Tiga wakil Indonesia menunjukkan performa yang cukup menjanjikan pada hari pertama Grand Final PUBG Mobile Global Open (PMGO) Season 2 2026.
Alter Ego Ares, AK Gold Esports, dan Bigetron by Vitality berhasil menutup Day 1 dengan menempati posisi sembilan besar klasemen sementara.
<blockquote class="instagram-media" data-instgrm-captioned data-instgrm-permalink="https://www.instagram.com/p/De4gLYQTPwQ/?utm_source=ig_embed&utm_campaign=loading" data-instgrm-version="14" style=" background:#FFF; border:0; border-radius:3px; box-shadow:0 0 1px 0 rgba(0,0,0,0.5),0 1px 10px 0 rgba(0,0,0,0.15); margin: 1px; max-width:540px; min-width:326px; padding:0; width:99.375%; width:-webkit-calc(100% - 2px); width:calc(100% - 2px);"><div style="padding:16px;"> <a href="https://www.instagram.com/p/De4gLYQTPwQ/?utm_source=ig_embed&utm_campaign=loading" style=" background:#FFFFFF; line-height:0; padding:0 0; text-align:center; text-decoration:none; width:100%;" target="_blank">
Alter Ego Ares berhasil mengakhiri Day 1 di posisi ketiga klasemen sementara dengan raihan 48 poin.
Hasil tersebut menempatkan mereka dalam persaingan papan atas, tepat di bawah ULF yang mengoleksi 53 poin dan HORAA yang memimpin klasemen dengan 57 poin.

Sementara itu, AK Gold Esports menempati posisi keempat dengan total 44 poin.
Selisih poin yang relatif dekat dengan tim-tim di atasnya membuat peluang AKG untuk memperbaiki peringkat masih terbuka pada hari kedua.
Kedua tim tersebut menjadi harapan Indonesia untuk terus bersaing di papan atas.
Konsistensi dalam mengumpulkan placement points dan eliminations akan menjadi faktor penting untuk menjaga posisi mereka hingga akhir turnamen.
Bigetron by Vitality Menutup Day 1 di Posisi Kesembilan

Di sisi lain, Bigetron by Vitality mengakhiri enam pertandingan pertama di peringkat kesembilan dengan total 37 poin.
Meski berada di luar delapan besar, BTR masih memiliki kesempatan untuk memperbaiki posisinya pada hari kedua.
Selisih poin antartim di papan tengah relatif kompetitif sehingga hasil dari pertandingan berikutnya dapat mengubah susunan klasemen secara signifikan.
BTR perlu memaksimalkan peluang eliminasi sekaligus menjaga konsistensi bertahan agar dapat mengumpulkan poin lebih banyak pada pertandingan selanjutnya.
Klasemen Sementara Grand Final PMGO S2 2026 Day 1
Berikut klasemen sementara setelah enam match pertama Grand Final PMGO S2 2026:
HORAA – 57 poin
ULF – 53 poin
Alter Ego Ares – 48 poin
AK Gold Esports – 44 poin
MGLZ – 41 poin
WDL – 39 poin
not – 39 poin
4k – 39 poin
Bigetron by Vitality – 37 poin
VPE – 33 poin
S26 – 29 poin
Ulla – 26 poin
A7 – 25 poin
BUF – 24 poin
REG – 22 poin
INF – 21 poin
Hari Kedua Jadi Penentu Perjuangan Tim Indonesia
Grand Final PMGO S2 2026 masih menyisakan rangkaian pertandingan pada Minggu (25/10/2026).
Dengan persaingan poin yang ketat, ketiga wakil Indonesia masih memiliki kesempatan untuk memperbaiki posisi dan memperbesar peluang dalam perebutan gelar juara.
Alter Ego Ares dan AK Gold Esports akan berusaha mempertahankan momentum setelah menutup hari pertama di posisi tiga besar dan empat besar.
Sementara itu, Bigetron by Vitality perlu mengejar ketertinggalan untuk kembali bersaing dengan tim-tim di papan atas.
Format pertandingan yang menerapkan Smash Rule pada hari kedua juga membuat persaingan belum sepenuhnya berakhir hanya berdasarkan klasemen sementara.
Tim-tim yang mampu memenuhi ketentuan kemenangan sesuai aturan turnamen masih berpeluang mengamankan gelar juara.
Dengan hasil Day 1 yang cukup kompetitif, penggemar PUBG Mobile Indonesia tentu berharap ketiga wakil Tanah Air dapat tampil lebih maksimal pada hari terakhir Grand Final PMGO S2 2026 dan membawa pulang hasil terbaik dari Lahore, Pakistan.
Selain berita di atas, yuk simak podcast Esports ID “Nongki di Lobby” di bawah ini. Selamat menonton!
<iframe width="560" height="315" src="https://www.youtube.com/embed/g74Tme9MAWo?si=HpRDwzkeV0vlP_Cs" title="YouTube video player" frameborder="0" allow="accelerometer; autoplay; clipboard-write; encrypted-media; gyroscope; picture-in-picture; web-share" referrerpolicy="strict-origin-when-cross-origin" allowfullscreen></iframe