MOONTON Games mengambil langkah krusial dalam memperkuat fondasi ekosistem kompetitif Mobile Legends: Bang Bang (MLBB) dengan mewajibkan penerapan standar integritas dari Esports Integrity Commission (ESIC) bagi seluruh penyelenggara turnamen pihak ketiga yang ingin mendapatkan lisensi resmi. Kebijakan baru yang bersifat mengikat ini menjadi salah satu upaya terbesar MOONTON dalam menciptakan lingkungan kompetitif yang jauh lebih aman, transparan, objektif, dan profesional di seluruh penjuru dunia.
Melalui aturan ketat tersebut, setiap Third-Party Tournament Organizer (TPTO) yang mengajukan lisensi resmi MLBB kini diwajibkan untuk mengadopsi komponen-komponen utama dari ESIC Integrity Program langsung ke dalam operasional kerja mereka. Persyaratan mutlak ini mencakup penyerapan klausul integritas dalam draf peraturan turnamen, dokumen partisipasi tim dan pemain, syarat dan ketentuan kompetisi, hingga berbagai dokumen legalitas resmi lainnya yang digunakan sepanjang penyelenggaraan turnamen berlangsung.
Langkah masif ini menandai adanya perubahan besar dalam tata kelola turnamen komunitas serta kompetisi independen MLBB yang tersebar di berbagai wilayah. Jika pada periode sebelumnya standar integritas dan penanganan pelanggaran dapat berbeda-beda tergantung pada kebijakan masing-masing penyelenggara, kini MOONTON menghadirkan satu standardisasi tunggal yang berlaku secara global untuk seluruh turnamen resmi pihak ketiga yang berlindung di bawah lisensi mereka.
Guna mendukung kelancaran implementasi kebijakan tersebut, pihak ESIC juga telah menyediakan portal digital khusus yang dapat diakses oleh para penyelenggara turnamen berlisensi, di mana portal ini berisi jajaran panduan, model klausul hukum, serta sumber daya komprehensif yang membantu operator turnamen menerapkan praktik integritas sesuai standar internasional.
Aspek Kepatuhan Mutlak dan Penegakan Sanksi Global untuk Seluruh Peserta
Menurut Chief Executive Officer ESIC, Stephen Hanna, kolaborasi strategis ini merupakan sebuah langkah besar dalam penguatan tata kelola industri esports modern. Ia menilai bahwa integrasi standar integritas yang disuntikkan langsung ke dalam proses pengajuan lisensi turnamen akan membuat aspek fair play dan kepatuhan hukum berubah menjadi bagian fundamental yang wajib dipenuhi sejak awal, bukan lagi sekadar komponen tambahan yang bersifat opsional.
Selaras dengan pandangan tersebut, Head of Esports Ecosystem MOONTON Games, Ray Ng, menegaskan bahwa rasa kepercayaan merupakan fondasi utama dari keberhasilan jangka panjang sebuah ekosistem esports. Turnamen pihak ketiga dinilai memiliki peran yang sangat vital dalam membuka kesempatan bagi para pemain baru, membangun komunitas di tingkat akar rumput (grassroots), serta memperluas jalur kompetitif menuju level profesional.
Kebijakan baru ini juga membebankan tanggung jawab besar kepada pihak penyelenggara turnamen untuk memastikan seluruh elemen peserta mematuhi aturan yang ada, yang mencakup poin-poin krusial berikut ini:
Edukasi Komprehensif: Penyelenggara wajib memastikan seluruh pemain, pelatih (coach), manajer, hingga staf terkait memahami dan mematuhi kode etik ESIC.
Pengakuan Sanksi: Penyelenggara harus mengakui, menghormati, dan menegakkan segala bentuk sanksi atau hukuman yang telah dijatuhkan oleh ESIC sebelumnya.
Blokir Pelanggar: Individu maupun organisasi yang terbukti melanggar aturan integritas global dilarang keras dilibatkan dalam turnamen berlisensi baru.
Menjaga Reputasi Mobile Legends dari Ancaman Match-Fixing dan Perjudian

Bagi industri esports secara keseluruhan, langkah berani yang diambil oleh MOONTON dapat dianggap sebagai bagian dari tren meningkatnya perhatian global terhadap isu integritas kompetitif. Dalam beberapa tahun terakhir, berbagai kasus kelam seperti match-fixing (pengaturan skor), manipulasi hasil pertandingan, aktivitas perjudian ilegal, hingga penyalahgunaan informasi internal telah menjadi tantangan yang sangat serius bagi sejumlah judul game esports global.
ESIC sendiri merupakan organisasi nirlaba yang telah berdiri sejak tahun 2015 dan berfokus penuh pada perlindungan integritas kompetisi esports melalui kerja sama dengan berbagai publisher serta operator turnamen dunia.
Bagi gim MLBB, kebijakan baru ini menunjukkan tingkat keseriusan yang tinggi dari MOONTON dalam menjaga nama baik dan reputasi salah satu ekosistem esports mobile terbesar di dunia. Dengan jutaan pemain aktif, liga profesional resmi (MPL) di berbagai negara, serta turnamen internasional berskala besar yang terus-menerus memecahkan rekor jumlah penonton, keberadaan standar integritas yang seragam menjadi semakin krusial untuk menjaga kepercayaan jangka panjang dari para pemain, manajemen tim, sponsor kakap, dan seluruh komunitas.
Jika implementasinya di lapangan berjalan efektif, kerja sama antara MOONTON dan ESIC ini sangat berpotensi untuk menjadi acuan standar bagi para publisher game lain dalam membangun sistem tata kelola esports yang lebih kuat, sehat, dan berkelanjutan di masa depan.