Riot Games secara mengejutkan mengumumkan bahwa pengembangan aktif dari 2XKO, gim fighting berbasis semesta League of Legends, akan dihentikan pada Desember 2026. Keputusan ini diambil setelah perusahaan melakukan evaluasi menyeluruh terhadap performa bisnis, retensi pemain, serta jumlah pengguna aktif yang dinilai tidak sebanding dengan tingginya biaya operasional harian.
Meski pengembangan resminya dihentikan, Riot menegaskan bahwa keputusan ini tidak berarti penutupan total.
Server 2XKO dipastikan akan tetap beroperasi secara daring sehingga para pemain dapat terus mengakses dan memainkan gim ini secara gratis di platform PC, PlayStation 5, serta Xbox Series X|S.
Riot Games Resmikan Ekosistem Esports 2XKO dengan 20 Turnamen Global
Penyebab Penghentian dan Kegagalan Retensi Pemain
Dalam keterangan resminya pada 20 Agustus 2026, pihak manajemen membeberkan bahwa 2XKO sebenarnya berhasil menarik minat besar dari jutaan pemain pada awal peluncurannya.
Berbagai pembaruan konten masif seperti kehadiran champion Akali, Senna, Thresh, hingga mode PvE The Climb sempat memicu lonjakan antusiasme dari komunitas.
Namun, peningkatan jumlah pemain tersebut hanya bersifat sementara dan tidak mampu membentuk retensi pemain aktif harian yang stabil.
Tingkat keterlibatan komunitas yang cenderung datar membuat pendapatan gim tidak mampu menutup biaya operasional yang membengkak, sehingga model bisnis live-service milik 2XKO dianggap tidak lagi berkelanjutan untuk jangka panjang.
Hikari Bidik Status Legenda FGC Setelah Juara 2XKO di EVO Vegas 2026
Jadwal Patch Terakhir dan Perubahan Sistem In-Game
Sebelum benar-benar memasuki fase pengerjaan minimalis pada akhir tahun, Riot telah menyiapkan peta jalan (roadmap) konten penutup yang akan dirilis secara bertahap.
Pada patch 1.3.1 yang dijadwalkan meluncur September mendatang, karakter Lux akan resmi dihadirkan sebagai champion baru, sekaligus membuka akses seluruh roster champion bagi seluruh pemain tanpa terkecuali.
Bersamaan dengan pembaruan tersebut, Riot akan menghapus berbagai fitur monetization dan kompetitif seperti Battle Pass, KO Points, Champion Tokens, season, serta mode Ranked.
Seluruh pemain nantinya akan disatukan dalam sistem Casual Lobby dan Private Lobby yang diperluas hingga kapasitas 40 pemain per ruangan. Karakter Samira kemudian akan meluncur pada Oktober melalui patch 1.3.3 sebagai champion penutup.
Teamfight Jadi Fuse Baru di 2XKO, Riot Games Perkuat Fokus Mode Duo
Kebijakan Refund Dana dan Masa Depan Skena Kompetitif
Langkah paling fenomenal yang diambil Riot adalah komitmen untuk mengembalikan uang (refund) seluruh transaksi yang dilakukan pemain sebelum tanggal 20 Agustus 2026.
Proses refund bagi pengguna PC akan berlangsung otomatis hingga November, sementara pengguna konsol PlayStation dan Xbox akan diproses melalui mekanisme platform masing-masing. Menariknya, seluruh item kosmetik yang sudah dibeli tidak akan dihapus dari inventaris pemain.
Mengenai panggung kompetitif, rangkaian Competitive Series resmi tetap dipertahankan hingga turnamen Major terakhir pada November 2026.
Setelah memasuki tahun 2027, ekosistem turnamen 2XKO sepenuhnya diserahkan kepada komunitas global sesuai dengan panduan Community Competition Guidelines. Dengan langkah ini, Riot berharap 2XKO dapat terus hidup sebagai gim fighting kasual yang dikelola mandiri oleh komunitasnya.