Home Leaderboard 1
Home Leaderboard 1
Natz Absen karena Kendala Visa, Team Secret Turunkan Analis sebagai Pengganti di VCT Pacific Stage 2
Coach Skye Gantikan Natz
Valorant

Natz Absen karena Kendala Visa, Team Secret Turunkan Analis sebagai Pengganti di VCT Pacific Stage 2

MikeApalah - Sabtu, 01 Agustus 2026
Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

Team Secret resmi mengumumkan perubahan roster sementara menjelang lanjutan VCT Pacific Stage 2. Organisasi asal Filipina tersebut akan memainkan pertandingan berikutnya tanpa Jonathan "natz" Adiputra, yang harus kembali ke Indonesia untuk mengurus kendala visa.

Sebagai penggantinya, Team Secret menunjuk analis tim, Felipe "skye" Skye Lim, untuk mengisi kekosongan roster dalam waktu dekat.

Keputusan ini membuat Team Secret harus melakukan penyesuaian komposisi tim menjelang laga penting melawan Paper Rex, mengingat skye sudah cukup lama tidak tampil sebagai pemain profesional.

Natz Tinggalkan Tim Sementara karena Kendala Visa

Dalam pengumuman resminya, Team Secret menjelaskan bahwa absennya natz bukan disebabkan oleh masalah performa maupun cedera. Sang pemain harus kembali ke negara asalnya untuk menyelesaikan proses administrasi terkait visa.

Belum ada kepastian kapan pemain Sentinel tersebut dapat kembali bergabung dengan tim. Hingga proses tersebut selesai, posisi natz akan diisi oleh skye.

Natz sendiri baru bergabung dengan Team Secret menjelang VCT Pacific Stage 2 usai mengakhiri perjalanannya bersama BOOM Esports di ajang Challengers Asia Tenggara, di mana timnya finis di peringkat 7-8 SEA Split 2.

Sejak kedatangannya, ia langsung dipercaya mengisi role Sentinel dalam susunan pemain utama.

Skye Kembali Bermain Setelah Lebih dari Empat Tahun

Baca Juga :

Hasil VCT Pacific Stage 2: Paper Rex Tumbangkan Team Secret, Gen.G Pastikan Tiket Playoff

Natz Absen karena Kendala Visa, Team Secret Turunkan Analis sebagai Pengganti di VCT Pacific Stage 2

Predator Gaming Indonesia Ramaikan VCT Pacific Stage 2 dengan Community Gathering hingga Watch Party

Nama Felipe "skye" Skye Lim sebenarnya bukan sosok asing bagi Team Secret. Selama ini ia berperan sebagai analis tim dan sempat tampil pada beberapa turnamen offseason.

Namun, jika melihat karier profesionalnya, skye sudah lebih dari empat tahun tidak bermain secara kompetitif. Terakhir kali ia tampil sebagai pemain aktif adalah pada 2022 bersama Galaxy Esports dan No Namers.

Sepanjang kariernya, skye dikenal sebagai pemain Controller. Hal ini berpotensi memaksa Team Secret melakukan penyesuaian role, mengingat posisi yang ditinggalkan natz adalah Sentinel.

Team Secret Berpotensi Ubah Komposisi Role

Dalam tiga pertandingan pertama Stage 2, Team Secret mulai menemukan komposisi yang cukup stabil.

Susunan pemain mereka sebelumnya terdiri dari:

  • Sylvan sebagai Controller
  • natz sebagai Sentinel
  • STYRON sebagai Initiator
  • kellyS dan Zeus sebagai duet Duelist menggunakan Phoenix dan Neon

Karena skye memiliki latar belakang sebagai Controller, Team Secret kemungkinan harus mengubah distribusi role agar komposisi tetap seimbang.

Salah satu skenario yang memungkinkan adalah kellyS kembali memainkan peran fleksibel seperti musim lalu, sementara skye mengambil posisi yang paling sesuai dengan kebutuhan strategi tim.

Roster Team Secret vs Paper Rex

Untuk pertandingan menghadapi Paper Rex, Team Secret dipastikan menurunkan roster berikut:

  • Kelly "kellyS" Sedillo
  • Felipe "skye" Skye Lim
  • Tidus "STYRON" Goh
  • Jhian "Zeus" Vega
  • Go "Sylvan" Young-sup

Sementara itu, staf kepelatihan tetap dipimpin oleh:

  • Yamyam "yamyam yui" Villanueva Yui (Manager)
  • Peter "Spin" Bradford (Head Coach)

Google
Tambahkan Esports.id Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan
Ditulis Oleh

MikeApalah

Michael Samuel adalah jurnalis dan editor yang telah berkecimpung di industri game, teknologi, dan esports Indonesia selama lebih dari 17 tahun. Berbekal pendidikan di Fakultas Akuntansi Universitas Nasional, saya menggabungkan kemampuan analisis dengan pengalaman panjang di dunia media digital. Sepanjang kariernya, Michael pernah menangani berbagai peran, mulai dari reporter, editor, marketing, business development, hingga Editor in Chief. Fokus utamanya adalah menghadirkan tulisan yang informatif, mendalam, dan mudah dipahami, khususnya seputar game, esports, teknologi, serta perkembangan industri digital.
Show More
Follow Me

Berita Terkait