Home Leaderboard 1
Home Leaderboard 1
Ghost of Yotei Sambut Gembira Penundaan Rilis GTA 6
Other

Ghost of Yotei Sambut Gembira Penundaan Rilis GTA 6

Aldonov Danoza - Rabu, 10 September 2025
Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

Tanggal rilis Grand Theft Auto 6 (GTA 6) yang membuat jutaan gamer harus menunggu lebih lama justru disambut dengan suka cita oleh beberapa studio gim. Salah satunya adalah Sucker Punch, pengembang di balik kesuksesan Ghost of Tsushima, yang kini tengah menyiapkan proyek baru mereka, Ghost of Yotei.

Rockstar sebelumnya menargetkan GTA 6 meluncur pada musim gugur 2025, namun akhirnya ditunda secara resmi ke 26 Mei 2026. Penundaan ini bukan hanya berita buruk bagi para penggemar, melainkan juga menjadi "angin segar" bagi banyak developer lain yang khawatir gim mereka akan tenggelam di bawah bayang-bayang dominasi rilis Rockstar.

Perayaan di Markas Sucker Punch

Kabar penundaan GTA 6 diakui langsung oleh Nate Fox, creative director Ghost of Yotei. Ia mengungkapkan bahwa timnya di Sucker Punch merayakan momen tersebut. "Kami semua masih hangover. Multi-month hangover. Itu hari yang luar biasa," candanya.

Komentar Fox mencerminkan kenyataan industri gim yang brutal. Bersaing langsung dengan GTA 6 di periode rilis yang sama bisa menjadi "ciuman maut" secara finansial bagi gim lain. Tidak heran jika banyak publisher memilih untuk menunda pengumuman jadwal rilis mereka sampai ada kepastian dari Rockstar untuk paruh akhir 2025.

Ghost of Yotei Punya Ruang Gerak Lebih Leluasa

Dengan jadwal baru Rockstar, Ghost of Yotei yang akan dirilis pada 2 Oktober 2025 di PS5 kini memiliki ruang gerak yang jauh lebih leluasa. Gim ini digadang-gadang akan menawarkan petualangan yang kaya akan nuansa sejarah, meskipun tetap hadir sebagai karya fiksi. Sucker Punch menekankan bahwa mereka ingin membangun dunia yang otentik sekaligus menghormati budaya yang menginspirasi, sambil tetap memberikan kebebasan kreatif untuk menghadirkan pengalaman yang segar bagi para pemain.

Penundaan GTA 6 memang bisa jadi mengecewakan bagi sebagian gamer, tetapi bagi Sucker Punch dan banyak studio lainnya, ini adalah kesempatan emas. Mereka kini bisa bersinar lebih terang tanpa harus berkompetisi langsung dengan salah satu franchise gim terbesar di dunia.

Baca Juga :

Dua Pria di China Ditangkap Usai Diduga Curi RAM dari Hotel Esports, Raup Untung Hampir Rp30 Juta

Dan Houser Ungkap Pandangan Soal Polemik Game Fisik dan Digital

GTA 6 di Jepang Punya Batas Aktivasi 170 Hari, Benarkah Kodenya Akan Hangus?

Google
Tambahkan Esports.id Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan
Ditulis Oleh

Aldonov Danoza

Penulis, editor, dan praktisi konten digital dengan latar belakang akademis di bidang jurnalistik serta pengalaman mendalam dalam penyusunan artikel berita industri esports, analisis taktis game, konten informatif, serta optimasi mesin pencari (SEO) untuk audiens media digital. Lulusan Universitas Pelita Harapan (2015–2020) dengan pemahaman mendalam mengenai kaidah jurnalistik, etika media, verifikasi informasi, dan teknik penulisan profesional. Berfokus pada pengembangan konten yang mengutamakan akurasi, relevansi, dan analisis mendalam. Memastikan artikel dikembangkan melalui riset data turnamen, analisis strategi gameplay, serta verifikasi informasi guna menyajikan liputan esports yang tajam dan berbobot bagi pembaca. Berbagai topik yang menjadi fokus utama meliputi industri esports (khususnya kompetisi profesional seperti MPL Indonesia), analisis taktis dan meta game mobile, perkembangan industri gaming, teknologi, media digital, hingga dinamika komunitas gamers di Indonesia.
Show More
Follow Me

Berita Terkait