Babak playoff MPL Indonesia Season 18 menghadirkan pencapaian menarik bagi perkembangan skena kompetitif Mobile Legends Indonesia.
Dari empat tim yang berhasil mengamankan posisi di empat besar, tiga di antaranya tampil dengan roster yang sepenuhnya diisi pemain Indonesia.
Ketiga tim tersebut adalah Alter Ego, Natus Vincere (NAVI), dan Team Liquid ID.
Sementara itu, satu tempat lainnya ditempati oleh Bigetron by Vitality yang juga diperkuat sejumlah pemain lokal.
Pencapaian ini turut mendapat perhatian dari Coach Alter Ego, Xepher.
Ia mengaku senang melihat perubahan pandangan terhadap pemain Indonesia yang kini dinilai mampu bersaing tanpa harus selalu mengandalkan pemain impor dari Filipina (PH).
Xepher Senang Pemain Indonesia Tak Lagi Diremehkan

Xepher mengungkapkan bahwa ketika pertama kali terjun ke skena kompetitif Mobile Legends, dirinya kerap mendengar anggapan bahwa tim Indonesia sebaiknya merekrut pemain Filipina karena kualitas pemain lokal dianggap masih berada di bawah mereka.
"Pertama kali aku masuk ke scene Mobile Legends, semua pada bilang, 'Ambil PH, ambil PH,' soalnya pemain Indonesia mungkin kualitasnya di bawah PH dan segala macam," ujar Xepher.
Namun, setelah dua tahun berjalan, ia melihat perubahan yang cukup menggembirakan.
Kini, tiga dari empat tim yang menempati posisi empat besar MPL ID S18 memiliki roster yang sepenuhnya diisi pemain Indonesia.
"Jadi, lumayan senang aja sih. Mungkin orang mulai tidak meremehkan pemain Indonesia dan tidak melebih-lebihkan pemain PH menurut aku. Jadi aku senang sih," lanjutnya.
Menurut Xepher, kondisi tersebut menjadi perkembangan positif karena pemain Indonesia mulai mendapatkan pengakuan atas kemampuan mereka.
Ia pun merasa senang melihat anggapan yang terlalu mengunggulkan pemain Filipina dibandingkan pemain lokal mulai berubah.
Tiga Tim Full Indonesia Bersaing di Empat Besar

Tiga tim dengan roster full Indonesia yang berhasil menembus empat besar MPL ID S18 adalah Alter Ego, NAVI, dan Team Liquid ID.
Alter Ego harus tersingki dari babak playoff dan menjadi terbawah dari daftar roster indonesia.
Sementara itu, NAVI juga mencuri perhatian setelah berhasil mencatatkan sejarah pertama kali lolos grand final dan melaju ke M Series.
Di sisi lain, Team Liquid ID turut menunjukkan kekuatan roster lokal mereka dengan berhasil bersaing di papan atas hingga babak playoff.
Keberhasilan ketiga tim tersebut menjadi gambaran bahwa pemain Indonesia memiliki potensi untuk bersaing di level tertinggi tanpa harus selalu bergantung pada pemain asing.
Pencapaian ini sekaligus menjadi kabar positif bagi perkembangan Mobile Legends Indonesia.
Seperti yang disampaikan Xepher, harapannya, pemain lokal bisa semakin mendapatkan kepercayaan dan tidak lagi dipandang sebelah mata dalam persaingan kompetitif.