Team Vitality datang ke ajang Mobile Legends Women's Invitational (MWI) Esports World Cup (EWC) 2026 dengan memikul status mentereng sebagai juara bertahan. Meski memiliki label besar yang tidak dipunyai oleh tim lain, skuad asal Indonesia ini sama sekali tidak merasa terbebani di atas panggung.
Sebaliknya, mereka lebih memilih untuk tetap fokus menghadapi setiap pertandingan satu per satu demi menjaga peluang mempertahankan gelar juara dunia. Pola pikir yang tenang dan disiplin ini terbukti manjur setelah mereka sukses menyikat wakil Brasil, MIBR.LOS, dengan skor telak 2-0 di laga pembuka Grup B.
Meninggalkan Status Juara Demi Fokus Meraih Kemenangan
Kapten andalan Team Vitality, Vivi "Vivian" Indrawaty, mengungkapkan bahwa cara terbaik untuk meredam ekspektasi besar dari luar adalah dengan melupakan status juara tersebut. Menurut pandangannya, kamu harus bisa mengosongkan ego dan kembali berjuang dari titik nol di dalam arena pertandingan.
"Dari diri aku pribadi caranya dengan meninggalkan siapa saya dan fokus bermain bagaimana caranya supaya bisa menang." Vivian – Kapten Team Vitality
Langkah mengesampingkan tekanan eksternal ini membuat seluruh penggawa tim mampu tampil lepas tanpa beban. Kemenangan manis di Paris, Prancis tersebut kini menjadi modal berharga bagi mereka untuk mengamankan tiket menuju babak playoff.
Rahasia Pola Latihan Rutin dan Konsistensi Penguasaan Meta
Lebih lanjut, Vivian menjelaskan bahwa resep utama di balik dominasi panjang Team Vitality sebenarnya terletak pada kedisiplinan yang terus diulang. Mereka tidak pernah mengurangi porsi latihan rutin ataupun merasa puas dengan pencapaian yang sudah diraih pada musim sebelumnya.
"Karena kita juara secara konsisten, mungkin kita melakukan semua hal yang sama secara konsisten juga, latihan terus, selalu mempelajari semua meta dan semua hero, dan tidak mau punya kelemahan dari role kita masing-masing." Vivian – Kapten Team Vitality
Mempelajari setiap perkembangan strategi meta terbaru serta memperluas penguasaan pilihan karakter (hero) menjadi makanan sehari-hari bagi mereka. Komitmen kuat untuk menutup segala celah kelemahan di masing-masing peran (role) membuat tim ini selalu selangkah lebih maju.
Membangun Ikatan Kepercayaan yang Kuat Antarpemain
Selain berfokus pada peningkatan kemampuan mekanik individu, Team Vitality juga menaruh perhatian besar pada aspek ikatan emosional (chemistry). Kepercayaan penuh antar-rekan satu tim menjadi pondasi psikologis yang membuat mereka tetap tenang di situasi genting.
"Selalu saling percaya sama tim, saling mau bekerja sama, dan sama-sama mau menang. Polanya masih sama seperti itu." Vivian – Kapten Team Vitality
Peta persaingan MWI EWC 2026 yang berlangsung pada 14-18 Juli ini dipastikan berjalan jauh lebih sengit dengan kehadiran 16 tim terbaik dunia. Kendati demikian, Vivian menegaskan bahwa timnya tidak akan terlena oleh hasil perdana dan siap menjaga konsistensi hingga akhir turnamen.