Team Liquid PH Ukir Sejarah dengan Gelar MPL PH Season 17 dan Raih Three-Peat Bersejarah
Team Liquid PH resmi menjuarai MPL PH Season 17 setelah menumbangkan Team Falcons PH dengan skor 4-2, sekaligus menjadi tim pertama yang meraih gelar three-peat di Filipina. (Foto Moonton Games)
Mobile Legends

Team Liquid PH Ukir Sejarah dengan Gelar MPL PH Season 17 dan Raih Three-Peat Bersejarah

Aldonov Danoza - Rabu, 03 Juni 2026
Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

Dominasi Team Liquid PH di ranah kompetitif Mobile Legends: Bang Bang (MLBB) Filipina tampaknya semakin sulit untuk dibantah. Tim yang akrab dengan julukan The Cavalry tersebut resmi keluar sebagai kampiun utama MPL Philippines Season 17 setelah menumbangkan perlawanan sengit Team Falcons PH di partai Grand Final dengan skor akhir 4-2.

Lewat kemenangan ini, mereka sukses mencatatkan sejarah emas baru sebagai tim pertama sepanjang sejarah yang berhasil meraih tiga gelar MPL PH secara berturut-turut alias three-peat. Keberhasilan luar biasa ini sekaligus mempertegas status Filipina sebagai salah satu region terkuat di dunia untuk skena MLBB.

Mempertahankan gelar juara selama tiga musim beruntun di tengah kompetisi Filipina yang terkenal paling ketat merupakan pencapaian yang sangat langka, yang mana sukses diwujudkan oleh Team Liquid PH berkat kombinasi pengalaman, kedalaman roster, serta fleksibilitas adaptasi meta sepanjang musim.

Pada jalannya laga Grand Final, Team Liquid PH sebenarnya sempat terlihat akan menutup pertandingan dengan kemenangan telak tanpa hambatan berarti. Mereka langsung mengamankan dua game awal dan membuat Falcons PH berada di posisi ujung tanduk. Namun, Falcons PH menunjukkan mentalitas luar biasa dengan bangkit menyamakan kedudukan melalui kemenangan di game ketiga dan keempat.

Saat tekanan mencapai puncaknya, Team Liquid PH kembali menemukan ritme permainan mereka. Karl “KarlTzy” Nepomuceno menjadi sosok kunci lewat pemilihan hero jungler berorientasi fighter yang membuka ruang luas bagi sang gold laner, Dave “Teddyqt” Viaña, untuk berkembang menjadi sumber damage utama tim hingga sukses menutup pertandingan dengan kemenangan.

Perubahan Roster Dramatis dan Pembuktian Manis Seorang Teddyqt

Menariknya, perjalanan panjang Team Liquid PH menuju takhta juara pada musim ini tidak selalu berjalan mulus. Menjelang dimulainya kompetisi, pihak manajemen harus menghadapi sejumlah perombakan roster yang cukup signifikan. Kepergian beberapa pemain pilar memaksa mereka mencari komposisi baru dalam waktu yang relatif singkat.

Tim bahkan sempat merencanakan untuk memboyong pemain impor, tetapi kendala situasi administratif membuat opsi tersebut terpaksa dibatalkan. Pada akhirnya, Team Liquid PH memilih memberikan kesempatan promosi kepada Teddyqt yang sebelumnya bermain di tim pengembangan bakat mereka.

Keputusan tersebut terbukti berbuah sangat manis. Teddyqt menjelma menjadi salah satu pemain paling menonjol dan bersinar di sepanjang musim bergulir. Kisah perjalanannya bahkan menjadi salah satu cerita paling inspiratif di MPL PH Season 17.

Sang pemain mengungkapkan bahwa dirinya sempat mempertimbangkan untuk pensiun dini dari dunia esports dan kembali fokus ke jalur pendidikan setelah meraih hasil kurang memuaskan di kompetisi tingkat pengembangan tahun lalu. Namun kini, takdir justru membawanya menjadi bagian paling krusial dari tim legendaris yang mencetak sejarah baru di Filipina.

Dominasi Mutakhir Sejak Regular Season dan Target MSC 2026

Ketangguhan dari Team Liquid PH sejatinya sudah tercium sejak bergulirnya fase musim reguler. Mereka sukses menutup fase reguler dengan catatan yang sangat impresif dan berhak mengamankan posisi teratas klasemen. Performa konsisten tersebut terus konsisten berlanjut hingga babak playoff, termasuk saat mereka memetik kemenangan penting atas ONIC Philippines yang memastikan tiket menuju babak Grand Final sekaligus mengamankan satu slot ke ajang internasional berikutnya.

Dengan trofi juara MPL PH Season 17 yang kini berada di genggaman, Team Liquid PH langsung mengalihkan fokus penuh mereka menuju turnamen MLBB Mid Season Cup (MSC) dalam rangkaian kalender Esports World Cup 2026. Datang dengan menyandang status sebagai juara bertahan sekaligus perwakilan utama dari region Filipina, mereka dipastikan akan memikul ekspektasi yang sangat tinggi dari publik dunia.

Jika mereka mampu mempertahankan performa disiplin dan solid seperti yang mereka tunjukkan sepanjang musim ini, bukan tidak mungkin bagi Team Liquid PH untuk kembali menjadi kandidat terkuat untuk merengkuh gelar juara internasional berikutnya.

Bagikan
Ditulis Oleh

Aldonov Danoza

Emissary of the Lost Thesis

Berita Terkait