Dewa United Esports kembali menghadapi ujian berat di MPL ID Season 18. Anak Dewa akan berhadapan dengan Team Liquid ID pada Week 7, Jumat (2/10/2026), dalam pertandingan yang menjadi kesempatan bagi mereka untuk membalas kekalahan pada pertemuan pertama sekaligus memperkuat posisi dalam persaingan menuju playoff.
Pertandingan ini mempertemukan dua tim dengan kondisi berbeda. Team Liquid ID masih memimpin klasemen dengan rekor 9-2, sedangkan Dewa United berada di posisi ketujuh dengan catatan 4-6 sebelum Week 7 dimulai. Namun, jarak posisi tersebut tidak membuat kubu Anak Dewa datang tanpa keyakinan.

Dewa United Esports
Terlebih, performa Dewa United mulai menunjukkan perkembangan pada pekan sebelumnya. Mereka berhasil meraih kemenangan atas RRQ Hoshi dan Alter Ego, meski di laga lainnya harus kalah dari EVOS. Hasil tersebut membuat Dewa memasuki Week 7 dengan momentum yang lebih positif.
Kini, Dewa United memiliki misi tambahan: membalas kekalahan 0-2 dari Team Liquid ID pada First Leg.
QINN Pede Dewa United Bisa Balas Kekalahan
Pertemuan pertama kedua tim terjadi pada 16 Agustus 2026. Saat itu, Team Liquid ID berhasil mengalahkan Dewa United dengan skor 2-0. Hasil tersebut menjadi salah satu kekalahan yang dialami Anak Dewa pada awal Regular Season.
Memasuki putaran kedua, Dewa United merasa memiliki kesempatan untuk memberikan respons berbeda.
EXP laner Dewa United, John “QINN” Carlo Mendoza, bahkan menyampaikan keyakinan tinggi sebelum pertandingan berlangsung.
Kami ingin membalas kekalahan di putaran pertama. Saya 100% percaya diri bisa menang lawan Liquid ID.
Pernyataan QINN menjadi gambaran motivasi Dewa United menghadapi laga ini. Alih-alih hanya mengejar tambahan poin, mereka membawa memori dari pertemuan pertama sebagai bahan bakar untuk tampil lebih baik.
Dewa juga kini datang dengan kondisi tim yang berbeda dibandingkan saat leg pertama. Performa mereka pada Week 6 menunjukkan bahwa Anak Dewa mampu bangkit setelah melalui periode sulit di awal musim.
Dua Kemenangan di Week 6 Jadi Modal Dewa
Dewa United memasuki Week 6 dengan situasi yang tidak mudah. Mereka harus memainkan tiga pertandingan dalam satu pekan akibat adanya laga yang sebelumnya tertunda.
Hasilnya cukup beragam. Dewa kalah dari EVOS dengan skor 0-2, tetapi kemudian bangkit dan mengalahkan RRQ Hoshi 2-1. Mereka kembali mendapatkan kemenangan ketika menundukkan Alter Ego 2-0 pada 20 September.
Dua kemenangan tersebut menjadi modal penting sebelum menghadapi pemuncak klasemen.
Selain menghasilkan tambahan poin, kemenangan atas dua tim tersebut juga memperlihatkan bahwa Dewa mampu menjaga performa setelah menerima kekalahan dalam pertandingan sebelumnya.
Momentum tersebut yang kini ingin mereka bawa ketika bertemu Team Liquid ID.
Shanee: Dewa Tak Mau Terbebani Klasemen
Di tengah persaingan ketat menuju playoff, tekanan klasemen tentu menjadi salah satu hal yang harus dihadapi Dewa United.
Namun, rookie Akhiles “Shanee” Shane Valentino menilai posisi tim saat ini bukan alasan untuk bermain terlalu terbebani.
Menurutnya, pemain Dewa justru ingin tampil lebih lepas dan menjadikan setiap pertandingan sebagai kesempatan untuk memberikan kemampuan terbaik.
Kami tidak terlalu memusingkan klasemen dan main nothing to lose saja karena juga kondisi masih di klasemen bawah.
Sikap tersebut dapat menjadi pendekatan Dewa untuk menghadapi Team Liquid ID. Dengan lawan berada di puncak klasemen, beban ekspektasi pertandingan tidak sepenuhnya berada di pihak Anak Dewa.
Bagi Shanee dan rekan-rekannya, fokus utama adalah menjalankan permainan yang sudah dipersiapkan tanpa terlalu memikirkan perbedaan posisi di klasemen.
Team Liquid ID Masih Jadi Ujian Berat
Meski Dewa memiliki momentum positif, Team Liquid ID tetap menjadi lawan yang tidak mudah.
The Cavalry datang sebagai pemuncak klasemen dengan sembilan kemenangan dari 11 pertandingan sebelum Week 7 dimulai. Mereka juga menjadi satu-satunya tim yang sejauh ini masih berada di posisi puncak menjelang pekan ketujuh.
Team Liquid ID memang sempat menerima kekalahan dari EVOS pada Week 6 dengan skor 1-2. Namun, mereka sebelumnya mencatat rangkaian hasil kuat dan berhasil mempertahankan posisi teratas klasemen.
Karena itu, Dewa tidak hanya berhadapan dengan tim yang memiliki rekor lebih baik, tetapi juga skuad yang sudah terbukti mampu menjaga konsistensi sepanjang Regular Season.
Duel Kedua Bisa Berjalan Berbeda
Kekalahan 0-2 pada First Leg memberikan Team Liquid ID keuntungan dari sisi rekor pertemuan musim ini. Namun, pertandingan kedua berlangsung dalam konteks yang berbeda.
Dewa United kini sudah memiliki pengalaman menghadapi satu sama lain, tambahan pemain seperti Hazle, serta momentum positif setelah mengalahkan RRQ dan Alter Ego.
Hazle sendiri menjadi salah satu bagian menarik dari perjalanan Dewa pada putaran kedua. Kehadirannya memberikan tambahan opsi di posisi jungle sekaligus memperkaya pilihan strategi tim.
Dengan semakin sedikit pertandingan tersisa menuju akhir Regular Season, perkembangan setiap tim juga dapat mengubah peta persaingan dari pertemuan pertama.
Bukan Sekadar Membalas Kekalahan
Bagi Dewa United, laga melawan Team Liquid ID memiliki arti yang lebih besar daripada sekadar membalas kekalahan.
Dengan rekor 4-6, Anak Dewa masih berada di luar enam besar yang berhak lolos ke playoff. Sementara itu, Regular Season dijadwalkan berakhir pada 18 Oktober dan enam tim teratas akan melanjutkan perjalanan ke babak playoff.
Artinya, setiap seri yang dimenangkan Dewa akan menjadi tambahan penting dalam upaya mereka mengejar posisi playoff.
Pertandingan melawan Team Liquid ID juga menjadi pembuka rangkaian dua laga mereka pada Week 7. Sehari setelahnya, Dewa akan kembali bertanding menghadapi Geek Fam ID pada Sabtu (3/10) pukul 20.00 WIB. Menariknya, pada pertemuan pertama musim ini Dewa berhasil menang 2-0 atas Geek Fam.
Dua pertandingan tersebut membuat Week 7 menjadi pekan yang penting bagi perjalanan Anak Dewa.
Dewa United Harus Menjawab Tantangan dengan Permainan
QINN sudah menyatakan keyakinannya untuk menghadapi Team Liquid ID. Shanee juga menegaskan bahwa tim tidak ingin terlalu terbebani oleh posisi klasemen.
Kini, tantangannya adalah menerjemahkan kepercayaan diri tersebut ke dalam permainan.
Team Liquid ID memiliki rekor lebih baik dan datang sebagai pemuncak klasemen, sementara Dewa United membawa momentum dari dua kemenangan pada pekan sebelumnya serta motivasi untuk membalas hasil leg pertama.
Pertemuan kedua tim akan berlangsung di XO Hall – MPL Arena, Jakarta Barat, Jumat (2/10/2026) pukul 18.00 WIB dengan format best-of-three.
Bagi Dewa United, kemenangan bukan hanya soal mengubah catatan head-to-head musim ini. Hasil positif juga bisa menjadi langkah penting dalam perjuangan mereka mengejar enam besar dan menjaga asa menuju playoff MPL ID S18 di Surabaya.