Bigetron by Vitality (BTR) membuka MPL Indonesia Season 18 dengan kemenangan atas Geek Fam ID. Kini, sang juara bertahan kembali menghadapi ujian ketika berjumpa Dewa United Esports.
Sorotan utama pertandingan tentu mengarah kepada dua pemain BTR, Moreno dan Nnael, yang langsung mendominasi statistik awal musim. Keduanya bahkan menempati dua posisi teratas dalam statistik Damage Per Minute (DPM).
Di sisi lain, Dewa United datang dengan misi bangkit setelah belum mendapatkan kemenangan pada pekan pertama. Kekalahan dari RRQ Hoshi dan Team Liquid ID membuat Anak Dewa membutuhkan solusi baru, terutama setelah strategi pick-off mereka belum berjalan maksimal.

Moreno dan Nnael Jadi Mesin Serangan BTR
Kemenangan BTR atas Geek Fam memperlihatkan bagaimana Moreno dan Nnael dapat saling melengkapi.
Keduanya kini menjadi dua pemain dengan DPM tertinggi, memperlihatkan besarnya kontribusi mereka dalam memberikan tekanan sepanjang pertandingan.
Sinergi Moreno dan Nnael juga terlihat melalui kombinasi chain stun dan burst damage. Ketika salah satu berhasil mengunci pergerakan lawan, pemain lainnya dapat langsung memberikan kerusakan besar untuk menyelesaikan target.
Kombinasi tersebut membuat BTR memiliki ancaman ganda yang sulit dihentikan jika keduanya sudah mendapatkan momentum.
Namun, kekuatan BTR tidak hanya terletak pada kemampuan menghasilkan damage.
Nnael Kembali Pamer Farming Efisien
Nnael juga menjadi salah satu pemain dengan efisiensi ekonomi terbaik di awal MPL ID S18.
Ia memimpin overall GPM sekaligus statistik jungler GPM dengan angka 823,2 gold per minute.
Angka tersebut memperlihatkan bagaimana Nnael mampu membangun keunggulan ekonomi dengan pola farming yang menjadi salah satu ciri khas permainannya.
Semakin cepat Nnael mendapatkan item dan level, semakin besar pula tekanan yang dapat diberikan BTR di pertengahan hingga akhir permainan.
Karena itu, menghentikan Nnael sejak fase awal bisa menjadi salah satu kunci Dewa United untuk memperlambat perkembangan permainan BTR.
Rekor Head-to-Head Memihak BTR
Secara historis, BTR juga memiliki keunggulan cukup jelas dalam pertemuan menghadapi Dewa United.
Dari 12 pertandingan, BTR berhasil mengamankan sembilan kemenangan. Pada pertemuan terakhir kedua tim, BTR juga berhasil menang dengan skor 2-1.
Catatan tersebut tentu memberikan keunggulan psikologis bagi sang juara bertahan. Namun, statistik masa lalu tidak selalu menentukan hasil pertandingan berikutnya.
Terlebih, Dewa United memiliki motivasi besar untuk membalikkan tren tersebut setelah memulai Season 18 dengan hasil kurang maksimal.
Dewa United Perlu Menemukan Jawaban Baru
Dewa United sebenarnya memiliki beberapa pendekatan yang berpotensi mengganggu permainan BTR.
Namun, setelah strategi pick-off mereka belum mampu memberikan hasil maksimal ketika menghadapi Team Liquid ID, Anak Dewa membutuhkan solusi yang lebih efektif.
Menghadapi BTR, pendekatan tersebut harus kembali dievaluasi.
Alih-alih membiarkan Nnael melakukan farming dengan aman, Dewa perlu memberikan tekanan sejak awal dan mengganggu jalur ekonomi sang jungler.
Jika Nnael berhasil mendapatkan ruang untuk mengumpulkan gold seperti pertandingan sebelumnya, BTR akan semakin sulit dihentikan ketika memasuki fase team fight.
Bisakah Dewa Memisahkan Moreno dan Nnael?
Selain menghambat farming Nnael, Dewa juga harus mampu memisahkan Moreno dan Nnael dari situasi yang memungkinkan keduanya mengeluarkan potensi maksimal.
Chain stun dan burst damage menjadi sangat berbahaya ketika kedua pemain tersebut dapat bergerak bersama. Karena itu, Dewa perlu memutus koordinasi sebelum BTR memperoleh kesempatan untuk melakukan kombo.
Pengambilan keputusan dalam draft juga dapat menjadi faktor penting. Hero yang mampu memberikan crowd control, mengganggu mobilitas, atau memaksa salah satu pemain BTR keluar dari posisi ideal bisa menjadi opsi untuk memecah sinergi mereka.
Namun, terlalu fokus kepada dua pemain tersebut juga berisiko memberikan ruang kepada anggota BTR lainnya.
BTR Ingin Melanjutkan Start Positif
Setelah meraih kemenangan pada pertandingan pembuka, BTR tentu memiliki kesempatan untuk membangun momentum sejak awal musim.
Dengan Moreno dan Nnael yang langsung berada di puncak statistik individu, sang juara bertahan memiliki modal kuat untuk menghadapi Dewa United.
Sebaliknya, Anak Dewa membutuhkan kemenangan pertama untuk membalikkan situasi setelah dua kekalahan di pekan pembuka.
Pertandingan ini pun akan menjadi ujian menarik bagi Dewa: apakah mereka mampu memutus aliran farming Nnael, mengisolasi Moreno, dan menghentikan deadly duo BTR sebelum keduanya kembali mengambil alih permainan?
Jika berhasil, Dewa United bukan hanya mendapatkan kemenangan penting, tetapi juga menunjukkan bahwa mereka telah menemukan jawaban baru setelah start sulit di MPL ID S18.