>Namun, tak seperti Bane yang bertipe burst damage, Phoveus cenderung mengandalkan damage poke. Skillnya tak bisa langsung menguras darah musuh namun ia bisa mengeluarkan skill berkali-kali selama punya mana dan ada musuh yang terus melakukan blink.>Menjadi sidelaner, baik itu di exp maupun di gold lane tampaknya sudah porsi paling pas untuk Phoveus. Hero ini kurang cocok dijadikan tank karena tak punya cc bagus maupun mobilitas dan kemampuan inisiasi selain ultimate yang baru di dapat saat level 4. >Emblem Magic atau Mage bisa kalian gunakan dengan preferensi yang berbeda. Untuk pemain yang lebih senang fokus laning, emblem magic lebih disarankan karena punya atribut +HP, +Mana, +Magic Power dan HP regen. Efek pasif dari emblem Magic Power Surge juga meningkatkan damage dari skill kalian, cocok untuk Phoveus yang berjenis poke.>Sementara emblem mage juga mumpuni karena punya movement speed, magical lifesteal, magical penetration dan cooldown reduction. Emblem ini cocok untuk player yang aktif melakukan rotasi ketimbang berdiam di lane. Efek pasif dari emblem mage baik itu Mystery Shop, Impure Rage dan Magic Worship semuanya efektif untuk hero seperti Phoveus tergantung selera pemain.>Untuk spell, beberapa player gemar menggunakan Execute untuk finishing, namun alternatif spell lainnya yang sangat efektif untuk Phoveus adalah Flameshot. Untuk hero yang tak punya skill blink, Phoveus bisa menggeser mereka dengan Flameshot agar mengaktifkan ultimatenya. Flameshot juga berfungsi sebagai penangkal inisiasi bila ada musuh yang menyergap dan kamu perlu menjaga jarak dengan musuh lewat efek knockback dari Flameshot.>LANING PHASE, BUILD ITEM & HERO MATCH-UPS>Seperti disebutkan di awal, Phoveus termasuk hero yang sustain untuk bertukar pukulan di level 1 karena efek shield setiap skill mengenai hero. Namun, karena hero ini tak memiliki skill kabur, pastikan prioritasmu di awal game adalah mendapat level 4.>Mana Phoveus cenderung boros meskipun kamu sudah full item magic. Namun, tak perlu membeli sepatu mana atau Demon Shoes, juga Enchanted Talisman hanya demi menjaga regenerasi mana. Anggap saja Phoveus seperti Bane tipe magic yang perlu item damage agar kerusakannya maksimal saat teamfight.>
>Jadi, item yang kalian perlukan diantaranya adalah Cloak of Destiny sebagai item awal, Holy Crystal atau Divine Glaive sebagai penguat damage di late game, dan favorit dari penulis adalah Fleeting Time agar ultimatenya bisa lekas terpakai lagi. >Namun, kalian bisa menyesuaikan beberapa item untuk lebih kuat saat laning atau teamfight, Misalnya, tak perlu sepatu Arcane Boots bila musuh punya cc banyak. Kalian juga bisa membeli Oracle untuk menguatkan diri dari serangan magic musuh atau NOD untuk menangkal hero berregenerasi tinggi. Tak lupa, Winter Truncheon untuk Freestyle atau menyelamatkan diri di saat genting juga perlu dipertimbangkan.>Saat teamfight, kalian harus berhati-hati dengan ultimate Demonic Force karena musuh bisa saja memancing kalian ke arah jebakan. Meski begitu, Phoveus bisa membalikan keadaan bila kalian tenang karena efek shield dari ultimate atau skill satunya cukup menolong di saat genting.>Bila sudah mempunyai Fleeting time, ini adalah saat Phoveus bersinar karena cooldown ultimatenya berkurang signifikan apalagi bila menyarangkan kill. Phoveus jadi lebih aktif dan potensi sejatinya terasa.Phoevus bisa melawan hero seperti Hayabusa, Chou, Ling, Fanny dan Harley dengan mudah. Ia juga bisa mengejar marksman licin seperti Granger dan Claude tanpa kesulitan. Namun, berhati-hati bila melawan hero yang bisa menjebakmu ke turret lawan seperti Chou, Ruby atau Franco. Phoveus juga mungkin kesulitan berhadapan dengan heri seperti Uranus, Esmeralda, Yu Zhong dan Paquito. Beberapa hero blink juga bisa keluar dari radius Demonic Force bila Phoveus berpindah terlalu jauh dari musuh pertamanya.
Itu dia tips, rekomendasi dan guide untuk hero Phoveus. Hero ini cukup kuat dan seru digunakan. Namun, apakah bisa jadi meta?