Home

News

Esports

Lifestyle

Other

Valorant

Playoffs VCT Pacific Stage 2: Tumbang Lagi dari VARREL, Paper Rex Harus Tersingkir

MikeApalah - Minggu, 30 Agustus 2026 11:08:00

Paper Rex Tersingkir dari Playoffs VCT Pacific Stage 2

VARREL kembali membuat kejutan di VCT Pacific Stage 2. Setelah sebelumnya mengalahkan Paper Rex pada pertandingan terakhir fase grup, VARREL kembali menundukkan tim asal Singapura tersebut dengan skor 2-1 pada Lower Bracket Round 2.

Kemenangan dramatis tersebut memastikan VARREL menjadi salah satu dari empat tim yang akan tampil di Finals Weekend VCT Pacific Stage 2 di Busan.

Pertandingan yang berlangsung di Sangam Colosseum, Seoul, menjadi laga playoff terakhir yang dimainkan di venue tersebut sebelum seluruh perhatian beralih ke Busan.

Menariknya, kedua tim harus memainkan tiga map penuh setelah masing-masing kehilangan map pilihannya. VARREL kemudian tampil lebih kuat pada map penentuan dan memastikan perjalanan mereka berlanjut ke tahap akhir.

VARREL
VARREL

VARREL Curi Map Pilihan Paper Rex

Pertandingan dimulai di Lotus, map pilihan Paper Rex.

PRX langsung tampil agresif dari sisi pertahanan dan sempat unggul 4-1. Namun, VARREL perlahan menemukan ritme permainan mereka dan berhasil menyamakan kedudukan menjadi 6-6 saat pergantian sisi.

Performa VARREL justru semakin kuat ketika memasuki babak kedua.

Mereka mampu memenangkan empat ronde secara beruntun dan mengendalikan permainan hingga akhirnya menutup map dengan kemenangan 13-6.

Hasil tersebut cukup mengejutkan karena VARREL berhasil mencuri map pilihan PRX sekaligus mendapatkan keuntungan besar dalam pertandingan.

Paper Rex Balas di Split

Paper Rex kemudian mencoba memberikan respons di Split.

Pertandingan berlangsung jauh lebih ketat. Kedua tim saling bertukar ronde dan tidak memberikan kesempatan bagi lawan untuk membangun keunggulan ekonomi terlalu besar.

PRX akhirnya mencapai map point, tetapi VARREL menolak menyerah.

Mereka memenangkan tiga ronde beruntun untuk memaksakan overtime dan bahkan sempat berada dalam posisi untuk menutup seri.

Namun, Paper Rex mampu membalikkan keadaan dan memenangkan tiga ronde berturut-turut untuk mengamankan Split dengan skor 14-12.

Dengan hasil tersebut, pertandingan harus ditentukan melalui map ketiga.

Sunset Jadi Penentu

Sunset menjadi medan pertempuran terakhir.

Secara historis di Stage 2, VARREL memiliki modal yang lebih baik di map tersebut. Mereka sebelumnya mencatatkan dua kemenangan di Sunset, termasuk kemenangan 13-11 atas Paper Rex, sementara PRX belum pernah memenangkan map tersebut dalam dua percobaan.

Kondisi tersebut kembali menjadi pembeda.

Paper Rex sebenarnya membuka pertandingan dengan baik dan sempat unggul 4-1. Namun, VARREL kembali memperlihatkan kemampuan mereka untuk melakukan recovery.

Mereka mampu menyamakan kedudukan sebelum halftime dan kemudian mengambil kendali permainan pada babak berikutnya.

Foxy9 Jadi Pembeda VARREL

Salah satu pemain yang paling menonjol dalam kemenangan VARREL adalah Foxy9.

Beroperasi dengan Chamber di map penentuan, Foxy9 tampil luar biasa dan menghasilkan 29 kill.

Ia juga mencatatkan sembilan ronde multi-kill, termasuk sebuah ace yang nyaris berubah menjadi 6K.

Performa tersebut membuat Foxy9 menjadi salah satu faktor utama yang membawa VARREL menutup Sunset dengan kemenangan dan mengamankan seri 2-1.

Secara keseluruhan, Foxy9 mengakhiri pertandingan dengan 65 kill dan rating 1,16, menjadi pemain dengan jumlah kill terbanyak dalam seri.

Di sisi Paper Rex, Jinggg mengumpulkan 59 kill, tetapi performanya belum cukup untuk menghindarkan tim dari eliminasi.

VARREL Menang Dua Kali atas Paper Rex

Kemenangan ini memiliki arti lebih besar karena menjadi dua kemenangan beruntun VARREL atas Paper Rex.

Pertemuan pertama terjadi pada pertandingan terakhir fase grup. Kemenangan tersebut membuat VARREL mendapatkan posisi unggulan di grup.

Kini, mereka kembali mengalahkan PRX dalam pertandingan yang jauh lebih menentukan.

Dengan demikian, VARREL bukan hanya menunjukkan bahwa kemenangan sebelumnya bukan kebetulan, tetapi juga berhasil membuktikan kemampuan mereka ketika tekanan berada di titik tertinggi.

Strategi TK9 Terbayar

Perjalanan VARREL juga tidak terlepas dari persiapan serius dari jajaran pelatih.

Head Coach TK9 mengungkapkan setelah pertandingan bahwa dirinya bahkan begadang hingga pukul 10 pagi untuk mempersiapkan strategi menghadapi Paper Rex.

Keputusan tersebut tentu membawa risiko besar terhadap kondisi fisiknya sendiri.

Namun, strategi dan persiapan tersebut akhirnya memberikan hasil yang diharapkan.

VARREL kini berhak melanjutkan perjalanan ke Busan, kota yang juga memiliki kenangan positif bagi TK9 dan para mantan pemain SLT Seongnam setelah mereka memenangkan Korean Road to Ascension pada tahun sebelumnya.

Bracket Playoff VCT Pacific Stage 2
Bracket Playoff VCT Pacific Stage 2

Empat Tim Siap Bertarung di Busan

Kemenangan VARREL melengkapi daftar empat tim yang akan tampil pada Finals Weekend VCT Pacific Stage 2.

Setelah seluruh pertandingan playoff di Seoul selesai, persaingan akan berlanjut di Busan untuk menentukan juara Stage 2.

Bagi VARREL, perjalanan ini menjadi pencapaian besar setelah mereka sebelumnya tidak selalu berada di posisi teratas dalam kompetisi VCT.

Kini, mereka hanya tinggal selangkah lagi dari pertandingan terbesar di Stage 2.

VARREL Bukan Lagi Sekadar Underdog

Apa yang dilakukan VARREL sepanjang Stage 2 mulai mengubah cara komunitas melihat mereka.

Mereka berhasil memenangkan pertandingan penting melawan Paper Rex dua kali, mampu bangkit setelah kehilangan map, dan menunjukkan mentalitas kuat pada pertandingan penentuan.

Kemenangan 2-1 kali ini juga membuktikan bahwa VARREL memiliki lebih dari sekadar kemampuan individu. Mereka mampu beradaptasi terhadap perubahan momentum dan tetap tenang ketika pertandingan berada dalam kondisi paling sulit.

Paper Rex kini harus mengakhiri perjalanan mereka, sementara VARREL mendapatkan kesempatan untuk melanjutkan kisah kebangkitan mereka di Busan.

Satu kemenangan lagi akan membawa VARREL semakin dekat dengan gelar VCT Pacific Stage 2.

Namun, tantangan di Finals Weekend tentu akan jauh lebih berat.

Baca Artikel Asli