Home Leaderboard 1
Home Leaderboard 1
FaZe Clan Keluar dari Industri Video Game demi Fokus ke Esports
Other

FaZe Clan Keluar dari Industri Video Game demi Fokus ke Esports

Aldonov Danoza - Senin, 11 Maret 2024
Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

Pascaakuisisi oleh GameSquare yang membuat Banks dari FaZe Clan yang menjadi CEO dari brand tersebut, Banks ternyata membersihkan beberapa content creator yang sudah berumur di media sosialnya untuk memberikan tanda bahwa klan FaZe Clan akan hengkang dari industri video game. Meski demikian, FaZe Clan tetap berfokus pada industri esports dan mengikuti beberapa skena kompetitif di beberapa game besar.

Testy klaim bahwa FaZe Clan sudah hengkang dari dunia gaming dan content creator tersebut dikarenakan permasalahan finansial yang membuat mereka harus merubah struktur organisasinya, dengan beberapa content creator sokongan FaZe Clan yang dibubarkan, Testy tetap memastikan bahwa di skena esports tetap bisa berjalan selama bertahun-tahun.

Content creator sokongan FaZe Clan sudah mengudara dan sukses di beberapa platform streaming besar seperti YouTube dan Twitch dalam satu dekade terakhir, termasuk kehadiran beberapa content creator besar seperti Snoop Dogg di esports Call of Duty, membuat FaZe Clan harus berusaha demi bisa tetap aman secara finansial.

Sehingga dengan akuisisi GameStop yang membuat FaZe Clan mendapatkan dana sebesar 17 Juta USD (265 Miliar Rupiah), beberapa perubahan harus dilakukan agar FaZe Clan tetap bisa memberikan upah yang cukup bagi para talentnya. "Pemahaman saya adalah bahwa keseluruhan gaming maupun content creator ini tidak membawa apapun ke FaZe Clan dan tidak memberikan manfaat bagi mereka, mereka hanya membuang hal tersebut. Mereka jelas masih melakukan esports dan mereka melakukan hal yang luar biasa dalam esports. Namun waktu telah berubah, jadi begitulah," jelas Testy.

FaZe Clan adalah suatu organisasi esports dan content creator yang dibentuk sejak 30 Mei 2010, dimana kamu bisa menemukan FaZe Clan dalam menggarap konten dari game besar seperti Fortnite, Call of Duty, PUBG, Rainbow Six Siege, serta FIFA. Bahkan FaZe Clan pun mengembangi pitching talentnya ke pasar Asia untuk mengenalkan FaZe Clan di luar Amerika dan Eropa.

Berharap saja akuisisi dari GameStop yang membuat Banks, former leader dari FaZe Clan ini bisa tetap membuat FaZe Clan tetap bisa bersinar, mau di esports atau di dunia video game pada umumnya. Meski di lain hal, permasalahan akuisisi ini akan menutup kemungkinan bagi content creator muda untuk ditarik demi bisa disokong oleh FaZe Clan.

Google
Tambahkan Esports.id Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan
Ditulis Oleh

Aldonov Danoza

Penulis, editor, dan praktisi konten digital dengan latar belakang akademis di bidang jurnalistik serta pengalaman mendalam dalam penyusunan artikel berita industri esports, analisis taktis game, konten informatif, serta optimasi mesin pencari (SEO) untuk audiens media digital. Lulusan Universitas Pelita Harapan (2015–2020) dengan pemahaman mendalam mengenai kaidah jurnalistik, etika media, verifikasi informasi, dan teknik penulisan profesional. Berfokus pada pengembangan konten yang mengutamakan akurasi, relevansi, dan analisis mendalam. Memastikan artikel dikembangkan melalui riset data turnamen, analisis strategi gameplay, serta verifikasi informasi guna menyajikan liputan esports yang tajam dan berbobot bagi pembaca. Berbagai topik yang menjadi fokus utama meliputi industri esports (khususnya kompetisi profesional seperti MPL Indonesia), analisis taktis dan meta game mobile, perkembangan industri gaming, teknologi, media digital, hingga dinamika komunitas gamers di Indonesia.
Show More
Follow Me

Berita Terkait