Bigetron by Vitality (BTR) resmi menorehkan sejarah baru dengan keluar sebagai juara MPL ID S17. Pasukan Robot Merah sukses mengejutkan publik esports Tanah Air setelah menaklukkan ONIC Esports dengan skor meyakinkan 4-1 pada Grand Final yang digelar di Jakarta International Velodrome.
Keberhasilan ini menjadi penutup sempurna bagi perjalanan panjang Bigetron yang selama bertahun-tahun terus membangun fondasi tim hingga akhirnya mampu meraih gelar MPL Indonesia pertama mereka.
Lebih dari sekadar kompetisi esports, MPL Indonesia Season 17 kembali membuktikan dirinya sebagai salah satu ekosistem olahraga digital terbesar di Asia Tenggara yang mampu mempertemukan industri kreatif, budaya anak muda, hiburan, dan semangat nasionalisme dalam satu panggung.

Bigetron dan ONIC Siap Wakili Indonesia di MSC 2026
Dengan berakhirnya MPL ID Season 17, perhatian kini beralih ke panggung internasional. Bigetron by Vitality dan ONIC Esports akan menjadi wakil Indonesia di Mobile Legends: Bang Bang Mid Season Cup (MSC) 2026, turnamen pertengahan musim paling bergengsi dalam ekosistem MLBB yang menawarkan total hadiah mencapai USD 3 juta.
Bagi Bigetron, MSC 2026 menjadi kesempatan untuk melanjutkan momentum luar biasa yang mereka bangun sepanjang musim. Sementara bagi ONIC, ajang ini menjadi peluang untuk kembali membuktikan diri sebagai salah satu kekuatan terbesar MLBB dunia setelah kembali tampil konsisten hingga mencapai Grand Final MPL Indonesia.
Partisipasi kedua tim tersebut juga menjadi bagian dari ambisi Indonesia untuk kembali mengukuhkan diri sebagai salah satu region Mobile Legends terbaik di dunia.
Team Vitality Bawa Harapan Indonesia di MWI 2026
Selain sektor kompetisi putra, Indonesia juga akan memiliki wakil di kancah MLBB Women's International (MWI) 2026 melalui Team Vitality.
MWI merupakan turnamen mobile esports wanita terbesar di dunia yang mempertemukan tim-tim terbaik dari berbagai negara. Kehadiran Team Vitality menjadi bukti bahwa perkembangan esports wanita di Indonesia terus menunjukkan tren positif dengan semakin banyaknya atlet perempuan yang mampu bersaing di level internasional.
Partisipasi Team Vitality juga mencerminkan semakin luasnya jalur pengembangan talenta bagi atlet esports wanita untuk berkompetisi dan mengharumkan nama Indonesia di panggung dunia.
Target Berikutnya: Asian Games
Perjalanan internasional Indonesia tidak hanya berhenti di MSC dan MWI. Mobile Legends juga menjadi salah satu cabang esports yang akan mendapat sorotan besar menuju Asian Games.
Dalam kesempatan terpisah, perwakilan tim nasional MLBB Indonesia, Syauki "Nino" Sumarno dan Kenny "Xepher" Deo, turut menyampaikan optimisme mereka untuk membawa Merah Putih bersaing di level tertinggi Asia.
"Saya ingin membuat negara saya bangga dengan cara saya sendiri, dan cara itu adalah bermain Mobile Legends," ujar Nino.
Semangat yang sama juga disampaikan oleh legenda bulu tangkis Indonesia, Liliyana Natsir. Peraih medali emas Olimpiade Rio 2016 tersebut menegaskan bahwa mentalitas atlet esports tidak berbeda dengan atlet olahraga konvensional.
Menurutnya, baik bertanding di lapangan maupun di arena digital, tujuan utama seorang atlet tetap sama, yakni mempersembahkan prestasi terbaik bagi Indonesia.
Perjalanan Baru Dimulai
Berakhirnya MPL Indonesia Season 17 bukanlah garis akhir, melainkan awal dari tantangan yang lebih besar. Bigetron by Vitality, ONIC Esports, dan Team Vitality kini mengemban harapan jutaan penggemar esports Indonesia untuk bersaing di panggung internasional.
Setelah sukses menghadirkan salah satu musim paling kompetitif dalam sejarah MPL Indonesia, kini fokus beralih pada misi yang lebih besar: membawa pulang gelar dunia dan mengukuhkan Indonesia sebagai kekuatan utama dalam ekosistem Mobile Legends global.
Musim domestik telah usai, namun perjuangan Indonesia untuk meraih kejayaan internasional baru saja dimulai.