LOUD dan Team Vitality memastikan finis di tiga besar VALORANT Champions 2026 setelah meraih kemenangan atas NRG dan G2 Esports.
Kedua tim kini akan bertemu di final upper bracket untuk memperebutkan tiket menuju Grand Final.
Day 14 did not disappoint. Here's the results from today's games at #VALORANTChampions Shanghai! https://t.co/ofb99NAecS
— VALORANT Champions Tour (@ValorantEsports) October 10, 2026
LOUD berhasil mengalahkan NRG dengan skor 2-1, sedangkan Team Vitality menundukkan G2 Esports 2-0 dalam rangkaian pertandingan playoff pada 10 Oktober 2026.
Hasil ini sekaligus memastikan kedua tim tidak akan finis di bawah posisi ketiga pada turnamen dunia tersebut.
Di sisi lain, NRG dan G2 Esports harus melanjutkan perjuangan melalui lower bracket.
NRG dijadwalkan menghadapi 100 Thieves, sementara G2 Esports akan berhadapan dengan T1 untuk menjaga peluang mereka tetap bertahan di VALORANT Champions 2026.
LOUD Kalahkan Juara Bertahan, Rekor Tak Terkalahkan Berlanjut

LOUD membuka seri melawan NRG dengan kemenangan 13-9 di Haven, map pilihan lawan.
Duet Lucca "lukxo" Travaioli dan Roberto "erde" Lobos tampil impresif dengan mengumpulkan total 45 kill untuk membawa LOUD unggul lebih dulu.
NRG kemudian menyamakan kedudukan setelah merebut kemenangan 13-10 di Sunset.
Georgio "keiko" Sanassy tampil menonjol menggunakan Chamber dan membantu timnya memaksakan pertandingan berlanjut ke map penentuan.
Pada map ketiga, Summit, LOUD kembali menunjukkan dominasinya.
Mereka menutup paruh pertama dengan keunggulan 11-1 sebelum mengamankan kemenangan untuk memastikan skor akhir 2-1.
Lukxo menuntaskan seri dengan catatan 63 kill dan 33 death, sedangkan erde membukukan 50 kill dan 30 death.
Performa keduanya menjadi faktor penting dalam keberhasilan LOUD mengamankan tempat di tiga besar.
Team Vitality Sapu Bersih Semua Map Saat Hentikan G2 Esports

Team Vitality juga menunjukkan performa solid saat menghadapi G2 Esports.
Mereka memulai pertandingan di Abyss dengan keunggulan 9-3 pada paruh pertama, tetapi G2 memberikan perlawanan melalui permainan Andrej "BABYBAY" Francisty.
Meski G2 mampu memangkas ketertinggalan, Team Vitality tetap mengamankan kemenangan 13-11.
Penampilan Elias "Jamppi" Olkkonen dengan Yoru menjadi salah satu faktor yang membantu wakil EMEA tersebut merebut map pertama.
Memasuki Split, Team Vitality kembali unggul 8-4 pada paruh pertama.
Kali ini, mereka tampil lebih konsisten ketika bertahan dan tidak memberikan kesempatan bagi G2 untuk membangun momentum comeback.
Team Vitality akhirnya menutup map kedua dan memenangkan seri dengan skor 2-0.

Kemenangan ini memastikan mereka meraih finis tiga besar pertama sepanjang partisipasi organisasi tersebut di VALORANT Champions.
Hasil tersebut juga mempertemukan LOUD dan Team Vitality di final upper bracket.
Kedua tim akan memperebutkan satu tempat di Grand Final, sementara NRG, G2 Esports, 100 Thieves, dan T1 masih berjuang melalui lower bracket untuk mempertahankan peluang meraih gelar juara dunia.
Selain berita di atas, yuk simak podcast Esports ID “Nongki di Lobby” di bawah ini. Selamat menonton!