Panggung MPL Indonesia Season 18 langsung dibuka dengan laga paling bergengsi dalam sejarah industri esports Mobile Legends Tanah Air. Pertandingan berjuluk El Clasico yang mempertemukan EVOS dan RRQ Hoshi dijadwalkan menjadi duel pembuka Regular Season S18 pada Jumat, 14 Agustus 2026.
Pertemuan ini dipastikan menyedot perhatian publik bukan sekadar karena sejarah rivalitas panjang antarkedua organisasi, melainkan juga perombakan roster besar-besaran yang terjadi di tubuh kedua tim.
Memasuki musim yang baru, RRQ Hoshi memperkenalkan Demonkite sebagai amunisi baru di lini jungler, sedangkan EVOS siap menghentakkan panggung dengan mempercayakan pola permainan kepada sosok veteran, Alberttt.
Berdasarkan analisis komposisi pemain serta potensi skema permainan yang akan diturunkan, Sang Raja RRQ Hoshi dinilai memiliki margin keunggulan yang sedikit lebih tinggi. Peluang kemenangan dalam laga ini diproyeksikan berada di angka 55% untuk RRQ Hoshi berbanding 45% untuk EVOS.
Adu Kualitas Demonkite dan Alberttt di Area Jungle

Kehadiran Demonkite di kubu RRQ Hoshi menjadi salah satu faktor paling krusial. Jungler asal Filipina yang diboyong dengan status pinjaman dari Aurora Gaming PH tersebut membawa modal pengalamannya di kancah internasional.
Keberadaannya diproyeksikan menjadi pengatur tempo utama bagi lini pertahanan RRQ Hoshi yang berisikan Lynchh di EXP Lane, Rinz di Mid Lane, Sutsujin di Gold Lane, serta Idok sebagai Roamer.
Agresivitas Demonkite pada fase early game menjadi kunci untuk mengamankan Turtle pertama, menguasai Lithowanderer, serta mempersempit ruang gerak Alberttt. Menariknya, posisi Gold Lane RRQ kini dihuni oleh Sutsujin yang sebelumnya dikenal luas sebagai seorang jungler.
Sistem permainan RRQ akan sangat bergantung pada seberapa efektif Demonkite membuka ruang farming yang aman bagi Sutsujin agar mampu bertransisi secara maksimal di role barunya.
Di sisi lawan, EVOS mengandalkan Alberttt sebagai senjata utama di garis depan. Pengalaman bertanding di level tertinggi menjadikan Alberttt sosok ace yang sangat berbahaya apabila berhasil mengamankan hero-hero comfort.
Jika EVOS mampu mencuri keunggulan di team fight awal area Turtle, Alberttt berpotensi besar membalikkan keadaan untuk menguasai area jungle musuh sekaligus mengeksploitasi Sutsujin yang masih membutuhkan masa adaptasi di Gold Lane.
Profil dan Prestasi Demonkite, Jungler Baru RRQ Hoshi dan Juara Dunia M7
Persaingan Kolektif Mid Hingga Late Game
Ketika pertandingan bergulir memasuki fase mid hingga late game, RRQ Hoshi memiliki struktur eksekusi team fight yang sedikit lebih rapi. Kombinasi daya rusak dari Rinz, Demonkite, dan Sutsujin memberikan potensi damage output yang sangat masif dari lini belakang, sementara Lynchh bersama Idok bertugas menjadi benteng pembuka jalan.
Guna meredam gempuran tersebut, pilar EVOS seperti Rendyy, DrianW, Erlan, dan Muezza dituntut untuk tampil solid demi melindungi Alberttt saat fase krusial.
Kendati demikian, kendali permainan akan sangat ditentukan oleh siapa yang mampu mengambil inisiatif serangan sejak menit-menit awal pertandingan.
Prediksi Seri Best-of-3
Pertempuran pembuka ini diprediksi akan berjalan sengit hingga babak penentuan dan tidak berakhir dengan kemenangan telak. RRQ Hoshi diperkirakan mampu menutup seri dengan skor tipis dalam format Best-of-3 (Bo3).
Prediksi Skor Akhir: RRQ Hoshi 2 - 1 EVOS
Game 1: Kemenangan RRQ Hoshi
Game 2: Kemenangan EVOS
Game 3: Kemenangan RRQ Hoshi
Peran Demonkite diproyeksikan menjadi pembeda utama dalam menjaga stabilitas formasi RRQ Hoshi, sementara Alberttt akan menjadi figur sentral yang memaksa pertandingan berjalan hingga game ketiga.
Hasil El Clasico ini tidak hanya menentukan poin awal, tetapi juga menjadi pembuktian kesiapan proyek baru RRQ Hoshi dalam mengarungi MPL ID Season 18.