Home

News

Esports

Lifestyle

Other

Other

Panduan Lengkap Mengaktifkan Parental Control Roblox, Google Family Link, hingga Router WiFi

Aldonov Danoza - Senin, 27 Juli 2026 13:34:15

Simak panduan lengkap cara mengaktifkan parental control Roblox, Google Family Link, hingga memblokir akses Roblox lewat router WiFi. (Foto Unsplash Oberon Copeland @veryinformed.com)

Roblox menjadi salah satu game paling populer di kalangan anak-anak. Dengan jutaan pengalaman (experience) yang bisa dimainkan, tidak sedikit anak akhirnya menghabiskan waktu berjam-jam setiap hari di dalam game ini. Jika tidak diawasi, kebiasaan tersebut dapat mengganggu waktu belajar, tidur, hingga aktivitas sosial.

Kabar baiknya, orang tua kini memiliki banyak cara untuk mengontrol waktu bermain anak. Mulai dari fitur bawaan Roblox, Google Family Link di Android, Microsoft Family Safety untuk PC dan Xbox, Apple Screen Time di iPhone maupun iPad, hingga pengaturan router WiFi yang dapat memblokir akses Roblox pada jam tertentu.

Berikut panduan lengkapnya:

1. Aktifkan Parental Control di Roblox

Langkah pertama adalah memanfaatkan fitur bawaan Roblox yang memang dirancang untuk akun anak.

Cara mengaktifkannya

Setelah akun orang tua terhubung, Anda bisa:

Fitur ini menjadi fondasi utama sebelum menggunakan kontrol dari perangkat maupun jaringan internet.

Cara Mudah Menyelesaikan 99 Nights in the Forest Roblox, Panduan Lengkap untuk Pemula

2. Batasi Waktu Bermain dengan Google Family Link (Android)

Jika anak menggunakan HP Android, Google Family Link merupakan solusi paling mudah.

Cara memasang

Mengatur batas waktu Roblox

Setelah kedua perangkat terhubung, buka Family Link, pilih akun anak, masuk ke Controls, pilih App Limits, cari Roblox, dan tentukan batas waktu (contoh: Senin–Jumat 1 jam, Sabtu–Minggu 2 jam). Ketika waktu habis, Roblox otomatis terkunci.

Mengatur jam tidur

Masih di Family Link, pilih Bedtime dan atur jadwal misalnya aktif mulai pukul 20.30 hingga 06.00. Selama periode tersebut, hampir seluruh aplikasi—termasuk Roblox—tidak bisa digunakan.

3. Apple Screen Time (iPhone dan iPad)

Bagi pengguna perangkat Apple, buka menu Settings, pilih Screen Time, aktifkan, lalu masuk ke App Limits. Pilih Roblox, atur durasi penggunaan, dan tambahkan Downtime agar perangkat otomatis terkunci pada jam malam.

4. Microsoft Family Safety (PC Windows dan Xbox)

Jika anak bermain komputer atau Xbox, buat Microsoft Family, tambahkan akun anak, install Microsoft Family Safety, lalu atur batas waktu bermain, jadwal penggunaan, serta blokir aplikasi tertentu agar Roblox otomatis tertutup saat waktu habis.

5. Blokir Roblox Lewat Router WiFi

Inilah metode paling efektif karena seluruh perangkat di rumah akan terkena aturan yang sama, sehingga anak tidak bisa berpindah dari HP ke tablet atau laptop untuk menghindari aturan.

Sebagian besar router modern (seperti ASUS, TP-Link, Tenda, Xiaomi, Huawei, D-Link, Netgear, Linksys, Mercusys, atau router ISP seperti IndiHome, Biznet, MyRepublic, First Media) memiliki fitur Access Control, URL Filter, Website Blocking, atau Parental Control.

Cara memblokir berdasarkan jadwal:

  1. Login ke router melalui browser dengan memasukkan alamat IP standar (seperti 192.168.0.1 atau 192.168.1.1) menggunakan username dan password administrator.

  2. Cari menu Parental Control atau Access Control.

  3. Tambahkan perangkat anak berdasarkan nama perangkat atau MAC Address.

  4. Buat jadwal jam akses internet yang diizinkan untuk perangkat anak.

Alternatif lainnya adalah menggunakan layanan DNS penyaring konten seperti CleanBrowsing, AdGuard DNS Family, atau OpenDNS FamilyShield. Namun, efektivitasnya terhadap Roblox bisa bervariasi karena game ini menggunakan banyak domain dan alamat IP yang sering berubah.

Bahaya Beli Robux via Game Pass dari Seller Online, Murah tapi Berisiko Kena Suspend

Tips Agar Anak Tidak Ketergantungan Roblox

Parental control akan lebih efektif jika disertai aturan yang konsisten di rumah, antara lain:

Alih-alih melarang Roblox sepenuhnya, tujuan utama parental control adalah membantu anak belajar mengatur waktu dan membangun kebiasaan digital yang sehat.

Baca Artikel Asli