Perjalanan Dewa United Esports di Regular Season MPL Indonesia Season 18 dipastikan tidak berlanjut ke babak playoff. Tiga kekalahan beruntun dari EVOS, NAVI, dan Bigetron by Vitality pada pekan kedelapan membuat peluang Anak Dewa untuk menembus enam besar tertutup, meski masih menyisakan satu pertandingan melawan ONIC pada pekan berikutnya.
Skuad asuhan Coach Right sebenarnya memiliki kesempatan untuk menjaga asa lolos ke playoff. Namun, hasil pertandingan yang tidak berpihak kepada mereka membuat Dewa United gagal menambah poin kemenangan pada pekan krusial tersebut.
Baca juga:
MPL ID S18: Dewa United Esports Kalah 0-2 dari NAVI, Peluang Lolos Kian Menipis
Hasil MPL ID S18: Dewa United Esports Kalah 1-2 dari EVOS, Langkah Menuju Playoff Kian Terjal!
Dewa United Hadapi Tiga Laga Krusial di Week 8 MPL ID S18, Coach Right Fokus pada Winning Condition!
Rentetan hasil negatif itu dimulai saat menghadapi EVOS pada Kamis (8/10/2026), berlanjut ketika berhadapan dengan NAVI sehari kemudian, dan mencapai puncaknya dalam pertandingan melawan Bigetron by Vitality pada Minggu (11/10/2026).
Dewa United Kehilangan Momentum saat Melawan EVOS
Dewa United mengawali pekan kedelapan dengan menghadapi EVOS pada Kamis (8/10/2026). Anak Dewa sempat membuka peluang meraih kemenangan setelah berhasil mengamankan gim pertama.
Sayangnya, Octa dan rekan-rekan gagal mempertahankan momentum. EVOS mampu bangkit dan merebut dua gim berikutnya untuk menutup pertandingan dengan kemenangan 2-1.
Kekalahan tersebut menjadi pukulan awal bagi Dewa United yang sedang membutuhkan kemenangan demi menjaga peluang lolos ke babak playoff. Dengan persaingan klasemen yang semakin ketat, kehilangan poin pada pertandingan pertama membuat tekanan terhadap tim semakin besar.
NAVI Tampil Solid dan Menang 2-0 atas Dewa United
Tantangan berikutnya datang dari NAVI pada Jumat (9/10/2026). Menghadapi salah satu tim terkuat di Regular Season MPL ID S18, Dewa United berusaha mencari celah untuk mencuri kemenangan.
Namun, NAVI tampil solid dan mampu mengendalikan pertandingan. Koordinasi permainan yang kuat membuat Anak Dewa kesulitan mengembangkan strategi serta memberikan perlawanan yang cukup untuk membalikkan keadaan.
Pertandingan pun berakhir dengan skor 2-0 untuk kemenangan NAVI. Hasil ini membuat Dewa United kembali kehilangan poin penting dan berada dalam situasi semakin sulit menjelang pertandingan terakhir mereka pada pekan kedelapan.
Bigetron by Vitality Akhiri Perjuangan Dewa United
Pertandingan melawan Bigetron by Vitality pada Minggu (11/10/2026) menjadi kesempatan terakhir Dewa United untuk mempertahankan peluang menuju playoff. Setelah menelan dua kekalahan sebelumnya, Anak Dewa membutuhkan kemenangan untuk menjaga asa mereka tetap hidup.
Pada gim pertama, Dewa United sempat mengendalikan permainan pada fase awal. Namun, Bigetron mampu memanfaatkan momentum dalam perebutan objektif dan teamfight untuk membalikkan keadaan.
Dewa United kemudian kesulitan menghadapi inisiasi dan koordinasi pertarungan tim lawan. Setelah seluruh pemain Anak Dewa tereliminasi, Bigetron memanfaatkan situasi tersebut untuk langsung mendorong ke markas lawan dan mengakhiri gim pertama.
Memasuki gim kedua, situasi tidak banyak berubah. Bigetron kembali tampil dominan, sementara strategi cheese pick Joy di EXP Lane yang digunakan Dewa United belum berjalan sesuai harapan.
Anak Dewa kesulitan menemukan ruang untuk mengembangkan permainan dan membendung tekanan lawan. Bigetron akhirnya mengamankan gim kedua sekaligus menyelesaikan pertandingan dengan kemenangan 2-0.
Hasil tersebut memastikan Bigetron meraih kemenangan penting, sekaligus menjadi kekalahan ketiga secara beruntun bagi Dewa United pada pekan kedelapan.
Selisih Game Diff Tutup Peluang Dewa United ke Playoff
Tiga kekalahan tersebut membuat Dewa United gagal menambah poin kemenangan yang dibutuhkan untuk bersaing di papan klasemen. Meski masih memiliki satu pertandingan tersisa, peluang mereka untuk menembus enam besar telah tertutup karena selisih game diff dengan para pesaingnya.
Dengan demikian, pertandingan melawan ONIC pada pekan kesembilan tidak lagi menentukan nasib Dewa United dalam perebutan tiket playoff. Laga tersebut tetap menjadi kesempatan bagi Anak Dewa untuk mengakhiri musim reguler dengan hasil lebih baik.
Bagi Coach Right dan seluruh pemain, kegagalan ini menjadi bahan evaluasi setelah perjuangan sepanjang musim. Konsistensi permainan, pemanfaatan momentum, serta efektivitas strategi dalam teamfight menjadi beberapa aspek penting yang perlu diperhatikan untuk menghadapi musim kompetitif berikutnya.
Perjalanan Dewa United di MPL ID S18 memang akan berakhir di Regular Season. Namun, pertandingan terakhir melawan ONIC masih menjadi kesempatan untuk menunjukkan perkembangan tim dan menutup kompetisi dengan hasil yang lebih positif.