Home

News

Esports

Lifestyle

Other

Honor of Kings

Hasil KWC 2026: Team Vitality Tumbang dari Sang Raja Terakhir AG.AL

Aldonov Danoza - Senin, 03 Agustus 2026 11:50:20

Team Vitality turun ke Lower Bracket KWC 2026 usai kalah 0-2 dari AG.AL, tim raksasa KPL yang mendominasi panggung dunia.

Perjalanan Team Vitality di Honor of Kings World Cup (KWC) 2026 memang tidak mudah. Wakil Indonesia tersebut langsung dipertemukan dengan lawan yang bisa dibilang sebagai "raja terakhir" bagi tim-tim global di panggung Honor of Kings.

All Gamers. Anyone's Legend (AG.AL) bukan sekadar juara bertahan KWC, melainkan juga representasi terakhir dominasi King Pro League (KPL), liga tertinggi HoK di China yang menjadi standar kompetisi dunia. Misi berat yang diemban Team Vitality pada Upper Bracket Group Stage berakhir dengan kekalahan 0-2, memaksa mereka turun ke Lower Bracket Semifinals.

Disiplin Tinggi AG.AL di Game Pertama

Pada game pertama, Team Vitality mencoba mengimbangi permainan lawan melalui komposisi Dharma, Jing, Xiao Qiao, Chicha, dan Lapu-Lapu. Namun, sejak awal laga AG.AL tampil sangat disiplin mengontrol jalannya arena.

Inisiasi rapi dari Ran (Fatih) dan tempo pertempuran dari Zoe (Flowborn Tank) berpadu apik dengan eksekusi tajam Yinuo yang menggunakan Arli. Didukung Sheng (Nuwa) serta Shuai (Dyadia), AG.AL mengunci kemenangan 7-1 hanya dalam waktu 14 menit 27 detik.

Fleksibilitas Strategi dan Dominasi Total Game Kedua

Dominasi tersebut kian menguat pada game kedua ketika AG.AL memperlihatkan kedalaman hero pool mereka dengan mengubah total komposisi tim menjadi Devara, Pei, Garuda, Bai Qi, dan Mozi. Sorotan utama tertuju pada Yinuo yang secara mengejutkan memainkan Bai Qi.

Perubahan draft ini tetap menghasilkan pola permainan yang identik lewat penguasaan objektif sejak early game. AG.AL memaksa Team Vitality berada dalam posisi bertahan penuh sebelum mengakhiri laga dengan skor 14-3 dalam kurun waktu 11 menit 32 detik.

Ujian Berat Menuju Laga Hidup-Mati

Kekalahan ini membuktikan bahwa kekuatan AG.AL terletak pada pemahaman makro, rotasi, serta eksekusi yang konsisten di berbagai skenario. AG.AL sendiri berhasil mengamankan tiket Playoff usai kembali menang 2-0 atas Blacklist International.

Bagi Team Vitality, perjalanan di KWC 2026 masih belum berakhir. Wakil Indonesia tersebut akan menghadapi MIBR.LOS di Lower Bracket Semifinals dalam pertandingan hidup-mati demi menjaga asa melangkah ke babak Playoff.

Baca Artikel Asli