Home

News

Esports

Lifestyle

Other

Other

RIFTSTORM Resmi Early Access, Game Indonesia Siap Tembus Pasar Global

MikeApalah - Rabu, 12 Agustus 2026 11:00:00

RIFTSTORM

Game aksi multiplayer kooperatif ini dikembangkan oleh Confiction Labs bersama Agate sebagai co-development partner. Peluncuran tersebut menjadi salah satu momentum penting bagi proyek game yang sejak awal pengembangannya membawa ambisi untuk mempertemukan talenta Indonesia dengan pasar global.

Kehadiran RIFTSTORM juga datang di tengah industri game global yang semakin besar sekaligus kompetitif. Berdasarkan Global Games Market Report 2025 dari Newzoo, pendapatan industri game global diperkirakan mencapai US$188,8 miliar pada 2025.

Di Indonesia, data Asosiasi Game Indonesia (AGI) dan Kementerian Komunikasi dan Digital yang dipublikasikan pada 2025 memperkirakan nilai pasar game nasional mencapai sekitar Rp30 triliun. Angka tersebut menjadikan Indonesia sebagai salah satu pasar game terbesar di Asia Tenggara sekaligus berada di peringkat ke-15 dunia.

Namun, pengembang lokal disebut baru menikmati sekitar 2,5% dari nilai pasar tersebut. Kondisi ini menunjukkan besarnya peluang sekaligus tantangan yang harus dihadapi studio Indonesia untuk meningkatkan kapasitas produksi dan membawa karya mereka ke pasar internasional.

RIFTSTORM
RIFTSTORM

RIFTSTORM Jadi Hasil Perjalanan Pengembangan Hampir Lima Tahun

RIFTSTORM merupakan game aksi multiplayer kooperatif yang mengajak pemain menghadapi berbagai ancaman supranatural melalui kombinasi karakter, persenjataan, serta kemampuan unik yang terus berkembang sepanjang permainan.

Game ini dirancang agar mudah dipelajari oleh pemain baru, tetapi tetap menawarkan kedalaman build dan sistem progresi bagi pemain yang ingin menguasainya lebih jauh.

Untuk mencapai versi yang kini tersedia di Steam Early Access, RIFTSTORM telah melewati berbagai tahap pengujian dan penyempurnaan selama hampir lima tahun.

Perjalanan tersebut menghasilkan sejumlah pencapaian penting.

Public Pre-Alpha Pertama

Pada tahap Public Pre-Alpha pertama, lebih dari 5.000 pemain ikut mencoba RIFTSTORM.

Rata-rata waktu bermain mencapai 1 jam 39 menit, sementara sejumlah pemain bahkan mencatatkan waktu bermain lebih dari 50 jam.

Public Pre-Alpha Kedua

Pengujian berikutnya menunjukkan peningkatan partisipasi yang signifikan.

Lebih dari 22.000 pemain dari 110 negara berpartisipasi dalam Public Pre-Alpha kedua. Secara keseluruhan, tahap pengujian tersebut mencatat lebih dari 22.000 jam waktu bermain.

Public Alpha Oktober 2024

RIFTSTORM kemudian mencatat pencapaian penting ketika memasuki Public Alpha pada Oktober 2024.

Game tersebut berhasil menempati posisi #1 Global Trending Free di Steam selama tiga hari berturut-turut, yaitu pada 19–21 Oktober 2024.

Steam Next Fest Juni 2025

Perjalanan RIFTSTORM berlanjut melalui Steam Next Fest Juni 2025.

Demo game tersebut berhasil masuk dalam daftar Top 50 Most Played Demos dari lebih dari 2.600 demo yang berpartisipasi dalam Steam Next Fest pada periode tersebut.

Berbagai tahap pengujian tersebut menjadi bagian dari proses pengembangan RIFTSTORM sekaligus memberikan kesempatan bagi tim untuk mendapatkan masukan langsung dari pemain.

Lebih dari 120 Talenta Indonesia Terlibat

RIFTSTORM
RIFTSTORM

Pengembangan RIFTSTORM juga menjadi proyek yang mempertemukan talenta dari berbagai latar belakang.

Lebih dari 120 talenta Indonesia terlibat dalam berbagai fase pengembangan game ini. Di dalamnya termasuk profesional diaspora Indonesia yang sebelumnya pernah berkontribusi dalam sejumlah franchise internasional seperti Dynasty Warriors, Magic: The Gathering, Warhammer, Yu-Gi-Oh!, SMITE, hingga Samurai Warriors.

Pengalaman tersebut kemudian dipertemukan dengan kapasitas produksi yang dikembangkan oleh tim di Indonesia.

Bagi Agate, kolaborasi tersebut menjadi kesempatan untuk mempertemukan developer Indonesia dengan profesional diaspora dalam sebuah proyek berskala global.

“RIFTSTORM memberikan kesempatan langka untuk menyatukan developer berbakat di Bandung dengan profesional diaspora Indonesia di berbagai negara dalam satu proyek besar dan menantang. Memberi ruang bagi talenta Indonesia untuk berkarya, berkembang, dan membawa hasil pekerjaannya ke pasar global telah menjadi bagian dari misi Agate sejak 17 tahun lalu. Saya bangga dan bersyukur atas kesempatan ini,” ujar Shieny Aprilia, CEO Agate.

Early Access Jadi Awal Perjalanan Baru RIFTSTORM

Peluncuran RIFTSTORM di Steam Early Access bukan menjadi akhir dari proses pengembangan.

Sebaliknya, fase ini akan menjadi tahap berikutnya bagi Confiction Labs dan Agate untuk terus menyempurnakan game berdasarkan masukan komunitas.

Selama Early Access, kedua studio berencana menghadirkan berbagai pembaruan, termasuk konten baru, penyempurnaan gameplay, karakter, senjata, musuh, variasi misi, serta fitur-fitur tambahan.

Pendekatan tersebut memungkinkan pengembang untuk membangun RIFTSTORM bersama komunitas pemain sebelum mencapai versi penuh atau Version 1.0.

Bagi sebuah game yang telah dikembangkan selama hampir lima tahun, fase Early Access juga menjadi ujian penting. RIFTSTORM kini tidak hanya harus membuktikan kualitas produknya, tetapi juga mempertahankan basis pemain dan membangun komunitas global dalam jangka panjang.

Confiction Labs: RIFTSTORM Bukan Garis Akhir

Fandry Indrayadi, Creative Director Confiction Labs, menyebut RIFTSTORM sebagai salah satu proses belajar terbesar dalam perjalanan pengembangannya.

Menurutnya, proyek tersebut telah melalui proses panjang yang melibatkan tim pengembang, keluarga, rekan industri, kreator konten, media, hingga komunitas pemain dari berbagai negara.

“Bagi saya, RIFTSTORM merupakan salah satu proses belajar terbesar dalam perjalanan sebagai pengembang. Tim telah mencurahkan waktu, tenaga, dan keahliannya untuk proyek ini, dengan dukungan keluarga, rekan industri, kreator konten, media, dan komunitas pemain dari berbagai negara. Membawa RIFTSTORM ke Early Access bukanlah garis akhir, dan kami menyadari bahwa kami belum memiliki semua jawabannya. Ini adalah kesempatan untuk terus belajar, mendengarkan pemain, dan membangun RIFTSTORM menjadi lebih baik bersama-sama,” tutur Fandry.

Dengan resmi masuk ke Steam Early Access, RIFTSTORM kini memasuki fase baru yang tidak kalah penting dari proses produksinya.

Setelah hampir lima tahun membangun fondasi game dan menguji berbagai konsep bersama pemain, tantangan berikutnya adalah membuktikan bahwa karya developer Indonesia dapat membangun komunitas dan bersaing di pasar global.

Perjalanan RIFTSTORM menuju versi 1.0 pun masih panjang. Namun, dengan keterlibatan lebih dari 120 talenta Indonesia dan pengalaman pengembangan yang telah berlangsung selama bertahun-tahun, peluncuran Early Access menjadi langkah penting bagi Confiction Labs dan Agate untuk membawa karya game Indonesia ke panggung internasional.

Baca Artikel Asli