Back to School Bersama NVIDIA: Saat Kampus Menyatu dengan AI, Inovasi, dan Gaming
Gadget

Back to School Bersama NVIDIA: Saat Kampus Menyatu dengan AI, Inovasi, dan Gaming

Aldonov Danoza - Sabtu, 27 September 2025
Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

Hiruk pikuk mahasiswa yang biasanya dipenuhi jadwal kuliah dan aktivitas organisasi, mendadak berbeda di Kampus Anggrek Universitas Bina Nusantara (BINUS), di mana event Back to School dari NVIDIA menghadirkan langsung laptop dan desktop bertenaga GeForce RTX™ 50 Series. Suasana terasa seperti jembatan antara ruang kelas, laboratorium riset, dan arena esports, menegaskan bahwa GPU kini adalah motor penggerak kreativitas dan inovasi mahasiswa.

AI Jadi Bahasa Baru di Kampus

Adrian Lesmono, Country Consumer Business Lead NVIDIA Indonesia, menegaskan bahwa dengan GeForce RTX 50 Series, mahasiswa bisa belajar lebih cepat, berkreasi lebih luas, dan mengeksplorasi peluang tanpa batas. Pernyataan itu terbukti dalam lokakarya yang menampilkan tiga mahasiswa BINUS.

Marvel, Dio, dan Derrick memamerkan proyek AI mereka, mulai dari aplikasi finansial dan sistem identifikasi objek, hingga aplikasi AI generatif yang mampu menerjemahkan bahasa isyarat menjadi suara. Ketiganya menunjukkan bagaimana kekuatan RTX 50 Series memungkinkan mereka menjalankan model AI kompleks yang biasanya membutuhkan perangkat keras kelas server.

Dialog Inspiratif dan Kolaborasi Industri

Tak hanya mahasiswa, dosen BINUS turut berbagi pandangan soal bagaimana menyiapkan talenta digital untuk bersaing di era AI. Sementara itu, Dennis Adhiswara, aktor sekaligus tech entrepreneur, hadir memberikan perspektif industri yang kini haus akan solusi AI.

Dennis menyatakan bahwa mahasiswa hari ini punya kesempatan untuk jadi pionir, dan dengan NVIDIA GeForce RTX 50 Series, peluang untuk melahirkan inovasi terbuka sangat lebar. Momentum Back to School ini juga menjadi panggung bagi berbagai mitra laptop untuk menunjukkan perangkat bertenaga RTX 50 Series, seperti HP, Acer, Lenovo, dan ASUS ROG, yang semuanya sepakat bahwa GPU ini adalah ekosistem lengkap untuk edukasi dan inovasi.

Kekuatan Arsitektur Blackwell untuk Mahasiswa

Dibangun di atas arsitektur Blackwell, seri terbaru ini menjanjikan lompatan performa besar dalam ranah edukasi dan kreasi digital. NVIDIA mengklaim mahasiswa bisa belajar 45 kali lebih cepat saat fine-tuning LLM lokal dan membuat kreasi 10 kali lebih cepat dengan generasi gambar berbasis AI.

Baca Juga :

Esports Kapolri Cup 2026: Polda Metro Jaya Juara MLBB, Kapolri Dorong Peserta Tahun Depan Naik 10 Kali Lipat

HARGAI 2026: UniPin Dorong Game Lokal Indonesia Tembus Pasar Global

Games of the Future 2026 Resmi Berakhir, Ini Para Juaranya!

Selain itu, gamer juga dimanjakan dengan performa gaming yang 15 kali lebih kencang di judul modern berkat ray tracing realistis, DLSS 4, dan NVIDIA Reflex. Fitur NVIDIA Broadcast juga hadir untuk meningkatkan interaksi saat kuliah daring maupun streaming, didukung oleh TensorRT-LLM yang menghadirkan AI lokal yang aman dan bisa bekerja offline.

Penawaran Khusus Menjelang Akhir Tahun

Melalui kampanye ini, NVIDIA juga menghadirkan penawaran khusus untuk berbagai laptop dari mitra mereka. Beberapa penawaran menarik termasuk ASUS TUF Gaming F16 dengan GeForce RTX 5060 seharga Rp24.499.000, ACER NITRO V 15 ANV15 dengan GeForce RTX 5050 seharga Rp17.529.000, dan HP Victus Gaming 15 dengan GeForce RTX 5060 seharga Rp19.899.000.

Bagi mahasiswa yang membutuhkan performa lebih tinggi, tersedia Lenovo Legion Pro 5i dengan GeForce RTX 5070 seharga Rp34.732.999, dan semua promo lengkap ini tersedia di Shopee Back To School Deals.

Google
Tambahkan Esports.id Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan
Ditulis Oleh

Aldonov Danoza

Penulis, editor, dan praktisi konten digital dengan latar belakang akademis di bidang jurnalistik serta pengalaman mendalam dalam penyusunan artikel berita industri esports, analisis taktis game, konten informatif, serta optimasi mesin pencari (SEO) untuk audiens media digital. Lulusan Universitas Pelita Harapan (2015–2020) dengan pemahaman mendalam mengenai kaidah jurnalistik, etika media, verifikasi informasi, dan teknik penulisan profesional. Berfokus pada pengembangan konten yang mengutamakan akurasi, relevansi, dan analisis mendalam. Memastikan artikel dikembangkan melalui riset data turnamen, analisis strategi gameplay, serta verifikasi informasi guna menyajikan liputan esports yang tajam dan berbobot bagi pembaca. Berbagai topik yang menjadi fokus utama meliputi industri esports (khususnya kompetisi profesional seperti MPL Indonesia), analisis taktis dan meta game mobile, perkembangan industri gaming, teknologi, media digital, hingga dinamika komunitas gamers di Indonesia.
Show More
Follow Me

Berita Terkait