Di Puncak Kejayaan, Bintang NRG s0m Umumkan Jeda dari Kompetisi VALORANT Profesional
Valorant

Di Puncak Kejayaan, Bintang NRG s0m Umumkan Jeda dari Kompetisi VALORANT Profesional

Aldonov Danoza - Jumat, 24 Oktober 2025
Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

Setelah mengangkat piala di ajang VALORANT Champions 2025, bintang tim NRG Esports, Sam “Oh” alias s0m, secara mengejutkan mengumumkan bahwa ia akan mengambil jeda dari kompetisi profesional. Pengumuman ini datang tepat setelah momen klimaks karirnya—dan sekaligus menjadi tonggak penting dalam perjalanan sang pemain.

Mundur di Puncak: Setelah Satu Dekade Kompetitif

s0m memulai karirnya di esports sejak remaja, beralih dari Counter-Strike: Global Offensive ke VALORANT pada tahun 2020. Di tahun 2025, setelah start yang kurang impresif, NRG bangkit dan keluar sebagai juara dunia secara tak terduga di Paris.

Di momen itulah s0m merasa bahwa “waktu yang tepat” telah datang untuk istirahat. Ia berkata bahwa setelah hampir satu dekade berlaga sejak usia 14 tahun, ini adalah kesempatan terbaik untuk berhenti sejenak di puncak.

Tanpa semua pengalaman ini saya tidak akan berada di sini.

Keputusan s0m menarik karena ia memilih hiatus di saat momentum tertinggi, alih-alih mundur di saat performa menurun. Hal ini mencerminkan kesadaran akan keseimbangan antara kompetisi profesional dan kehidupan pribadi yang menuntut fisik dan mental besar.

Pergeseran Fokus ke Konten Kreator

Langkah s0m sekaligus membuka peluang baru dalam karirnya. Fokusnya kini akan bergeser sepenuhnya ke sisi konten kreator, streaming di Twitch dan YouTube, sambil tetap mendukung tim lamanya dari luar kompetisi langsung.

Dalam sesi live streaming-nya, s0m menyampaikan bahwa keinginannya untuk berinteraksi dengan komunitas dan menciptakan konten telah tumbuh. Ia ingin memanfaatkan momentum juara untuk berpindah ke fase baru karirnya: menjadi figur publik yang lebih bebas berekspresi, berjanji untuk streaming “setiap hari”.

Meskipun demikian, ia menegaskan bahwa ia bukan pergi untuk selamanya—hanya hiatus. Keputusan s0m ini menjadi momen refleksi di komunitas esports: menang besar bisa jadi awal dari fase karir yang berbeda, di mana interaksi kreatif mengambil alih gemuruh kompetisi.

Baca Juga :

Debut Global HoK: ACE di gamescom 2026, Bareng HoK World dan AoV! Sudah Siap?

Esports Kapolri Cup 2026: Polda Metro Jaya Juara MLBB, Kapolri Dorong Peserta Tahun Depan Naik 10 Kali Lipat

HARGAI 2026: UniPin Dorong Game Lokal Indonesia Tembus Pasar Global

Google
Tambahkan Esports.id Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan
Ditulis Oleh

Aldonov Danoza

Penulis, editor, dan praktisi konten digital dengan latar belakang akademis di bidang jurnalistik serta pengalaman mendalam dalam penyusunan artikel berita industri esports, analisis taktis game, konten informatif, serta optimasi mesin pencari (SEO) untuk audiens media digital. Lulusan Universitas Pelita Harapan (2015–2020) dengan pemahaman mendalam mengenai kaidah jurnalistik, etika media, verifikasi informasi, dan teknik penulisan profesional. Berfokus pada pengembangan konten yang mengutamakan akurasi, relevansi, dan analisis mendalam. Memastikan artikel dikembangkan melalui riset data turnamen, analisis strategi gameplay, serta verifikasi informasi guna menyajikan liputan esports yang tajam dan berbobot bagi pembaca. Berbagai topik yang menjadi fokus utama meliputi industri esports (khususnya kompetisi profesional seperti MPL Indonesia), analisis taktis dan meta game mobile, perkembangan industri gaming, teknologi, media digital, hingga dinamika komunitas gamers di Indonesia.
Show More
Follow Me

Berita Terkait