VALORANT Champions Shanghai 2026 semakin mendekati puncaknya.
Turnamen kasta tertinggi kompetitif VALORANT ini kini hanya menyisakan empat tim, yakni LOUD, Team Vitality, G2 Esports, dan 100 Thieves, yang masih memperebutkan dua tempat di Grand Final.

LOUD dan Team Vitality akan berhadapan di Upper Bracket Final, sedangkan G2 Esports dan 100 Thieves bertemu di Lower Bracket.
Kedua pertandingan tersebut dijadwalkan berlangsung pada 16 Oktober 2026.
Melihat hasil pertandingan sebelumnya, Team Vitality dan G2 Esports diprediksi memiliki peluang untuk melangkah lebih jauh.
Namun, LOUD dan 100 Thieves juga tidak bisa dikesampingkan setelah menunjukkan performa menjanjikan di babak Playoffs.
Team Vitality Punya Modal untuk Kalahkan LOUD

LOUD dan Team Vitality akan kembali bertemu setelah sempat berhadapan di Group Stage.
Dalam pertemuan pertama pada 30 September 2026, Team Vitality berhasil mengalahkan LOUD dengan skor 2-0. Vitality menang 13-7 di Ascent, kemudian mengamankan kemenangan 19-17 melalui babak overtime di Summit.
Hasil tersebut menjadi modal penting bagi Team Vitality menjelang pertemuan kedua mereka.
Wakil EMEA itu juga menunjukkan performa konsisten di Playoffs dengan menyingkirkan Nongshim RedForce 2-1, sebelum mengalahkan G2 Esports dengan skor 2-0 di Upper Semifinals.
Di sisi lain, LOUD juga tidak kalah meyakinkan.
Mereka berhasil menundukkan Paper Rex 2-0 di Upper Quarterfinals, kemudian mengalahkan juara bertahan NRG dengan skor 2-1 di Upper Semifinals.
Prediksi: Team Vitality menang atas LOUD.
Team Vitality layak sedikit diunggulkan karena sudah memiliki pengalaman mengalahkan LOUD di Group Stage.
Mereka juga berhasil menang tanpa kehilangan map ketika berhadapan dengan G2 di Playoffs.
Meski begitu, LOUD tetap berpotensi membalas kekalahan sebelumnya.
Kemenangan atas NRG menunjukkan bahwa mereka mampu menjaga ketenangan dalam pertandingan yang ketat.
Jika mampu memperbaiki permainan dibandingkan pertemuan pertama, LOUD bisa memberikan perlawanan lebih sengit.
Pemenang pertandingan ini akan langsung mengamankan tempat di Grand Final, sedangkan tim yang kalah masih memiliki satu kesempatan terakhir melalui Lower Bracket Final.
G2 Esports atau 100 Thieves yang Akan Bertahan?

Pertandingan G2 Esports melawan 100 Thieves menjadi duel yang tidak kalah menarik.
Kedua tim sebelumnya sudah berhadapan di Upper Quarterfinals, ketika G2 berhasil menang dengan skor 2-0.
G2 kemudian kalah 0-2 dari Team Vitality di Upper Semifinals.
Mereka berhasil bangkit di Lower Bracket dengan menundukkan T1 2-1 untuk menjaga peluang menjadi juara dunia.
Sementara itu, 100 Thieves menunjukkan perkembangan positif setelah turun ke Lower Bracket.
Mereka mengalahkan Nongshim RedForce 2-1, kemudian tampil lebih meyakinkan saat menyingkirkan NRG dengan skor 2-0.
Prediksi: G2 Esports menang atas 100 Thieves.
G2 memiliki keuntungan dari pertemuan pertama setelah mampu mengamankan kemenangan dua map langsung.
Pengalaman tersebut bisa menjadi modal untuk menghadapi strategi 100 Thieves pada pertandingan penentuan.
Namun, 100 Thieves tetap memiliki peluang untuk membalas kekalahan tersebut.
Kemenangan 2-0 atas NRG menjadi bukti bahwa mereka mampu tampil solid saat menghadapi tekanan di Lower Bracket.
Jika prediksi ini tepat, G2 akan melaju ke Lower Bracket Final dan menghadapi LOUD apabila wakil Brasil tersebut kalah dari Team Vitality.
Dalam skenario tersebut, LOUD diprediksi mampu bangkit dan mengalahkan G2 untuk merebut tiket terakhir ke Grand Final.
Dengan demikian, Team Vitality dan LOUD diprediksi menjadi dua tim yang melaju ke Grand Final VALORANT Champions Shanghai 2026.
Vitality memiliki modal head-to-head setelah menang di Group Stage, sementara LOUD berpeluang membalas kekalahan tersebut apabila keduanya kembali bertemu di partai puncak pada 18 Oktober mendatang.
Selain berita di atas, yuk simak podcast Esports ID “Nongki di Lobby” di bawah ini. Selamat menonton!