Ajang Grand Final Free Fire World Series Southeast Asia (FFWS SEA) selalu menghadirkan tekanan luar biasa, apalagi bagi sebuah tim debutan. Namun, hal tersebut tampaknya tidak berlaku bagi skuad MBR Omega. Di bawah asuhan Coach Tri, tim ini siap menggebrak panggung Asia Tenggara dengan mentalitas bertarung tanpa rasa takut.
Dalam wawancara eksklusif bersama Esports ID, Coach Tri membeberkan persiapan, proses adaptasi, hingga target berani yang diusung oleh MBR Omega di turnamen kancah regional ini.

MBR Omega
Fokus Transisi: Kematangan Timing dan Pengambilan Keputusan
Langkah MBR Omega menembus panggung FFWS SEA menuntut mereka untuk melakukan transisi gaya bermain ke strategi makro yang jauh lebih ketat. Menurut Coach Tri, bagian paling sulit untuk dilatih dalam waktu terbatas ini adalah aspek timing dan decision (pengambilan keputusan).
“Timing sama decision... Kalau di FFNS itu biasanya timing-nya masih standar lah, masih pelan. Kalau di SEA itu bener-bener harus mateng. Terus kan ngaruhnya ke decision kan. Biasanya di FFNS decision-nya terlalu terburu-buru. Kalau di SEA udah bener mateng banget decision-nya, jadi memang nggak ada kesalahan lagi gitu,” ungkap Coach Tri.
Baca juga:
Profil MBR Omega di Grand Finals FFWS SEA 2026 Fall: Debutan yang Datang Tanpa Takut
Grand Final FFWS SEA 2026 Fall: Targetkan 110 Poin, MBR Omega Siap Bertarung Rebutan Drop Zone!
Grand Final FFWS SEA 2026 Fall: Coach Tri Ingatkan MBR Omega untuk Tak Terlarut Euforia
Tak Ada Kata Takut Melawan Tim Berpengalaman
Meski berstatus sebagai debutan dan harus berhadapan dengan lawan-lawan yang jauh lebih sarat pengalaman, Coach Tri memastikan timnya sama sekali tidak gentar. Ia menanamkan mentalitas kesetaraan yang kuat di dalam tubuh para pemain MBR Omega.

Coach Tri
“Kita nggak pernah nganggap lawan itu lebih tinggi daripada kita, jadi kita nganggap semuanya sama. Masih main latihan sama, makan sama, segala macam sama, jadi nggak ada yang lebih tinggi daripada kita. Jadi walaupun kita debutan, kita ngerasa kita setara sama mereka. Mentalnya sama semua. Jadi nggak ada pressure, nggak ada ketakutan,” tegasnya dengan penuh keyakinan.
Bidik Top 3 dan Waspadai Kejutan Buriram
Terkait target di FFWS SEA kali ini, Coach Tri memasang standar yang berani. Ia menargetkan MBR Omega bisa menembus posisi tiga besar, atau setidaknya mengamankan tiket lolos ke pentas global.
“Ya keinginan bisa top 3 lah minimal. Ya mungkin sejelek-jeleknya kita lolos global lah, top 8,” tambahnya.
Ketika disinggung mengenai tim lawan yang paling sulit diantisipasi gerak-geriknya, Coach Tri secara khusus menyoroti salah satu raksasa asal Thailand.
“Sebenarnya semua tim sulit dibaca, tapi kayaknya Buriram lah. Yang banyak punya plan dan strategi yang baru-baru gitu. Jadi Buriram yang mungkin paling sulit dibaca,” tutup Coach Tri.
Dengan persiapan matang, mental baja, dan target yang jelas, kiprah skuad MBR Omega di FFWS SEA ini pastinya akan sangat menarik untuk terus dikawal!