Kesepakatan senilai sekitar US$110 miliar atau setara Rp1.800 triliun tersebut menyatukan dua perusahaan media besar di bawah satu perusahaan baru bernama Skydance.
Paramount dikenal lewat berbagai waralaba populer seperti Mission: Impossible, Transformers, SpongeBob SquarePants, dan Star Trek, sementara Warner Bros memiliki nama besar seperti Harry Potter, Batman, Superman, The Lord of the Rings, dan Game of Thrones, yang kini seluruhnya menjadi bagian dari portofolio Skydance.
Merger ini membuat Skydance menguasai sejumlah studio, jaringan televisi, hingga layanan streaming seperti HBO Max dan Paramount+.
Tak hanya berdampak pada industri film dan televisi, merger ini juga berpotensi menjadi sesuatu yang menarik bagi industri game. Pasalnya, Paramount dan Warner Bros.
selama ini memiliki sejumlah IP besar yang telah hadir dalam berbagai judul game.
Skydance Kini Pegang Banyak IP Besar
Via: Variety
Setelah merger rampung, Skydance kini memiliki portofolio IP yang sangat luas.
Beberapa di antaranya adalah DC, Harry Potter, Game of Thrones, Mission: Impossible, The Lord of the Rings, Star Trek, Looney Tunes, hingga SpongeBob SquarePants.
Di sisi jaringan hiburan, sejumlah nama besar seperti CNN, CBS, MTV, Comedy Central, TNT, Adult Swim, Cartoon Network, dan Nickelodeon juga kini berada di bawah perusahaan yang sama.
Skala tersebut membuat Skydance menjadi salah satu perusahaan media terbesar di dunia.
Perusahaan ini juga menargetkan produksi sekitar 30 film layar lebar serta lebih dari 180 program televisi dan serial setiap tahunnya.
Dengan begitu banyaknya IP yang dimiliki, merger ini bukan hanya menarik untuk industri film dan streaming, tetapi juga berpotensi membawa perubahan bagi industri game.
Bagaimana Dampaknya ke Industri Game?
Via: Warner Bros.
Baik Paramount maupun Warner Bros sebelumnya telah membawa sejumlah IP mereka ke industri game.
Warner Bros, misalnya, memiliki Hogwarts Legacy, Mortal Kombat, MultiVersus, LEGO dan berbagai game yang menggunakan karakter DC.
Sementara Paramount juga memiliki sejumlah IP yang pernah hadir dalam bentuk game, termasuk Star Trek, SpongeBob SquarePants, Teenage Mutant Ninja Turtles, hingga berbagai adaptasi dari film dan serial mereka.
Dengan seluruh portofolio tersebut kini berada di bawah satu perusahaan, Skydance memiliki akses terhadap katalog IP yang sangat besar untuk dikembangkan ke berbagai medium, termasuk game.
Meski belum ada pengumuman mengenai proyek game baru sebagai dampak langsung dari merger ini, skala IP yang kini dimiliki Skydance membuat langkah perusahaan tersebut di industri game menjadi menarik untuk dinantikan.