Home Leaderboard 1
Home Leaderboard 1
Arslan Ash Raih Gelar Keenam, Kembali Taklukkan Evo Tekken 8 Usai Duel Sengit Lawan Atif
Tekken 8

Arslan Ash Raih Gelar Keenam, Kembali Taklukkan Evo Tekken 8 Usai Duel Sengit Lawan Atif

Aldonov Danoza - Senin, 04 Agustus 2025
Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

Pemain legendaris asal Pakistan, Arslan Ash, sekali lagi membuktikan dirinya sebagai raja Tekken setelah menjuarai Evo 2025 untuk game Tekken 8. Kemenangan ini menjadi gelar Evo ke-6 dalam kariernya, usai pertarungan dramatis melawan kompatriot sekaligus rival lamanya, Ijaz “Atif” Butt, dalam babak Grand Final yang intens.

Pertarungan antara Arslan Ash dan Atif terasa seperti babak lanjutan dari kisah tahun lalu, ketika keduanya juga bertemu di Grand Final Evo 2024.

Perjuangan Melawan Bracket Reset dan Perubahan Karakter

Meskipun Arslan Ash adalah favorit juara, jalan menuju podium tidak mulus. Ia sempat kesulitan melawan Chikurin dari Jepang di Winners Finals, dan harus menghadapi bracket reset setelah kalah di set pertama Grand Final melawan Atif.

Keduanya memainkan Anna mirror match, namun Atif tampil lebih solid menggunakan karakter yang sama, memaksa reset. Ini menjadi tantangan berat bagi Arslan Ash, yang baru mempelajari Anna dua bulan sebelum turnamen ini.

Langkah mengganti karakter menjadi titik balik pertandingan. Dengan Nina, Arslan Ash tampil lebih percaya diri dan berhasil membalikkan keadaan demi membawa pulang trofi juara. "Saya hanya butuh satu kemenangan. Ketika kamu kalah terus, kamu harus kembali ke awal," kata Arslan, menjelaskan mentalitasnya saat itu.

Dedikasi, Rivalitas, dan Pesan untuk Komunitas

Meskipun kalah, Atif tetap mengungkapkan rasa bangga bisa kembali ke panggung Grand Final. "Saya sangat ingin menang tahun ini, tapi tetap senang bisa sampai sini lagi," ucapnya, menunjukkan sportivitas tinggi.

Bagi Arslan, memenangkan Evo tetap menjadi prestasi tertinggi, bahkan ia sempat mengkritisi banyaknya turnamen bertajuk "Evo" di berbagai belahan dunia, yang menurutnya bisa mengurangi makna kemenangan di Evo utama.

Menutup wawancara, keduanya menyampaikan pesan bagi generasi muda yang ingin berkarier di esports. "Lakukan ini kalau kamu benar-benar suka video game," kata Arslan, menekankan pentingnya passion.

Baca Juga :

Hasil MSC 2026: FUT Esports dan The HUNS Lolos ke Semifinal Wild Card

HGI Jakarta Domino Tournament 2026 Dapat Dukungan Pemprov DKI, Siap Dorong Sport Tourism

Al-Ahli Resmi Bentuk Divisi Counter-Strike 2, Siap Debut di EWC 2026

"Kamu harus kerja keras dan belajar dari pro player," tambah Atif, yang juga memberikan nasehat berharga. "Kalah dan menang itu bagian dari proses," pungkasnya, menginspirasi banyak pemain muda.

Google
Tambahkan Esports.id Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan
Ditulis Oleh

Aldonov Danoza

Penulis, editor, dan praktisi konten digital dengan latar belakang akademis di bidang jurnalistik serta pengalaman mendalam dalam penyusunan artikel berita industri esports, analisis taktis game, konten informatif, serta optimasi mesin pencari (SEO) untuk audiens media digital. Lulusan Universitas Pelita Harapan (2015–2020) dengan pemahaman mendalam mengenai kaidah jurnalistik, etika media, verifikasi informasi, dan teknik penulisan profesional. Berfokus pada pengembangan konten yang mengutamakan akurasi, relevansi, dan analisis mendalam. Memastikan artikel dikembangkan melalui riset data turnamen, analisis strategi gameplay, serta verifikasi informasi guna menyajikan liputan esports yang tajam dan berbobot bagi pembaca. Berbagai topik yang menjadi fokus utama meliputi industri esports (khususnya kompetisi profesional seperti MPL Indonesia), analisis taktis dan meta game mobile, perkembangan industri gaming, teknologi, media digital, hingga dinamika komunitas gamers di Indonesia.
Show More
Follow Me

Berita Terkait