Kelakar Fallen, Ngerasa "Digendong" Rekan Setim di IEM Cologne 2026
FalleN - source: HLTV
Counter-Strike 2

Kelakar Fallen, Ngerasa "Digendong" Rekan Setim di IEM Cologne 2026

MikeApalah - Sabtu, 27 Juni 2026
Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

Meski harus mengakhiri perjalanan sebagai runner-up di IEM Cologne Major 2026, semangat para pemain FURIA tetap dijaga oleh sang kapten, Gabriel "FalleN" Toledo. Setelah kekalahan 0-3 dari Falcons di partai puncak, organisasi asal Brasil tersebut merilis video di balik layar yang memperlihatkan momen emosional di ruang ganti.

Dalam video tersebut, FalleN memberikan komentar penuh motivasi kepada rekan-rekannya. Ia mengakui bahwa kekalahan di final tentu menyakitkan, tetapi meminta seluruh tim untuk tetap menghargai pencapaian mereka sebagai finalis Major, sebuah prestasi yang tidak mudah diraih oleh setiap pemain profesional Counter-Strike.

FalleN - source: liquipedia
FalleN - source: liquipedia

FalleN Minta Tim Menghargai Pencapaian Sebagai Finalis Major

FalleN mengatakan bahwa rasa kecewa setelah kalah merupakan hal yang wajar. Namun menurutnya, ketika emosi mulai mereda, para pemain akan menyadari bahwa tampil di final Major merupakan pencapaian yang sangat berharga.

Semua orang pasti akan merasakan sakit karena kekalahan ini. Tapi nanti kita bisa melihat kembali perjalanan ini. Ini tetap final Major. Itu adalah sesuatu yang sangat berharga.

Menurut veteran asal Brasil tersebut, perjalanan menuju partai puncak merupakan bukti bahwa FURIA mampu bersaing dengan tim-tim terbaik dunia sepanjang turnamen.

Pujian untuk Pemain Muda FURIA

Selain memberikan semangat, FalleN juga secara khusus memuji performa rekan-rekan mudanya yang tampil impresif sepanjang IEM Cologne Major 2026. Dengan gaya bercanda, ia bahkan mengibaratkan dirinya sebagai karakter Teenage Mutant Ninja Turtles yang "digendong" oleh empat pemain lainnya hingga mencapai grand final.

Saya ingin mengucapkan selamat kepada semuanya atas performa kalian di turnamen ini. Kalian bermain sangat luar biasa. Saya merasa seperti Teenage Mutant Ninja Turtle, empat orang membawa saya sampai ke final,

ujar Fallen.

Pernyataan tersebut menjadi bentuk apresiasi terhadap perkembangan skuad FURIA yang diperkuat sejumlah pemain muda berbakat.

Pengalaman 13 Tahun Menuju Final Major

Di penghujung pidatonya, FalleN mengingatkan bahwa perjalanan menuju level tertinggi di dunia Counter-Strike membutuhkan kesabaran dan kerja keras. Ia membagikan pengalamannya sendiri yang baru berhasil mencapai final Major pertama setelah 13 tahun berkarier sebagai pemain profesional.

Saya membutuhkan 13 tahun untuk memainkan final Major pertama saya. Kalian masih memiliki banyak tahun di depan. Kalian adalah pemain-pemain yang sangat hebat. Tetap tegakkan kepala kalian.

Pesan tersebut menjadi motivasi bagi para pemain muda FURIA agar tidak larut dalam kekecewaan dan terus berkembang di masa depan.

FURIA Akhiri Turnamen Sebagai Runner-up

FURIA harus mengakui keunggulan Falcons dengan skor telak 0-3 pada grand final IEM Cologne Major 2026. Meski gagal mengangkat trofi, pencapaian ini menjadi momen bersejarah bagi skuad Brasil.

Empat pemain FURIA menjalani final Major pertama sepanjang karier mereka, sementara bagi FalleN, ini menjadi salah satu final terbesar yang kembali ia rasakan setelah lebih dari satu dekade berkompetisi di level tertinggi Counter-Strike.

Meski pulang tanpa gelar juara, pidato sang kapten menunjukkan bahwa perjalanan FURIA di IEM Cologne Major 2026 bukan hanya soal hasil akhir, tetapi juga fondasi penting untuk meraih kesuksesan yang lebih besar di masa mendatang.

Google
Tambahkan Esports.id Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan
Ditulis Oleh

MikeApalah

Berita Terkait