Dewa United Esports berhasil mencatatkan dua kemenangan beruntun atas RRQ dan Alter Ego pada pekan keenam Regular Season MPL ID S18. Salah satu pemain yang menjadi sorotan dalam dua pertandingan tersebut adalah John Carlo “QINN” Mendoza.
EXP Laner Dewa United Esports tersebut menunjukkan kemampuan adaptasi terhadap patch terbaru dengan menggunakan Aulus dan Lukas, dua hero yang baru pertama kali dimainkan di posisi EXP Lane pada MPL ID S18.
Meski merupakan pilihan yang relatif baru di kompetisi musim ini, QINN mampu memaksimalkan keduanya untuk menjadi bagian penting dari permainan Dewa United. Aulus dan Lukas tidak hanya memberikan sumber damage, tetapi juga membantu Anak Dewa menciptakan tekanan dan melakukan zoning terhadap lawan.

Baca juga:
QINN Jadi Sorotan di Musim Debut, Dewa United Esports Siap Beri Kejutan di Playoff MPL ID Season 16
Qinn Bersinar di MPL ID Season 16, DEWA United Temukan Berlian dari Filipina
Aulus dan Lukas Antar QINN Raih Dua POTM
Adaptasi QINN terhadap patch baru berbuah positif. Penggunaan Aulus dan Lukas pada dua pertandingan tersebut membawanya meraih dua gelar Player of the Match (POTM) pada pekan keenam MPL ID S18.
Menurut QINN, kedua hero tersebut memiliki efektivitas yang cukup tinggi pada patch terbaru, terutama ketika digunakan untuk memberikan tekanan kepada hero lawan yang berada di lini belakang.
Aulus dan Lukas di EXP Lane efektif untuk menargetkan backline lawan. Mungkin hero ini juga bakal ramai dipakai nanti di rank atau kompetitif,
ujar QINN.
Pemanfaatan Aulus dan Lukas membuat QINN memiliki opsi untuk bermain lebih agresif dari EXP Lane. Alih-alih hanya berfokus pada pertarungan di garis depan, kedua hero tersebut juga dapat digunakan untuk mencari celah menuju lini belakang lawan.
Hal ini memberikan tambahan variasi dalam skema permainan Dewa United Esports ketika memasuki fase team fight.
Instruksi Coach Right Bantu QINN Beradaptasi
Perubahan patch sering kali menuntut pemain untuk menyesuaikan kembali pilihan hero dan gaya bermain. Bagi QINN, proses tersebut menjadi lebih mudah karena adanya arahan dari Coach Right.
QINN mengungkapkan bahwa dirinya bersama para pemain Dewa United didorong untuk mencoba berbagai hero, baik dalam permainan rank maupun sesi latihan bersama tim.
Pendekatan tersebut membuat pemain memiliki lebih banyak referensi mengenai hero yang dapat digunakan dalam kondisi pertandingan tertentu.
Kami bisa beradaptasi dengan patch baru lebih baik karena instruksi dari Coach Right untuk mencoba banyak hero di rank maupun latihan,
kata QINN.
Eksplorasi tersebut kemudian membuka peluang bagi QINN untuk menggunakan Aulus dan Lukas di panggung MPL ID S18.
Baca juga:
Hasil MPL ID S18: Lanjutkan Tren Positif, Dewa United Bungkam Alter Ego 2-0
Hasil MPL ID S18: Dewa United Tundukkan RRQ 2-1, Octa Ungkap Rahasia Kemenangan!
QINN Punya Banyak Pilihan di EXP Lane
Aulus dan Lukas bukan satu-satunya pilihan yang tersedia bagi QINN. EXP Laner Dewa United tersebut juga memiliki beberapa opsi lain, seperti Arlott, Phoveus, dan Alice.
Ketiga hero tersebut menawarkan karakteristik berbeda, termasuk kemampuan crowd control (CC) yang dapat dimanfaatkan untuk mengganggu pergerakan lawan ketika team fight berlangsung.
Dengan semakin banyaknya pilihan hero yang dapat dimainkan QINN, Dewa United Esports memiliki fleksibilitas lebih besar dalam menyusun draft.
Pilihan tersebut juga memungkinkan Anak Dewa menyesuaikan komposisi tim berdasarkan strategi lawan maupun kebutuhan pertandingan.
Adaptasi Patch Jadi Modal Dewa United di MPL ID S18
Dua kemenangan atas RRQ dan Alter Ego pada pekan keenam menunjukkan bagaimana adaptasi terhadap patch dapat membuka variasi baru dalam permainan Dewa United Esports.
Bagi QINN, keberhasilan menggunakan Aulus dan Lukas sekaligus meraih dua POTM menjadi bukti bahwa eksplorasi hero dapat menghasilkan opsi baru ketika diterapkan dengan tepat.
Dengan masih berjalannya Regular Season MPL ID S18, kemampuan Dewa United untuk terus beradaptasi akan menjadi bagian penting dalam perjalanan mereka. Terlebih, variasi hero di EXP Lane membuat lawan memiliki lebih banyak kemungkinan yang harus diperhitungkan ketika menghadapi Anak Dewa.