CEO Quantic Dream Klaim Aman dari Gelombang Layoff dan Penutupan Studio ala NetEase Games
Other

CEO Quantic Dream Klaim Aman dari Gelombang Layoff dan Penutupan Studio ala NetEase Games

Aldonov Danoza - Rabu, 26 Februari 2025
Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

Quantic Dream, studio terbesar yang dibeli oleh NetEase Games kabarnya tidak akan terpengaruh dari layoff dan penutupan studio yang dilakukan oleh NetEase Games pada Februari 2025 ini. Seperti yang diketahui, NetEase Games mengawali gelombang layoff ini dari tim inti Marvel Rivals di Amerika Serikat.

Tak hanya itu, beberapa studio NetEase Games yang ia beli akan berpengaruh untuk mengurangi pengeluaran dari studio yang telah dikurasi oleh publisher asal Tiongkok ini. Sebagaimana kamu tahu bahwa NetEase Games akan berfokus ke Marvel Rivals dengan tim utamanya yang berada di Tiongkok.

Quantic Dream, studio di balik suksesnya Heavy Rain dan Detroit Become Human tidak akan terpengaruh dari permasalahan ini. Paul Ehreth selaku mantan Control Lead Designer yang sekarang menjadi CEO Quantic Dream klaim bahwa studionya tidak akan tutup karena NetEase Games.

"Semua studio dan proyek berada dalam peninjauan dan evaluasi yang konstan," dan juga membantah anggapan bahwa pemotongan baru-baru ini pada beberapa tim di luar negeri adalah bagian dari perubahan strategi yang lebih luas, menegaskan bahwa mereka "tidak goyah dalam rencana ekspansi globalnya".

Pada hari Senin, studio NetEase yang dipimpin oleh mantan desainer utama Control, Paul Ehreth, merilis pernyataan yang mengonfirmasi bahwa mereka "tidak terpengaruh oleh penutupan studio mana pun", menambahkan bahwa mereka tetap "melaju dengan kecepatan penuh" membangun game debut mereka.

Pernyataan serupa dirilis pada hari Selasa oleh Guillaume de Fondaumière, CEO studio Detroit: Become Human dan Heavy Rain, Quantic Dream, yang diakuisisi NetEase pada tahun 2022. "Kami sangat sedih mengetahui tentang PHK dan penutupan studio baru-baru ini yang memengaruhi beberapa divisi grup NetEase.

Pikiran kami bersama semua orang yang terkena dampak, dan kami sangat berharap mereka segera menemukan peluang baru," tulisnya. "[Presiden] David Cage dan saya ingin menyampaikan terima kasih kami kepada para penggemar dan teman-teman yang telah menghubungi kami dalam beberapa hari terakhir mengenai Quantic Dream.

Kami ingin meyakinkan semua orang bahwa studio kami di Paris dan Montreal tetap tidak terpengaruh. Kami terus mengembangkan proyek kami dengan kecepatan penuh, dengan beberapa posisi terbuka tersedia di kedua lokasi." jelasnya.

Baca Juga :

Marvel Rivals Season 9.5 Pangkas Ukuran Game hingga 40 GB

Marvel Rivals Rilis Mode PvE “Marvel Zombies” di Season 4.5: Bertahan Hidup dari Gelombang Mayat Hidup

100 Thieves Akhirnya Juarai Marvel Rivals Ignite Stage 2 Americas

Google
Tambahkan Esports.id Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan
Ditulis Oleh

Aldonov Danoza

Penulis, editor, dan praktisi konten digital dengan latar belakang akademis di bidang jurnalistik serta pengalaman mendalam dalam penyusunan artikel berita industri esports, analisis taktis game, konten informatif, serta optimasi mesin pencari (SEO) untuk audiens media digital. Lulusan Universitas Pelita Harapan (2015–2020) dengan pemahaman mendalam mengenai kaidah jurnalistik, etika media, verifikasi informasi, dan teknik penulisan profesional. Berfokus pada pengembangan konten yang mengutamakan akurasi, relevansi, dan analisis mendalam. Memastikan artikel dikembangkan melalui riset data turnamen, analisis strategi gameplay, serta verifikasi informasi guna menyajikan liputan esports yang tajam dan berbobot bagi pembaca. Berbagai topik yang menjadi fokus utama meliputi industri esports (khususnya kompetisi profesional seperti MPL Indonesia), analisis taktis dan meta game mobile, perkembangan industri gaming, teknologi, media digital, hingga dinamika komunitas gamers di Indonesia.
Show More
Follow Me

Berita Terkait