Home

News

Esports

Lifestyle

Other

League of Legends

LCP 2027 Buka Jalur Kualifikasi untuk Semua Tim PCS, VCS, dan LJL

Aldonov Danoza - Rabu, 23 September 2026 12:15:57

Riot Games resmi merevolusi LCP 2027 dengan membuka kualifikasi promosi tiap split dan mengembalikan operasional tim ke kompetisi domestik.

Riot Games kembali mengumumkan perombakan menyeluruh pada ekosistem League of Legends Championship Pacific (LCP) untuk musim kompetisi 2027. Setelah dua musim mengusung sistem liga regional terpusat di Taipei, Riot kini mengembalikan seluruh tim peserta untuk memulai persaingan dari kompetisi domestik masing-masing, yakni Pacific Championship Series (PCS), Vietnam Championship Series (VCS), dan League of Legends Japan League (LJL).

Sistem baru ini dirancang untuk membuat jalur kompetisi menuju panggung internasional menjadi lebih terbuka dan dapat diakses oleh seluruh tim di kawasan Asia Pasifik.

LCP 2027 Buka Jalur Promosi Lebih Luas dan Dorong Tim Kembali ke Liga Domestik

Kualifikasi Regional Terbuka di Setiap Split

Perubahan paling fundamental terletak pada skema kualifikasi. Pada format sebelumnya, tim domestik hanya memiliki satu kali kesempatan per tahun lewat Promotion Series untuk menembus LCP. Mulai musim 2027, seluruh tim dari PCS, VCS, dan LJL berhak memperebutkan tiket menuju LCP pada setiap split.

LCP nantinya akan berfungsi sebagai babak bracket regional yang mempertemukan tim-tim teratas dari tiap liga domestik untuk memperebutkan gelar juara Asia Pasifik serta tiket resmi ke kejuaraan dunia (Worlds).

"Mulai tahun depan, semua tim akan memulai setiap split di tingkat domestik, bertanding di PCS, VCS, dan LJL. Tim-tim terbaik kemudian lolos ke LCP, yang akan menjadi tahap bracket tempat tim-tim terbaik di kawasan berkumpul untuk bersaing memperebutkan kejayaan regional dan kualifikasi ke turnamen global," LoL Esports Riot Games.

Efisiensi Biaya Operasional dan Efek Positif bagi Komunitas

Keputusan untuk mengembalikan tim ke liga asal didasari oleh evaluasi finansial dan kesejahteraan para atlet. Pengoperasian tim secara terpusat di Taipei terbukti memakan biaya operasional (operating expenses) yang sangat besar bagi manajemen klub, sekaligus memisahkan para pemain dari keluarga dan basis penggemar lokal mereka.

"Salah satu tujuan kami adalah menciptakan ekosistem yang lebih berkelanjutan bagi tim, tetapi hal tersebut membutuhkan biaya besar bagi tim yang harus pindah ke Taipei karena biaya terus meningkat," Riot Games.

Dengan kembalinya markas operasional ke negara asal, tim dapat memangkas pengeluaran logistik, memperkuat interaksi bersama komunitas lokal, serta membuka peluang kemitraan sponsor baru di pasar domestik.

Revolusi Besar: Pelatih Boleh Berbicara Langsung ke Pemain Saat Pertandingan di LCK & LCP Mulai 2026

Jalur Wild Card dan Pendistribusian Revenue Pool

Riot Games juga memastikan bahwa kawasan Wild Card tetap diberikan jalur khusus menuju LCP demi menjaga keterwakilan regional. Dari sisi finansial, skema Global Revenue Pool (GRP) tetap dipertahankan untuk menyokong tim-tim LCP.

Menariknya, tim dari kompetisi domestik yang berhasil lolos ke LCP dan mampu mengamankan tempat di turnamen global juga berhak menerima bagian dari Global Event GRP. Restrukturisasi LCP 2027 ini menjadi langkah strategis Riot untuk membangun jembatan kompetisi yang lebih adil, berkelanjutan, dan terintegrasi dari tingkat lokal hingga panggung dunia.

Baca Artikel Asli