Epic Games dikabarkan menunda perilisan game yang tengah dikembangkan bersama Disney demi menerapkan lebih banyak teknologi kecerdasan buatan (AI) dalam proses produksinya.
Laporan Bloomberg menyebut proyek tersebut akan mengadopsi pendekatan AI first, yang menempatkan AI sebagai bagian utama dalam pengembangan game.
Dalam pesan internal yang diterima tim pengembang, salah satu direktur proyek disebut menyampaikan arahan untuk menghentikan penggunaan kode yang ditulis secara manual.
Pesan tersebut juga meminta seluruh aset visual dalam proyek dibuat menggunakan alur kerja berbasis AI.
Perubahan pendekatan ini kabarnya tidak diterima dengan baik oleh seluruh anggota tim.
<iframe width="560" height="315" src="https://www.youtube.com/embed/Yf2bRcSIUsE?si=rkE0b1DcBklwL-Ce" title="YouTube video player" frameborder="0" allow="accelerometer; autoplay; clipboard-write; encrypted-media; gyroscope; picture-in-picture; web-share" referrerpolicy="strict-origin-when-cross-origin" allowfullscreen></iframe>
Menurut sumber yang dikutip Bloomberg, sejumlah pengembang bahkan berharap arahan tersebut tidak benar-benar diterapkan secara serius.
Meski demikian, langkah itu sejalan dengan upaya Epic Games yang semakin mendorong penggunaan perangkat AI generatif dalam ekosistem pengembangannya, termasuk melalui Unreal Engine.
Direktur Komunikasi Epic Games, Jake Jones, memberikan tanggapan kepada Bloomberg mengenai arah baru tersebut.
"Kami merangkul pengembangan yang dipercepat oleh AI, dipimpin oleh para pengembang Epic yang menjadi visioner sekaligus penggerak kreatif dari segala hal yang kami lakukan," ujar Jones.
Kolaborasi Epic Games dan Disney Bernilai US$1,5 Miliar

Kolaborasi Epic Games dan Disney menjadi salah satu proyek besar yang berpotensi memperluas ekosistem hiburan digital.
Pada 2024, Disney mengumumkan investasi sebesar US$1,5 miliar atau sekitar Rp23 triliun ke Epic Games, dengan nilai rupiah berdasarkan perkiraan kurs saat itu.
Kerja sama tersebut tidak hanya berfokus pada kehadiran karakter Disney di Fortnite.
Kedua perusahaan juga berencana membangun sebuah semesta permainan dan hiburan yang menghubungkan berbagai properti intelektual milik Disney dengan ekosistem Epic Games.
Sebelumnya, sejumlah karakter Disney memang telah hadir sebagai kostum di Fortnite.
Namun, proyek kolaborasi yang lebih besar ini diproyeksikan menghadirkan pengalaman yang lebih luas bagi para pemain.
Pada awal 2026, proyek game Disney yang paling menjanjikan dari Epic Games sempat dirumorkan sebagai game bergenre extraction shooter, serupa dengan ARC Raiders. Game tersebut awalnya dikabarkan akan dirilis pada November 2026.
Namun, laporan Bloomberg menyebut jadwal peluncurannya telah digeser ke Maret 2027, bahkan sebelum arahan baru mengenai penggunaan AI diberikan. Karena itu, belum dapat dipastikan sejauh mana perubahan strategi AI akan memengaruhi jadwal perilisan terbaru.
Penggunaan AI di Industri Game Menuai Perdebatan

Langkah Epic Games ini muncul ketika penggunaan AI generatif dalam industri game masih menjadi perdebatan di kalangan pengembang.
Teknologi tersebut dinilai berpotensi mempercepat pekerjaan, tetapi penerapannya untuk menghasilkan aset kreatif juga memunculkan kekhawatiran.
Survei tahunan Game Developers Conference (GDC) menunjukkan bahwa 52 persen responden dalam survei tahun 2026 menilai AI generatif berdampak buruk bagi industri game. Angka tersebut meningkat dari 30 persen pada survei 2025.
Survei yang sama juga menunjukkan bahwa pengembang yang menggunakan AI generatif cenderung memanfaatkannya untuk kebutuhan seperti riset dan pemrograman, bukan terutama untuk menghasilkan aset visual.
Pendekatan yang dikabarkan diterapkan pada proyek Disney milik Epic Games terbilang lebih menyeluruh.
Arahan untuk menggunakan alur kerja AI dalam pembuatan seluruh aset visual serta mengurangi penulisan kode secara manual menunjukkan perubahan besar dalam proses produksi.
Meski demikian, belum ada rincian resmi mengenai identitas game tersebut, bentuk implementasi AI yang akan digunakan, maupun dampaknya terhadap hasil akhir permainan.
Selain berita di atas, yuk simak podcast Esports ID “Nongki di Lobby” di bawah ini. Selamat menonton!
<iframe width="560" height="315" src="https://www.youtube.com/embed/LIhlMQC3xvI?si=t0jff_QJSIVEeDEC" title="YouTube video player" frameborder="0" allow="accelerometer; autoplay; clipboard-write; encrypted-media; gyroscope; picture-in-picture; web-share" referrerpolicy="strict-origin-when-cross-origin" allowfullscreen></iframe