Timnas esports Indonesia nomor Identity V harus mengakhiri perjuangannya di Asian Games Aichi-Nagoya 2026 setelah hanya mampu menempati peringkat keempat dari empat tim di Grup A.
Posisi tersebut membuat Garuda gagal melaju ke babak playoff, meski peringkat ketiga sudah cukup untuk mengamankan tiket ke fase berikutnya.
Indonesia sebelumnya menelan kekalahan dari Taiwan dan Thailand pada dua pertandingan awal Grup A.
Hasil tersebut membuat laga terakhir melawan Filipina menjadi pertandingan penentuan bagi Daffa Pasha Arifin dan kawan-kawan untuk menjaga peluang lolos.
Baca juga:
Asian Games 2026: Timnas MLBB Indonesia Tumbang 0-2 dari Malaysia di Laga Pembuka
Taufik Hidayat Apresiasi Medali Perak Tim Esports Indonesia di Asian Games 2026
Asian Games 2026: Pokémon Unite Jadi Cabang Esports Pertama yang Raih Medali Resmi untuk Indonesia
Laga Penentuan Indonesia vs Filipina Gagal Dimenangkan

Menghadapi Filipina di Aichi Sky Expo Esport Competition Room M5, Jepang, Selasa (29/9), Indonesia sebenarnya mampu membuka pertandingan dengan hasil positif.
Indonesia berhasil memenangkan game pertama dengan skor 5-3 di map Lakeside Village.
Namun, Filipina mampu membalikkan keadaan setelah merebut game kedua dengan skor 3-1 di Arms Factory.
Pertandingan pun berlanjut ke game penentuan di Eversleeping Town.
Indonesia gagal kembali mengamankan kemenangan setelah Filipina unggul 7-2, sekaligus menutup pertandingan dengan skor 2-1.
Hasil tersebut membuat Indonesia mengakhiri fase grup tanpa kemenangan dan harus puas berada di posisi keempat.
Dengan demikian, perjuangan Timnas Identity V Indonesia di Asian Games Aichi-Nagoya 2026 resmi terhenti di fase grup.
Kegagalan Identity V Perpanjang Catatan Timnas Esports Indonesia Raih Medali
<blockquote class="instagram-media" data-instgrm-permalink="https://www.instagram.com/p/Dd21Y46zrTR/?utm_source=ig_embed&utm_campaign=loading" data-instgrm-version="14" style=" background:#FFF; border:0; border-radius:3px; box-shadow:0 0 1px 0 rgba(0,0,0,0.5),0 1px 10px 0 rgba(0,0,0,0.15); margin: 1px; max-width:540px; min-width:326px; padding:0; width:99.375%; width:-webkit-calc(100% - 2px); width:calc(100% - 2px);"><div style="padding:16px;"> <a href="https://www.instagram.com/p/Dd21Y46zrTR/?utm_source=ig_embed&utm_campaign=loading" style=" background:#FFFFFF; line-height:0; padding:0 0; text-align:center; text-decoration:none; width:100%;" target="_blank">Kegagalan Identity V melaju ke babak playoff turut memperpanjang catatan Indonesia dalam perburuan medali esports di Asian Games Aichi-Nagoya 2026.
PB ESI menargetkan delapan medali, yang terdiri dari satu medali emas, tiga medali perak, dan empat medali perunggu.
Hingga saat ini, Indonesia baru mengamankan satu medali perak melalui nomor Pokémon Unite.
Sementara itu, sejumlah nomor esports lainnya telah gagal melanjutkan perjuangan setelah tersingkir dari kompetisi.
Harapan Indonesia untuk menambah koleksi medali kini tersisa melalui PUBG Mobile dan Mobile Legends: Bang Bang yang masih dipertandingkan.
Kedua nomor tersebut menjadi kesempatan terakhir Indonesia untuk menambah perolehan medali pada cabang esports Asian Games Aichi-Nagoya 2026.