GOG akhirnya menghadirkan dukungan mata uang Rupiah untuk para gamer Indonesia.
Kehadiran fitur ini membuat pengguna dapat melihat harga game secara langsung dalam Rupiah, sekaligus memudahkan mereka memperkirakan biaya pembelian sebelum melakukan transaksi.
Berbeda dengan Steam dan Epic Games Store yang menawarkan berbagai fitur serta program diskon untuk menarik gamer PC, GOG memiliki identitas tersendiri sebagai platform yang menyediakan game tanpa DRM sekaligus menjadi salah satu tempat untuk mendapatkan dan melestarikan berbagai game lawas.
Baca juga:
GOG Kembali Independen, Dipimpin Sang Pendiri: Babak Baru Platform Game DRM-Free
Taufik Hidayat Apresiasi Medali Perak Tim Esports Indonesia di Asian Games 2026
Harga Game Kini Lebih Mudah Disesuaikan dengan Budget

Dengan dukungan Rupiah, gamer Indonesia tidak lagi harus melakukan konversi harga dari mata uang asing untuk mengetahui berapa biaya game yang ingin dibeli.
Harga dalam Rupiah juga membuat pengguna lebih mudah membandingkan banderol game di GOG dengan platform lain seperti Steam.
Kehadiran mata uang lokal ini menjadi keuntungan tersendiri, terutama bagi gamer yang memang memilih GOG karena koleksi game tanpa DRM.
Pengguna dapat memperhitungkan harga game secara lebih praktis berdasarkan kondisi dan budget mereka.
Namun, dukungan Rupiah belum otomatis membuat harga game di GOG menjadi lebih murah.
Beberapa game justru masih dapat memiliki harga lebih tinggi dibandingkan versi yang ditawarkan di platform kompetitor.
Sistem Pembayaran Indonesia Masih Jadi Catatan
Meski sudah mendukung Rupiah, implementasi fitur ini masih memiliki sejumlah catatan.
GOG belum menghadirkan pilihan pembayaran lokal Indonesia secara khusus, sehingga pengguna masih harus mengandalkan metode pembayaran yang tersedia, salah satunya melalui Google Pay.
Selain itu, terdapat laporan mengenai harga game yang terkadang masih mengalami konversi otomatis ke mata uang lain.
Kondisi tersebut dapat membuat harga yang ditampilkan berubah dan menjadi jauh lebih mahal dari perkiraan.
GOG sendiri belum memberikan informasi lebih lanjut mengenai rencana menghadirkan metode pembayaran yang lebih sesuai untuk gamer Indonesia.