Home

News

Esports

Lifestyle

Other

Valorant

VCT Champions Shanghai 2026: LOUD ke Grand Final, 100 Thieves Hadapi Team Vitality di Lower Final

Ferdian Hidayat - Sabtu, 17 Oktober 2026 07:28:38

VCT Champions Shanghai 2026 memasuki fase krusial setelah LOUD memastikan tempat di grand final, sementara 100 Thieves berhasil menyingkirkan G2 Esports untuk melaju ke final lower bracket.

Hasil tersebut membuat Team Vitality dan 100 Thieves akan saling berhadapan demi memperebutkan satu tiket tersisa menuju partai puncak turnamen VALORANT paling bergengsi tersebut.

<blockquote class="twitter-tweet"><p lang="en" >The results from Day 16 of #VALORANTChampions Shanghai! https://t.co/xQFlfUbaak</p>&mdash; VALORANT Champions Tour (@ValorantEsports) <a href="https://x.com/ValorantEsports/status/2111090811156955204?ref_src=twsrc%5Etfw">October 16, 2026</a></blockquote> <script async src="https://platform.x.com/widgets.js" charset="utf-8"></script>

LOUD lebih dulu mengamankan tempat di grand final setelah mengalahkan Team Vitality dengan skor 2-1 pada pertandingan upper bracket final, Jumat (16/10/2026).

Di hari yang sama, 100 Thieves juga meraih kemenangan penting dengan menundukkan G2 Esports 2-1 dalam pertandingan lower bracket.

Hasil ini membawa LOUD semakin dekat dengan gelar juara dunia, sedangkan Team Vitality harus berjuang sekali lagi di lower bracket untuk menjaga peluang mereka mengangkat trofi VALORANT Champions 2026.

Baca juga:

Jadwal VCT 2027: Seoul Buka Panggung Global, Austin Tutup Musim, Pacific Keliling Asia

VCT 2027 Berubah Total! Riot Games Siapkan 50 Turnamen dan Kualifikasi Terbuka

VCT Champions 2026 Hanya Sisakan 1 Wakil Pacific Usai PRX dan Nongshim RedForce Angkat Kaki

LOUD Tumbangkan Team Vitality dan Amankan Tiket Grand Final

Via: Valorant Esports

LOUD berhasil membalas kekalahan mereka dari Team Vitality pada fase grup. Sebelumnya, wakil Brasil tersebut harus mengakui keunggulan Vitality dengan skor 0-2.

Namun, pertemuan di upper bracket final memberikan hasil berbeda setelah LOUD memenangkan dua dari tiga map yang dimainkan.

Pertandingan dibuka di Lotus, map pilihan Team Vitality. Vitality sempat memperlihatkan permainan menjanjikan dengan memanfaatkan bonus round untuk membangun keunggulan.

Meski demikian, LOUD mampu mengejar ketertinggalan melalui permainan agresif yang membuat skor babak pertama berakhir imbang 6-6.

Vitality kemudian kembali menemukan momentum pada paruh kedua. Elias "Jamppi" Olkkonen tampil solid dalam menghentikan upaya serangan LOUD, sementara strategi bertahan mereka berhasil memaksa lawan kesulitan mencari celah.

Vitality akhirnya mengamankan Lotus dengan kemenangan 13-8.

LOUD tidak tinggal diam dan langsung memberikan perlawanan di Summit. Kedua tim terlibat pertarungan ketat, tetapi LOUD mampu menutup babak pertama dengan keunggulan 7-5.

Memasuki paruh kedua, Vitality mencoba mengambil risiko dengan melakukan force buy setelah kehilangan pistol round.

Keputusan tersebut tidak membuahkan hasil dan membuat mereka semakin tertinggal.

LOUD memanfaatkan situasi tersebut untuk menutup map kedua dengan kemenangan 13-5, sekaligus menyamakan kedudukan menjadi 1-1.

Pertandingan pun berlanjut ke Haven sebagai map penentuan. Vitality kembali menunjukkan agresivitas melalui komposisi agen Yoru, Chamber, dan Neon.

Namun, LOUD mampu meredam tekanan tersebut dengan permainan agresif di sisi pertahanan.

Lucca "lukxo" Travaioli menjadi salah satu pemain penting bagi LOUD melalui performanya menggunakan Chamber.

Ia juga mencatatkan 16 first blood sepanjang seri, membantu timnya mendapatkan keunggulan dalam sejumlah ronde penting.

LOUD akhirnya menutup Haven dengan kemenangan 13-11 dan memastikan kemenangan seri 2-1.

Hasil ini sekaligus mengantarkan mereka ke grand final VCT Champions Shanghai 2026.

Di sisi lain, Team Vitality harus turun ke final lower bracket. Meski gagal mengamankan tiket grand final melalui upper bracket, peluang mereka untuk menjadi juara dunia masih terbuka.

100 Thieves Singkirkan G2 Esports, Tantang Vitality di Lower Final

Via: Valorant Esports

Sementara itu, 100 Thieves berhasil menjaga perjalanan mereka di VCT Champions Shanghai 2026 setelah mengalahkan G2 Esports dengan skor 2-1 pada putaran ketiga lower bracket.

Kemenangan ini terasa penting bagi 100 Thieves karena mereka sebelumnya harus turun ke lower bracket setelah kalah 0-2 dari G2.

Kali ini, tim asal Amerika Utara tersebut berhasil membalas kekalahan sekaligus menghentikan perjalanan G2 di turnamen.

Seri dibuka di Lotus, map pilihan G2. 100 Thieves sempat mengumpulkan sejumlah ronde ketika bermain sebagai attacker, tetapi keunggulan mereka belum cukup untuk mengamankan babak pertama.

G2 kemudian memanfaatkan situasi tersebut dan tampil lebih efektif ketika menyerang.

Meski sempat kehilangan pistol round kedua dan ronde berikutnya, G2 mampu bangkit untuk mengendalikan permainan.

Mereka akhirnya mengamankan Lotus dengan skor 13-10 dan unggul 1-0 dalam seri.

100 Thieves kemudian membalas di Ascent, map pilihan mereka sendiri.

Pertandingan kembali berjalan ketat setelah G2 menutup babak pertama dengan keunggulan 7-5.

Namun, kemenangan pistol round pada paruh kedua memberikan keuntungan ekonomi bagi 100 Thieves.

Mereka memanfaatkan momentum tersebut untuk memperkuat pertahanan dan perlahan mengambil alih kendali pertandingan.

100 Thieves akhirnya menang 13-10, membuat kedudukan kembali imbang 1-1 dan memaksa kedua tim memainkan map penentuan.

Pada map ketiga, Summit, G2 sempat mengawali pertandingan dengan cukup baik ketika bermain sebagai defender.

Akan tetapi, 100 Thieves berhasil membalikkan keadaan menjelang akhir babak pertama dan memasuki pergantian sisi dengan keunggulan tipis.

Momentum tersebut terus berlanjut pada paruh kedua. G2 hanya mampu menambah beberapa ronde sebelum 100 Thieves menutup pertandingan dengan kemenangan 13-7.

Matthew "Cryocells" Panganiban menjadi pemain yang paling menonjol bagi 100 Thieves.

Ia menuntaskan seri dengan catatan 59 kill dan 42 death, memberikan kontribusi besar dalam keberhasilan timnya melangkah lebih jauh.

Kemenangan 2-1 ini memastikan 100 Thieves melaju ke final lower bracket untuk menghadapi Team Vitality. Sementara itu, kekalahan tersebut mengakhiri perjalanan G2 Esports di VCT Champions Shanghai 2026.

Satu Tiket Grand Final Tersisa

Via: Valorant Esports

Dengan hasil tersebut, LOUD menjadi tim pertama yang memastikan tempat di grand final VCT Champions Shanghai 2026.

Mereka kini tinggal menunggu lawan yang akan muncul dari pertarungan antara 100 Thieves dan Team Vitality.

Bagi Vitality, pertandingan berikutnya menjadi kesempatan untuk bangkit setelah gagal mengatasi LOUD.

Mereka harus menemukan kembali konsistensi permainan jika ingin mempertahankan peluang meraih gelar juara dunia.

Sementara itu, 100 Thieves datang dengan kepercayaan diri setelah berhasil membalas kekalahan dari G2.

Mereka juga memiliki momentum positif setelah memenangkan map penentuan dengan selisih skor cukup meyakinkan.

Dengan satu tempat tersisa di partai puncak, kesalahan kecil bisa menjadi penentu berakhirnya perjalanan salah satu tim di turnamen ini.

Selain berita di atas, yuk simak podcast Esports ID “Nongki di Lobby” di bawah ini. Selamat menonton!

<iframe width="560" height="315" src="https://www.youtube.com/embed/g74Tme9MAWo?si=HpRDwzkeV0vlP_Cs" title="YouTube video player" frameborder="0" allow="accelerometer; autoplay; clipboard-write; encrypted-media; gyroscope; picture-in-picture; web-share" referrerpolicy="strict-origin-when-cross-origin" allowfullscreen></iframe>

Baca Artikel Asli