Game Tidak Capai Target, Rovio Entertainment PHK 36 Karyawan dan Restrukturisasi Internal
Other

Game Tidak Capai Target, Rovio Entertainment PHK 36 Karyawan dan Restrukturisasi Internal

Aldonov Danoza - Rabu, 22 Oktober 2025
Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

Studio game asal Finlandia, Rovio Entertainment (pencipta seri Angry Birds), mengambil langkah sulit dengan memberhentikan sebanyak 36 karyawan. Langkah ini dipicu oleh performa salah satu game unggulannya, Angry Birds Dream Blast, yang dinilai tidak memenuhi ekspektasi perusahaan terkait pendapatan dan pertumbuhan.

Restrukturisasi di Bawah Payung Sega

Rovio mengonfirmasi bahwa pemangkasan jumlah karyawan ini termasuk beberapa staf senior yang bekerja langsung pada game tersebut. Sebagai respons terhadap penurunan performa dan untuk beradaptasi lebih cepat terhadap dinamika pasar game mobile, perusahaan melakukan restrukturisasi organisasi.

Perubahan utama yang dilakukan mencakup:

  • Pengalihan Fokus: Perusahaan akan berfokus pada jumlah game yang lebih sedikit agar kualitas dapat lebih ditingkatkan.

  • Integrasi Sega: Memperkuat integrasi dengan perusahaan induknya, Sega Europe, yang mengakuisisi Rovio pada tahun 2023 senilai sekitar €706 juta.

Langkah ini menunjukkan tekanan yang dihadapi studio game dalam mempertahankan momentum ketika hits besar mulai menurun. Angry Birds Dream Blast, yang diluncurkan pada 2018, tidak mampu meledak menjadi produk besar dalam jangka panjang seperti pendahulunya.

Tekanan Pasar Mobile dan Pelajaran Industri

Keputusan PHK ini adalah langkah pragmatis dari Rovio untuk memastikan kelangsungan bisnis dan memperkuat fondasi untuk merilis game-game baru yang lebih relevan.

Bagi pengembang dan pengamat industri game, kasus Rovio ini menjadi pengingat bahwa meskipun memiliki IP kuat, keberlanjutan performa dalam pasar mobile sangat bergantung pada eksekusi, adaptasi terhadap tren, dan efisiensi operasional. Restrukturisasi ini merupakan bagian dari upaya jangka panjang Rovio untuk bertahan dan bangkit kembali di bawah kepemimpinan Sega.

Baca Juga :

Kepemilikan Penuh Saudi Bikin Khawatir Karyawan EA, Kenapa?

Debut Global HoK: ACE di gamescom 2026, Bareng HoK World dan AoV! Sudah Siap?

PlayStation 6 Belum Punya Tanggal Rilis, Sony Masih Hadapi Krisis Komponen

Google
Tambahkan Esports.id Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan
Ditulis Oleh

Aldonov Danoza

Penulis, editor, dan praktisi konten digital dengan latar belakang akademis di bidang jurnalistik serta pengalaman mendalam dalam penyusunan artikel berita industri esports, analisis taktis game, konten informatif, serta optimasi mesin pencari (SEO) untuk audiens media digital. Lulusan Universitas Pelita Harapan (2015–2020) dengan pemahaman mendalam mengenai kaidah jurnalistik, etika media, verifikasi informasi, dan teknik penulisan profesional. Berfokus pada pengembangan konten yang mengutamakan akurasi, relevansi, dan analisis mendalam. Memastikan artikel dikembangkan melalui riset data turnamen, analisis strategi gameplay, serta verifikasi informasi guna menyajikan liputan esports yang tajam dan berbobot bagi pembaca. Berbagai topik yang menjadi fokus utama meliputi industri esports (khususnya kompetisi profesional seperti MPL Indonesia), analisis taktis dan meta game mobile, perkembangan industri gaming, teknologi, media digital, hingga dinamika komunitas gamers di Indonesia.
Show More
Follow Me

Berita Terkait