Moonton Tunjuk Redd+E sebagai Mitra Penjualan Hak Siar Esports Mobile Legends di Asia Tenggara
Mobile Legends

Moonton Tunjuk Redd+E sebagai Mitra Penjualan Hak Siar Esports Mobile Legends di Asia Tenggara

Aldonov Danoza - Kamis, 13 November 2025
Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

Pengembang Moonton Games telah mengumumkan bahwa mereka menunjuk Redd+E sebagai mitra resmi untuk penjualan hak siar (broadcast rights) turnamen esports Mobile Legends: Bang Bang di wilayah Asia Tenggara (SEA).

Kerja sama ini mencakup negara-negara seperti Indonesia, Malaysia, Filipina, Kamboja, Myanmar, dan Singapura. Kerangka ini akan digunakan untuk meningkatkan jaringan media global yang berkelanjutan.

Langkah Menuju Komersialisasi Matang

Moonton menyampaikan bahwa tujuan dari hadirnya model hak siar ini adalah untuk membangun sistem yang memungkinkan terjadinya kesepakatan komersial yang lebih matang antara penyelenggara, tim esports, dan mitra media.

Ini menjadi langkah penting karena selama ini banyak turnamen esports disiarkan secara gratis melalui platform seperti YouTube atau Twitch tanpa adanya skema hak siar yang spesifik.

Membuka Potensi Monetisasi Luas

Menurut Yip Ren Kai, Co-Founder & Managing Director Redd+E, kolaborasi ini merupakan pembentukan “jalur komersial baru” yang diharapkan dapat menjaga pertumbuhan audiens dan memaksimalkan nilai jangka panjang ekosistem esports.

Adrian Cher selaku Global Head of Partnerships untuk esports Mobile Legends menyatakan bahwa lewat kerja sama ini, mereka ingin menjadikan esports Mobile Legends “sesederhana dan sekomersial olahraga global mana pun”.

Potensi Pasar dan M7 World Championship

Dengan lebih dari 1,5 miliar instalasi dan sekitar 110 juta pengguna aktif bulanan di seluruh dunia, game ini memiliki fondasi komunitas yang sangat besar. Data menunjukkan bahwa esports Mobile Legends merupakan salah satu game paling banyak ditonton secara global, dengan total jam tayang mencapai 475 juta jam di tahun 2024.

Turnamen terbesar yang akan menggunakan model broadcast ini adalah M7 World Championship, yang akan digelar di Indonesia mulai 3 Januari hingga 25 Januari 2026 dengan total hadiah sebesar US$1 juta (sekitar Rp16.697.000.000 dengan kurs Rp16.697 per USD).

Baca Juga :

Debut Global HoK: ACE di gamescom 2026, Bareng HoK World dan AoV! Sudah Siap?

Industri Mobile Esports Berkembang Pesat, Kejar Pertumbuhan Sepak Bola dalam Satu Dekade

Esports Kapolri Cup 2026: Polda Metro Jaya Juara MLBB, Kapolri Dorong Peserta Tahun Depan Naik 10 Kali Lipat

Pendewasaan Industri Esports Mobile

Bagi pasar Indonesia dan Asia Tenggara, inisiatif ini menandakan tahap pendewasaan industri esports mobile: dari sekadar streaming bebas tanpa monetisasi kompleks ke model yang lebih “profesional”, terstruktur, dan berorientasi bisnis. Keberhasilan implementasi model broadcast rights ini akan menjadi tolok ukur apakah esports mobile dapat mendekati level model bisnis olahraga tradisional.

Google
Tambahkan Esports.id Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan
Ditulis Oleh

Aldonov Danoza

Penulis, editor, dan praktisi konten digital dengan latar belakang akademis di bidang jurnalistik serta pengalaman mendalam dalam penyusunan artikel berita industri esports, analisis taktis game, konten informatif, serta optimasi mesin pencari (SEO) untuk audiens media digital. Lulusan Universitas Pelita Harapan (2015–2020) dengan pemahaman mendalam mengenai kaidah jurnalistik, etika media, verifikasi informasi, dan teknik penulisan profesional. Berfokus pada pengembangan konten yang mengutamakan akurasi, relevansi, dan analisis mendalam. Memastikan artikel dikembangkan melalui riset data turnamen, analisis strategi gameplay, serta verifikasi informasi guna menyajikan liputan esports yang tajam dan berbobot bagi pembaca. Berbagai topik yang menjadi fokus utama meliputi industri esports (khususnya kompetisi profesional seperti MPL Indonesia), analisis taktis dan meta game mobile, perkembangan industri gaming, teknologi, media digital, hingga dinamika komunitas gamers di Indonesia.
Show More
Follow Me

Berita Terkait