ONIC Esports berhasil menyapu bersih Royal Derby di MPL ID Season 18 setelah mengalahkan RRQ Hoshi dengan skor 2-1 pada leg kedua, Minggu (11/10/2026).
Hasil tersebut sekaligus memastikan langkah RRQ Hoshi ke babak playoff resmi terhenti.
Royal Derby merupakan sebutan untuk pertandingan antara ONIC Esports dan RRQ Hoshi di MPL Indonesia yang mulai dikenal sejak Season 6 pada 2020.
Rivalitas kedua tim identik dengan gengsi dan persaingan sengit. Namun, kapten sekaligus pemain veteran ONIC Esports, Nicky "Kiboy" Fernando, menilai atmosfer Royal Derby saat ini sudah berbeda dibandingkan beberapa musim sebelumnya.
Hasil memang menggambarkan semuanya, dalam sembilan pertemuan terakhir yang terlihat pada catatan pertandingan, ONIC Esports berhasil memenangkan seluruh laga melawan RRQ Hoshi.

Berikut riwayat pertemuan kedua tim:
11 Oktober 2026: ONIC Esports 2-1 RRQ Hoshi (MPL ID S18)
22 Agustus 2026: ONIC Esports 2-0 RRQ Hoshi (MPL ID S18)
3 Mei 2026: ONIC Esports 2-0 RRQ Hoshi (MPL ID S17)
29 Maret 2026: ONIC Esports 2-0 RRQ Hoshi (MPL ID S17)
28 September 2025: ONIC Esports 2-0 RRQ Hoshi (MPL ID S16)
6 September 2025: ONIC Esports 2-0 RRQ Hoshi (MPL ID S16)
15 Juni 2025: ONIC Esports 4-3 RRQ Hoshi (MPL ID S15, Playoff)
13 Juni 2025: ONIC Esports 3-1 RRQ Hoshi (MPL ID S15, Playoff)
4 Mei 2025: ONIC Esports 2-1 RRQ Hoshi (MPL ID S15, Regular Season)
Hal tersebut turut menjadi latar belakang pernyataan Kiboy dalam wawancara eksklusif bersama Esports ID seusai pertandingan.
Ia mengungkapkan bahwa Royal Derby pada Season 8, 9, dan 10 menjadi periode yang paling membekas baginya.
Kiboy Kenang Royal Derby Era Season 8, 9, dan 10

Bagi Kiboy, Royal Derby pada masa tersebut memiliki atmosfer persaingan yang berbeda.
Pertandingan antara ONIC dan RRQ bukan sekadar perebutan kemenangan, tetapi juga menghadirkan emosi dan gengsi yang tinggi di antara kedua tim.
Royal Derby yang sekarang terasa kurang berkesan bagi saya. Rasanya seperti melawan tim-tim lainnya karena vibes, hype, dan orang-orangnya juga sudah banyak yang baru,
ujar Kiboy.
Ia mengaku masih mengingat era ketika para pemain dari kedua tim sama-sama memiliki keinginan kuat untuk saling mengalahkan. Aksi taunting yang terjadi di antara pemain juga menjadi bagian dari rivalitas yang membuat pertandingan terasa lebih panas.
Dulu, bukan sekadar deg-degan, tetapi emosinya jauh lebih tinggi. Ada saling taunting dan kedua tim sama-sama tidak mau kalah. Jadi, ketika berhasil menang, rasanya benar-benar luar biasa,
lanjutnya.
ONIC Esports Dominan, Royal Derby Tak Lagi Sama
Selain perubahan generasi pemain, dominasi ONIC Esports dalam beberapa musim terakhir turut menjadi gambaran persaingan kedua tim.
Dari sembilan pertandingan yang tercantum dalam catatan terakhir, ONIC selalu berhasil mengalahkan RRQ Hoshi.
Pada MPL ID Season 18, ONIC memenangkan kedua pertemuan melawan RRQ.
Mereka lebih dahulu menang 2-0 pada leg pertama sebelum mengamankan kemenangan 2-1 di leg kedua yang sekaligus menutup peluang RRQ untuk melaju ke babak playoff.
Bagi Kiboy, kemenangan pada Royal Derby saat ini tidak lagi memberikan perasaan yang sama seperti ketika rivalitas kedua tim berada di puncaknya.
Perubahan atmosfer dan para pemain yang terlibat membuat pengalaman bertanding terasa berbeda dibandingkan masa lalu.
Kalau sekarang, menang ya sudah, begitu saja,
tutup Kiboy.
Selain berita di atas, yuk simak podcast Esports ID “Nongki di Lobby” di bawah ini. Selamat menonton!