Mobile Legends: Bang Bang (MLBB) secara resmi mengumumkan perombakan format besar-besaran untuk dua turnamen internasional paling bergengsi mereka, yaitu Mid Season Cup (MSC) dan MLBB Women’s Invitational (MWI), yang akan kembali menjadi bagian dari rangkaian kalender Esports World Cup (EWC) 2026. Perubahan struktural ini menandai langkah masif MOONTON Games dalam memperluas ekosistem kompetitif MLBB secara global, sekaligus membuka pintu peluang lebar bagi lebih banyak tim dari berbagai wilayah belahan dunia untuk merasakan atmosfer persaingan di panggung tertinggi dunia.
Ajang MSC dan MWI 2026 ini dipastikan akan bertransformasi menjadi edisi terbesar sepanjang sejarah berdirinya kedua turnamen tersebut. Selain aspek jumlah peserta yang mengalami penambahan kuota secara signifikan, format baru ini juga sengaja dirancang untuk menghadirkan lebih banyak total pertandingan kompetitif, memperkecil kemungkinan tim-tim unggulan langsung tersingkir di fase awal akibat faktor non-teknis, serta memberikan kesempatan yang jauh lebih adil bagi tim-tim dari region berkembang (wildcard) untuk membuktikan kualitas mekanik mereka di level internasional.
Perluasan Fase Wild Card dan Detail Jadwal Babak Utama MSC 2026

Untuk kompetisi MSC 2026, turnamen akan diawali dengan fase Wild Card yang kini melibatkan total 10 tim tangguh. Seluruh tim tersebut akan dibagi ke dalam dua grup yang masing-masing berisi lima tim dan bertanding menggunakan sistem single round-robin.
Tim terbaik yang berhasil finis di peringkat pertama dari masing-masing grup otomatis langsung melaju ke babak semifinal Wild Card, sementara tim peringkat kedua hingga keempat dipaksa harus bertarung kembali dalam fase Cross-Group Gauntlet demi memperebutkan sisa tiket yang tersedia. Format ini membuat tensi persaingan di fase Wild Card berjalan jauh lebih panjang, melelahkan, dan kompetitif jika dibandingkan dengan penyelenggaraan pada tahun-tahun sebelumnya.
Setelah fase Wild Card yang menyaring tim-tim terbaik selesai dilaksanakan, MSC 2026 akan langsung memasuki babak utama yang menghadirkan total 16 tim terbaik dari berbagai wilayah dunia. Jadwal rangkaian babak utama ini telah disusun secara terstruktur oleh pihak penyelenggara dengan rincian sebagai berikut:
Group Stage: Dijadwalkan berlangsung pada tanggal 22–26 Juli 2026 sebagai fase penyisihan awal grup.
Knockout Stage: Akan digulirkan pada tanggal 29–31 Juli 2026 untuk menentukan tim yang berhak melaju ke partai puncak.
Grand Final: Laga pamungkas penentu gelar juara dunia akan diselenggarakan pada tanggal 1 Agustus 2026.
Selain menawarkan prestise gelar juara, turnamen MSC 2026 kali ini juga menawarkan total hadiah fantastis (prizepool) yang mencapai angka USD 3 juta atau setara dengan Rp54 miliar menggunakan asumsi nilai tukar terbaru, menjadikannya salah satu kompetisi mobile esports dengan hadiah terbesar di industri gaming modern saat ini.
Ekspansi Masif Turnamen MWI 2026 dan Peluang Besar Wakil Indonesia


Di sisi lain, turnamen khusus kategori putri, MWI 2026, juga tidak luput dari ekspansi yang sangat signifikan. Turnamen ini akan menghadirkan jumlah partisipan negara dan tim yang jauh lebih banyak dibandingkan edisi-edisi terdahulu. Langkah berani ini menunjukkan komitmen tinggi serta konsistensi MOONTON dalam mengembangkan skena esports perempuan yang terbukti terus mengalami pertumbuhan popularitas yang sangat pesat dalam beberapa tahun terakhir.
Dengan semakin banyaknya region baru yang mulai aktif mengembangkan kompetisi wanita secara profesional, MWI kini bertransformasi menjadi panggung krusial untuk memperlihatkan perkembangan bakat serta talenta perempuan di ranah MLBB global.
Perubahan format yang visioner ini bukan semata-mata dilakukan demi menambah kuantitas jumlah pertandingan siaran saja. MOONTON tampaknya ingin memastikan bahwa kompetisi internasional MLBB tetap berada di jalur yang relevan dan adaptif di tengah pesatnya perkembangan industri esports global.
Performa statistik MLBB di ajang Esports World Cup sebelumnya tercatat sebagai salah satu yang paling menonjol dari segi jumlah penonton (viewership) dibandingkan judul game PC maupun mobile lainnya, sehingga mendorong pihak penyelenggara untuk terus mendongkrak skala turnamen agar semakin megah.
Bagi tim-tim penguasa Asia Tenggara, termasuk perwakilan dari Indonesia, format baru yang lebih panjang ini menghadirkan tantangan kolektif sekaligus peluang emas. Persaingan dipastikan berjalan berkali-kali lipat lebih berat karena jumlah perwakilan kawasan lain yang ikut serta semakin melimpah. Namun, sistem turnamen yang lebih panjang ini justru menguntungkan karena memungkinkan tim-tim elite untuk menunjukkan konsistensi permainan, kematangan mental, serta kemampuan adaptasi meta yang jauh lebih baik sepanjang turnamen bergulir demi dinobatkan sebagai raja dan ratu MLBB dunia yang baru.