertama Pacific untuk ajang Masters London bulan depan. Mereka juga langsung lolos ke Esports World Cup serta mengamankan 10 Championship Points.

Sementara itu, FULL SENSE tetap mendapatkan tujuh Championship Points dan akan memulai perjalanan mereka di Masters London dari Swiss Stage.

Keberhasilan PRX kembali mengangkat trofi regional mempertegas status mereka sebagai salah satu tim Valorant terbaik dunia saat ini.

Baca Artikel Asli