2GAME Esports Lakukan Pembersihan Total, Lepas Seluruh Roster VALORANT Usai Degradasi VCT
Valorant

2GAME Esports Lakukan Pembersihan Total, Lepas Seluruh Roster VALORANT Usai Degradasi VCT

Aldonov Danoza - Kamis, 23 Oktober 2025
Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

Dalam langkah yang cukup mengejutkan, organisasi e-sports asal Brasil, 2GAME Esports, mengumumkan bahwa mereka telah melepas seluruh roster tim mereka untuk permainan VALORANT—mencakup lima pemain dan dua pelatih—usai musim 2025 yang berakhir dengan hasil jauh dari harapan. Keputusan ini diambil hanya beberapa bulan setelah mereka mengalami degradasi kembali ke liga Challengers, membuat masa depan tim menjadi sangat terbuka.

Kegagalan di Liga Utama VCT Americas

2GAME Esports sebelumnya berhasil naik ke level tertinggi kompetisi VALORANT di wilayah Amerika (Americas) pada tahun 2024 lewat kemenangan di turnamen “Ascension”. Namun, performa mereka di musim VCT 2025 jauh dari memuaskan:

  • Mereka hanya meraih dua kemenangan dari total 12 laga.

  • Secara konsisten tersingkir di tahap awal setiap fase.

  • Ketidakstabilan roster, termasuk absennya pemain utama Rodrigo “spikeziN” Lombardi di sebagian besar musim.

Kombinasi hasil buruk dan aturan degradasi terbaru dari Riot Games membuat mereka secara resmi terdegradasi ke Challenger Circuit untuk musim berikutnya.

Roster dan Pelatih yang Dilepas

Keputusan ini memisahkan 2GAME dengan mayoritas anggota tim yang telah bersama mereka sejak kemenangan Ascension 2024. Roster yang dilepas meliputi:

  • Pemain: Caio “silentzz” Morita, Rodrigo “spikeziN” Lombardi, Luiz “lz” Reche, Vitor “gobera” Cesar, dan Luis “pryze” Henrique.

    Baca Juga :

    Sentinels Rekrut canezerra untuk VCT 2027, Lengkapi Roster Bertabur Bintang

    Debut Langsung Juara! SMK Angkasa 1 Raih Gelar GYC 2026 Free Fire dan Beasiswa Kuliah 100 Persen

    Bidik Pasar Global, Kemenekraf Bawa Game Indonesia ke Gamescom Asia 2026

  • Pelatih: Anderson “faithz0r” Yabusaki dan Luiz “Yushi” Coelho.

Langkah Awal Menuju Restart Total

Dalam pengumuman resminya, 2GAME menyampaikan rasa terima kasih atas dedikasi lineup ini yang telah membawa organisasi ke panggung internasional.

Keputusan untuk melepas seluruh roster dapat dilihat sebagai upaya restart penuh (full restart) yang memberi organisasi kesempatan untuk merancang ulang tim VALORANT mereka dari nol. Hal ini memungkinkan 2GAME untuk mengevaluasi strategi, komposisi pemain, dan filosofi bermain agar siap kembali bangkit dari Challenger Circuit.

Bagi para pemain, termasuk spikeziN yang dikabarkan sedang menjajaki kontrak dengan tim baru, ini adalah momen krusial untuk membuktikan diri lagi di pasar esports. Keputusan 2GAME ini menegaskan bahwa dalam dunia kompetitif, adaptasi cepat adalah kunci untuk keberlanjutan.

Google
Tambahkan Esports.id Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan
Ditulis Oleh

Aldonov Danoza

Penulis, editor, dan praktisi konten digital dengan latar belakang akademis di bidang jurnalistik serta pengalaman mendalam dalam penyusunan artikel berita industri esports, analisis taktis game, konten informatif, serta optimasi mesin pencari (SEO) untuk audiens media digital. Lulusan Universitas Pelita Harapan (2015–2020) dengan pemahaman mendalam mengenai kaidah jurnalistik, etika media, verifikasi informasi, dan teknik penulisan profesional. Berfokus pada pengembangan konten yang mengutamakan akurasi, relevansi, dan analisis mendalam. Memastikan artikel dikembangkan melalui riset data turnamen, analisis strategi gameplay, serta verifikasi informasi guna menyajikan liputan esports yang tajam dan berbobot bagi pembaca. Berbagai topik yang menjadi fokus utama meliputi industri esports (khususnya kompetisi profesional seperti MPL Indonesia), analisis taktis dan meta game mobile, perkembangan industri gaming, teknologi, media digital, hingga dinamika komunitas gamers di Indonesia.
Show More
Follow Me

Berita Terkait