Team Spirit Juara EWC 2026 CS2, Kalahkan FUT 3-1 di Grand Final
Team Spirit Juara EWC 2026 CS2 - source: hltv
Counter-Strike 2

Team Spirit Juara EWC 2026 CS2, Kalahkan FUT 3-1 di Grand Final

MikeApalah - Senin, 24 Agustus 2026
Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

Team Spirit resmi menjadi juara Counter-Strike 2 (CS2) di Esports World Cup 2026 (EWC 2026) setelah mengalahkan FUT Esports dengan skor 3-1 pada Grand Final, Minggu (23/8/2026).

Kemenangan tersebut sekaligus menjadi penutup rangkaian tujuh pekan kompetisi EWC 2026 yang mempertemukan para tim terbaik dari berbagai game di Paris. Dari 24 game yang dipertandingkan, tercipta 25 juara dalam keseluruhan rangkaian turnamen.

Bagi Spirit, gelar ini menjadi hasil dari perjalanan yang terus meningkat sepanjang kompetisi hingga akhirnya mereka mampu menundukkan FUT di Accor Arena.

Team Spirit -source:
Team Spirit -source: "X" Team Spirit

Spirit Bangkit Setelah Kalah di Cache

Grand Final dimulai di Cache, map yang menjadi pilihan FUT dan berhasil memberikan kejutan pada awal pertandingan.

FUT langsung membuka permainan dengan tiga ronde pertama. Spirit kemudian merespons dengan enam ronde beruntun dan terlihat mulai mengambil alih kendali.

Pertandingan kembali berlangsung ketat menjelang pergantian sisi. FUT kemudian tampil sangat kuat di sisi CT dan memenangkan enam ronde pertama, membawa mereka unggul 12-6.

Spirit masih belum menyerah. Mereka memperkecil ketertinggalan menjadi 12-10, tetapi FUT akhirnya mampu mengakhiri comeback tersebut melalui sebuah ronde ketika kondisi ekonomi Spirit tidak ideal.

Baca Juga :

Team Spirit Juara EWC 2026 CS2, Kalahkan FUT 3-1 di Grand Final

EWC 2026 CS2: Legacy Tumbangkan Falcons 2-0, Pastikan Tempat di Semifinal

EWC 2026 CS2 Masuki Playoff, Ini Jadwal Lengkap dan Formatnya

Cache pun menjadi milik FUT.

Anubis Menjadi Titik Balik

Spirit kemudian memilih Anubis untuk map kedua.

FUT berhasil mengamankan pistol round, tetapi setelah itu Spirit tampil lebih agresif dan terorganisasi di sisi CT. Mereka bahkan mampu mengamankan keunggulan 7-5 sebelum berganti sisi.

Memasuki babak kedua, Spirit semakin dominan dan sempat unggul 11-5.

FUT kemudian menemukan celah dan mulai mengejar. Beberapa ronde beruntun berhasil mereka amankan hingga pertandingan akhirnya harus dilanjutkan ke overtime.

Namun, Spirit kembali menunjukkan ketenangan di situasi krusial.

Mereka memanfaatkan posisi yang tidak terjaga dari FUT untuk memperoleh keuntungan dan kemudian mengunci rangkaian ronde overtime. Kesalahan dalam situasi 4v3 post-plant juga membuat FUT kehilangan peluang untuk menyelesaikan comeback.

Spirit merebut Anubis dan menyamakan kedudukan menjadi 1-1.

sh1ro Jadi Pembeda di Ancient

Persaingan semakin ketat ketika kedua tim bertemu di Ancient.

FUT mengamankan enam ronde di sisi T, tetapi Spirit membalas dengan jumlah ronde yang sama setelah pergantian sisi. Tidak ada tim yang mampu melepaskan diri dari kejaran lawan.

Salah satu momen penting datang ketika Dmitry “sh1ro” Sokolov berhasil menggagalkan percobaan 1v3 clutch dari Dmytro “dem0n” Myroshnychenko.

Pertandingan kemudian berlanjut ke overtime.

Sekali lagi, sh1ro muncul di momen penentu. Ia berhasil memenangkan duel 1v1, membawa Spirit ke map point.

Ronde berikutnya menjadi penutup Ancient. Spirit berhasil mengamankan defuse dalam situasi 2v2 ketika pemain FUT tidak mampu masuk kembali ke area site.

Ancient berakhir menjadi milik Spirit, membuat mereka unggul 2-1.

Nuke Jadi Penentu Gelar EWC 2026

FUT membutuhkan kemenangan di Nuke untuk memperpanjang Grand Final ke map kelima.

Namun, Spirit justru tampil sangat dominan sejak awal.

Pistol round yang sebelumnya menjadi salah satu kekuatan FUT kali ini berhasil diamankan Spirit. Keunggulan tersebut langsung mereka manfaatkan untuk membangun ekonomi dan momentum.

Spirit kemudian mendominasi sisi T dengan skor 10-2 pada babak pertama.

FUT menghadapi tugas yang sangat berat untuk membalikkan keadaan. Setelah pergantian sisi, Spirit hanya membutuhkan beberapa ronde tambahan untuk menyelesaikan pertandingan.

tN1R kemudian memberikan kontribusi penting dalam salah satu ronde rifle, sebelum Spirit menyelesaikan dua ronde berikutnya.

Nuke berakhir dengan skor 13-5.

Spirit pun memenangkan seri 3-1 dan resmi mengangkat trofi EWC 2026 CS2.

Spirit Raih Hadiah US$600 Ribu

Sebagai juara, Team Spirit membawa pulang US$600.000.

FUT Esports yang finis sebagai runner-up memperoleh US$340.000. Sementara itu, Legacy mengamankan posisi ketiga dengan hadiah US$190.000.

FURIA melengkapi empat besar dan memperoleh US$110.000.

Berikut hasil akhir playoff EWC 2026 CS2:

PosisiTimHadiah
1Team SpiritUS$600.000
2FUT EsportsUS$340.000
3LegacyUS$190.000
4FURIAUS$110.000
5-8Team VitalityUS$60.000
5-8MOUZUS$60.000
5-8FalconsUS$60.000
5-8G2 EsportsUS$60.000

FUT Gagal Tutup Cinderella Story

Perjalanan FUT hingga Grand Final tetap menjadi salah satu cerita menarik di EWC 2026.

Mereka mampu mengejutkan Spirit di Cache dan menunjukkan bahwa skuad muda mereka memiliki kemampuan untuk berhadapan dengan tim papan atas dunia.

Namun, setelah Spirit mulai menemukan ritme di Anubis dan Ancient, pengalaman serta kemampuan bermain dalam situasi clutch menjadi pembeda.

Kegagalan mengamankan Nuke kemudian mengakhiri perjalanan FUT sebagai runner-up.

Meski gagal membawa pulang trofi, posisi kedua dan hadiah US$340.000 tetap menjadi pencapaian besar bagi organisasi tersebut.

Spirit Tutup EWC 2026 dengan Trofi

Kemenangan 3-1 atas FUT menjadi puncak dari peningkatan performa Team Spirit sepanjang turnamen.

Mereka berhasil melewati sejumlah lawan berat dalam perjalanan menuju final, termasuk Team Vitality di babak playoff. Setelah melewati pertandingan-pertandingan ketat, Spirit akhirnya tampil paling konsisten ketika pertandingan memasuki Grand Final.

Dari kehilangan Cache hingga mendominasi Nuke, Spirit menunjukkan kemampuan untuk melakukan adaptasi sekaligus menjaga ketenangan dalam situasi tekanan tinggi.

Team Spirit pun resmi menjadi juara EWC 2026 CS2 dan menutup rangkaian kompetisi di Accor Arena dengan trofi terbesar.

Google
Tambahkan Esports.id Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan
Ditulis Oleh

MikeApalah

Michael Samuel adalah jurnalis dan editor yang telah berkecimpung di industri game, teknologi, dan esports Indonesia selama lebih dari 17 tahun. Berbekal pendidikan di Fakultas Akuntansi Universitas Nasional, saya menggabungkan kemampuan analisis dengan pengalaman panjang di dunia media digital. Sepanjang kariernya, Michael pernah menangani berbagai peran, mulai dari reporter, editor, marketing, business development, hingga Editor in Chief. Fokus utamanya adalah menghadirkan tulisan yang informatif, mendalam, dan mudah dipahami, khususnya seputar game, esports, teknologi, serta perkembangan industri digital.
Show More
Follow Me

Berita Terkait