Capcom Siapkan Penggunaan AI untuk Percepat Proses Development Game
Industry

Capcom Siapkan Penggunaan AI untuk Percepat Proses Development Game

Ferdian Hidayat - Senin, 05 Oktober 2026
Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

Perkembangan artificial intelligence (AI) mulai mengubah cara industri game mengembangkan sebuah permainan.

Teknologi ini tidak hanya dimanfaatkan untuk kebutuhan pemain, tetapi juga mulai dilirik sebagai alat untuk mempercepat berbagai proses di balik layar.

Capcom menjadi salah satu perusahaan yang mulai mengambil langkah tersebut.

Pengembang Resident Evil dan Street Fighter ini tengah mengembangkan REX, proyek evolusi RE Engine yang dirancang untuk meningkatkan efisiensi proses pengembangan game sekaligus mempersiapkan engine agar dapat bekerja lebih baik dengan AI.

Rencana tersebut menjadi bagian dari visi jangka panjang Capcom untuk mengubah RE Engine menjadi sebuah “AI-generation game engine”, dengan tujuan menciptakan game bersama AI, bukan sepenuhnya dibuat oleh AI.

Alasan Capcom Ingin Optimalisasi AI

Via: Capcom

Rencana tersebut terungkap dalam acara Capcom Open Conference RE: 2026 yang digelar pada 2 Oktober 2026.

Dalam konferensi tersebut, programmer Capcom Satoshi Ishida memaparkan proyek REX yang akan menjadi bagian penting dari evolusi RE Engine.

REX dirancang untuk menjawab sejumlah tantangan yang muncul seiring semakin kompleksnya proses pengembangan game.

Baca Juga :

Capcom Siapkan Penggunaan AI untuk Percepat Proses Development Game

Sony Umumkan Teknologi AI Baru untuk PS5, Wolverine dan Ghost of Yotei Jadi yang Pertama

10 Tips Optimalkan AI agar Jawaban yang Dihasilkan Lebih Maksimal dan Sesuai Kebutuhan

Ukuran game yang semakin besar membuat berbagai pekerjaan sederhana membutuhkan waktu lebih lama, sementara jumlah anggota tim yang semakin banyak juga membutuhkan sebuah engine yang mudah digunakan oleh banyak orang.

Capcom juga melihat integrasi teknologi AI ke dalam workflow development sebagai salah satu kebutuhan penting untuk meningkatkan efisiensi pengembangan game di masa depan.

Alih-alih membuat engine baru dari awal, Capcom memilih untuk mengembangkan RE Engine milik mereka sendiri secara bertahap melalui proyek REX.

Pengembangannya mencakup peningkatan efisiensi, performa game, tools, hingga quality assurance.

Menariknya, sejumlah bagian dari pengembangan REX juga akan dibuat open source dengan tujuan mendukung proses pelatihan AI.

Capcom Posisikan AI sebagai Partner dalam Pengembangan Game

Caption

Melalui REX, Capcom memiliki tujuan jangka panjang untuk mengubah RE Engine menjadi sebuah “AI-generation game engine”.

Konsep tersebut bukan berarti seluruh game Capcom nantinya akan dibuat oleh AI.

REX justru dirancang agar sistem RE Engine lebih mudah digunakan oleh manusia sekaligus lebih mudah dipahami oleh AI.

Dengan begitu, AI dapat dimanfaatkan untuk membantu berbagai pekerjaan dalam proses development dan mempercepat workflow para pengembang.

Langkah ini juga sejalan dengan sikap Capcom terhadap penggunaan AI dalam pengembangan game.

Pada pertemuan pemegang saham Maret 2026, Capcom menegaskan bahwa mereka tidak akan menggunakan aset yang dihasilkan AI ke dalam game.

Namun, perusahaan tetap berencana memanfaatkan AI sebagai teknologi pendukung untuk meningkatkan efisiensi dan produktivitas proses pengembangan, termasuk dalam bidang grafis, suara, dan programming.

Selain berita di atas, yuk simak podcast Esports ID “Nongki di Lobby” di bawah ini. Selamat menonton!

Google
Tambahkan Esports.id Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan
Follow Me

Berita Terkait