Aya Nakamura, DJ Snake, dan Theodora Meriahkan Pembukaan Esports World Cup 2026 di Paris
Esports Foundation resmi mengumumkan jajaran musisi papan atas Prancis seperti Aya Nakamura, DJ Snake, dan Theodora untuk memeriahkan Opening Ceremony EWC 2026 di Paris. (Foto EWC)
Other

Aya Nakamura, DJ Snake, dan Theodora Meriahkan Pembukaan Esports World Cup 2026 di Paris

Aldonov Danoza - Senin, 22 Juni 2026
Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

Esports Foundation (EF) secara resmi mengumumkan jajaran musisi kontemporer terkemuka Prancis yang akan mengisi panggung pembukaan Esports World Cup (EWC) 2026. Nama-nama besar seperti Aya Nakamura, DJ Snake, dan Theodora dipastikan siap berkolaborasi menghadirkan perpaduan megah antara musik, gaming, dan budaya digital.

Pertunjukan spektakuler ini dijadwalkan berlangsung di gedung pertunjukan ikonik La Seine Musicale, Paris, pada tanggal 8 Juli 2026 mendatang. Kehadiran para maestro audio ini didapuk untuk membuka edisi internasional perdana dari ajang kompetisi esports dan gaming terbesar di dunia tersebut.

Pihak panitia menjelaskan bahwa upacara pembukaan tahun ini sengaja dirancang untuk merayakan identitas budaya modern Prancis yang dinamis. Ruang kreatif tersebut kini terbentuk erat dari ekosistem siaran langsung, kreator konten, serta interaksi aktif komunitas daring global yang menjadi jantung utama industri esports.

Representasi Multikultural dari Barisan Musisi Generasi Digital

Aya Nakamura yang akrab dijuluki sebagai "The Queen of France" akan membawa keunikan warna musik R&B, Afrobeats, zouk, dan pop Prancis kontemporer miliknya ke panggung EWC. Reputasi globalnya yang melesat lewat lagu "Djadja" hingga aksi panggungnya di Olimpiade Paris menjadikannya simbol relevan dari keberagaman budaya internasional saat ini.

Sementara itu, DJ Snake siap mengguncang arena dengan racikan musik elektronik, hip-hop, dan pop yang dipengaruhi oleh kultur musik lintas benua. Produser kelas dunia yang tumbuh di pinggiran kota Paris ini memiliki basis massa global masif yang mencerminkan kekuatan interaksi lintas budaya, selaras dengan nilai universal di dalam dunia gaming.

Melengkapi jajaran bintang, penyanyi naik daun Theodora atau yang kini populer dengan nama "Miss Kitoko" turut hadir membawa warna baru dari generasi masa kini. Ia secara berani memadukan aliran musik rap, pop, dan musik klub malam dengan bahasa serta estetika visual unik yang lekat dengan komunitas digital.

Ambisi Turnamen Internasional Perdana dengan Total Hadiah Rp1,2 Triliun

Wakil Presiden CEO sekaligus Chief Operating Officer Esports Foundation, Mike McCabe, menyatakan bahwa Opening Ceremony ini merupakan momen emas untuk menyambut dunia ke dalam ekosistem EWC. Kehadiran ketiga musisi tersebut dinilai sangat tepat karena masing-masing membawa karakter kreativitas berbeda yang merepresentasikan dinamika kota Paris sebagai tuan rumah.

Agenda masif ini sekaligus melanjutkan kesuksesan upacara pembukaan EWC 2025 di Riyadh tahun lalu yang sukses menjual habis seluruh tiket lewat penampilan Post Malone dan DINO SEVENTEEN. Untuk edisi tahun 2026, kompetisi utama akan diselenggarakan mulai tanggal 6 Juli hingga 23 Agustus 2026 dengan skala yang jauh lebih ambisius.

Lebih dari 2.000 pemain profesional dan 200 klub esports papan atas dari 100 negara lebih dikonfirmasi akan bertempur memperebutkan takhta juara dalam 25 turnamen dari 24 judul game berbeda. Seluruh peserta akan saling sikut demi membawa pulang bagian dari total hadiah fantastis senilai lebih dari USD 75 juta atau setara dengan Rp1,23 triliun (kurs Rp16.450).

Bagikan
Ditulis Oleh

Aldonov Danoza

Emissary of the Lost Thesis

Berita Terkait