Home

News

Esports

Lifestyle

Other

Free Fire

Divisi RRQ Lain Bongkar Pasang Roster, Coach Adyy Ungkap Kenapa Kazu Tetap Dipercaya

MikeApalah - Minggu, 06 September 2026 06:29:46

RRQ Kazu

Di tengah maraknya perombakan roster di berbagai divisi esports RRQ, pendekatan RRQ Kazu justru memiliki cerita yang berbeda. Ketika sejumlah divisi game lain harus melakukan bongkar-pasang pemain untuk menyesuaikan performa dan kebutuhan kompetitif, RRQ Kazu memiliki keleluasaan untuk menentukan sendiri apakah sebuah perubahan memang benar-benar diperlukan.

Kuncinya ternyata berada pada kepercayaan manajemen.

Coach Adyy mengungkap bahwa CEO RRQ, Andrian Pauline (Pak AP), memberikan kepercayaan penuh kepadanya untuk menangani kondisi internal RRQ Kazu, termasuk menentukan komposisi pemain hingga mengambil keputusan ketika tim membutuhkan shuffle.

“Yang pertama, Pak AP memang memberikan kepercayaan 100 persen soal kondisi RRQ Kazu itu ke saya.”

Coach
Coach Adyy

Kepercayaan tersebut membuat Coach Adyy tidak harus mengikuti pola yang dilakukan divisi lain di tubuh RRQ. Ketika perubahan roster dilakukan di cabang esports lain, keputusan Kazu tetap didasarkan pada kondisi tim mereka sendiri.

“Jadi, mau bagaimana rosternya dan siapa pemainnya, itu Pak AP percayakan kepada saya.”

Menurut Coach Adyy, keleluasaan tersebut justru membuatnya lebih berani mengambil keputusan ketika situasi kompetitif memang membutuhkan perubahan.

“Dari situ saya jadi lebih berani bergerak dan mengambil keputusan, kapan harus shuffle player, ya kita lihat dari situasi dan kondisi tim secara langsung.”

Dengan pendekatan ini, RRQ Kazu tidak harus melakukan bongkar-pasang roster hanya karena perubahan menjadi tren di internal organisasi. Keputusan untuk mempertahankan pemain atau melakukan shuffle lebih banyak ditentukan oleh evaluasi langsung terhadap performa, chemistry, dan kebutuhan tim.

Hal tersebut juga memperlihatkan perbedaan pendekatan manajemen di antara berbagai divisi RRQ. Tidak semua masalah harus dijawab dengan pergantian pemain, sementara tidak semua roster juga harus dipertahankan selamanya.

Bagi Coach Adyy, yang terpenting adalah memiliki ruang untuk membaca kondisi Kazu secara langsung dan kemudian mengambil keputusan yang menurutnya paling tepat.

Pada akhirnya, kepercayaan Pak AP menjadi salah satu fondasi RRQ Kazu dalam menentukan masa depan roster. Ketika divisi lain harus melakukan perubahan untuk mencari formula terbaik, Kazu memiliki pendekatan yang lebih fleksibel: roster dipertahankan selama masih dibutuhkan, dan perubahan dilakukan ketika kondisi tim memang mengharuskannya.

Baca Artikel Asli