Buntut Bentrok Fisik Pendukung, Riot Games Jatuhkan Hukuman untuk DVM Esports!
DVM Esports
Valorant

Buntut Bentrok Fisik Pendukung, Riot Games Jatuhkan Hukuman untuk DVM Esports!

MikeApalah - Minggu, 13 April 2025
Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

Riot Games bersama penyelenggara turnamen Webedia membuat keputusan tegas untuk men-diskualifikasi tim DVM dari VALORANT Challengers 2025 Prancis: Revolution Stage 2. Keputusan ini diambil setelah insiden konflik fisik antar fans yang terjadi pada 8 April saat pertandingan melawan Joblife, memicu pembatalan pertandingan tersebut.

Insiden Konflik Antar Fans

Menurut laporan dari Ensigame, konflik bermula dari provokasi verbal yang dilakukan oleh para pendukung DVM terhadap penggemar Joblife. Situasi dengan cepat meningkat menjadi kekerasan fisik, memaksa pihak penyelenggara membatalkan pertandingan. Polisi setempat harus turun tangan untuk mengamankan lokasi, sementara pendukung DVM yang terlibat dikawal keluar dari tempat pertandingan.

Pernyataan dan Tindakan Webedia

Dalam klarifikasinya, Webedia menyampaikan, "Menyusul peristiwa yang tidak menguntungkan yang terjadi selama Challengers Day, dan karena perilaku yang tidak dapat diterima, kami telah membuat keputusan untuk mengeluarkan kelompok suporter DVM dari tempat pertandingan dan membatalkan pertandingan antara Joblife dan DVM."

Selain itu, mereka menegaskan bahwa perilaku seperti ini tidak sesuai dengan nilai-nilai esports. Sebagai tindak lanjut, DVM resmi didiskualifikasi dari Segmen 2 Challengers League Prancis, meskipun pendiri DVM membantah keterlibatan langsung mereka.

Dampak bagi Komunitas Esports

Baca Juga :

Turnamen Tier 2 League of Legends 'World Star Challengers Invitational 2026' Resmi Digelar

Ada Peluang Tim Indonesia Tampil di Demacia Cup 2026

Rumor K/DA dan HEARTSTEEL Comeback November 2026, Bakal Ramaikan Worlds?

Keputusan diskualifikasi ini mendapatkan dukungan dari komunitas VALORANT, tetapi banyak penggemar mengungkapkan kekhawatiran terhadap dampak keputusan tersebut pada karir pemain DVM. Kemungkinan beberapa pemain akan berpindah tim demi melanjutkan karir mereka di esports VALORANT.

Insiden ini menjadi pengingat penting bahwa olahraga elektronik, seperti esports, membutuhkan komitmen pada nilai-nilai fair play dan disiplin. Langkah tegas Riot Games dan Webedia menunjukkan komitmen mereka terhadap komunitas esports yang aman dan kompetitif.

Google
Tambahkan Esports.id Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan
Ditulis Oleh

MikeApalah

Michael Samuel adalah jurnalis dan editor yang telah berkecimpung di industri game, teknologi, dan esports Indonesia selama lebih dari 17 tahun. Berbekal pendidikan di Fakultas Akuntansi Universitas Nasional, saya menggabungkan kemampuan analisis dengan pengalaman panjang di dunia media digital. Sepanjang kariernya, Michael pernah menangani berbagai peran, mulai dari reporter, editor, marketing, business development, hingga Editor in Chief. Fokus utamanya adalah menghadirkan tulisan yang informatif, mendalam, dan mudah dipahami, khususnya seputar game, esports, teknologi, serta perkembangan industri digital.
Show More
Follow Me

Berita Terkait