Legenda industri gim sekaligus sosok di balik kesuksesan seri Tekken, Katsuhiro Harada, secara resmi membuka babak baru dalam kariernya. Usai berkiprah selama 31 tahun di Bandai Namco, Harada kini dipercaya memimpin VS Studio, sebuah studio pengembang baru yang didirikan pada 1 Mei 2026 dan mendapat dukungan investasi penuh dari SNK.
Berbasis di Tokyo, VS Studio mengusung filosofi "Beyond tradition, crafted to perfection". Penunjukan Harada sebagai Representative Director sekaligus CEO bertolak dari ambisi besar SNK untuk melakukan ekspansi agresif, melepaskan diri dari keterbatasan warisan masa lalu, serta menghadirkan pendekatan yang lebih segar di industri gim global.
SNK sedang berada dalam fase pertumbuhan, pertumbuhan agresif, dan kami membutuhkan perspektif baru, bukan hanya terhadap game dan IP kami, tetapi juga bagaimana kami bisa terus berkembang dengan membawa hal-hal baru, tetap inovatif, dan melepaskan diri dari warisan yang selama ini kami lakukan.
Ozan Kocoglu, Chief Publishing Officer SNK.
Ambisi Menghidupkan Era Emas dan Menepis Budaya Manajemen Kaku
Langkah Harada mendirikan VS Studio didorong oleh keinginannya untuk memperbaiki kesenjangan antara jajaran manajemen dan proses kreatif pembuatan gim. Menurut pengalamannya, banyak pimpinan di perusahaan gim besar Jepang yang tidak pernah memainkan gim buatan timnya sendiri dan hanya berfokus pada laporan keuangan. SNK dinilai menjadi pengecualian karena jajaran pimpinannya memiliki pemahaman mendalam serta kecintaan tinggi terhadap produk yang dikembangkan.
Dari pemahaman saya, di perusahaan pengembangan game besar di Jepang, orang-orang manajemen tidak memainkan game yang mereka kembangkan sendiri... Saya hanya ingin menekankan bahwa grup SNK ini merupakan pengecualian. Jika kami bisa fokus bersama, saya rasa kami bisa mengembalikan era emas game Jepang.
Katsuhiro Harada, CEO VS Studio.
VS Studio Siapkan Kejutan dan Tidak Terpaku Pada Game Fighting
Meski Harada sangat lekat dengan genre fighting game, pihak SNK maupun Harada menegaskan bahwa VS Studio memiliki kebebasan penuh untuk menggarap proyek di luar genre tersebut. Kebebasan ini mencakup potensi pengembangan Intellectual Property (IP) baru maupun penguatan IP klasik milik SNK. Harada memastikan bahwa proyek perdana yang tengah digarap timnya akan menjadi sebuah kejutan besar tanpa mengkhianati ekspektasi para penggemar setianya.
Judul yang sedang kami buat belum diumumkan... Game yang sedang kami kembangkan akan menjadi semacam kejutan, tetapi tenang saja, game tersebut bukan sesuatu yang berada di luar ekspektasi.
Katsuhiro Harada, CEO VS Studio.
Mengenai kelanjutan Tekken yang ditinggalkannya, Harada mempercayakan masa depan waralaba tersebut kepada tim pengembang Bandai Namco yang telah dibimbingnya, sambil menegaskan bahwa dirinya kini menantikan perkembangan gim tersebut murni sebagai seorang penggemar.
Pelajaran dari Fatal Fury dan Strategi Industri Lintas Media
SNK turut membagikan evaluasi mendalam dari peluncuran Fatal Fury: City of the Wolves. Perusahaan menyadari tingginya standar ekspektasi pemain modern terkait skala konten saat rilis perdana. Hal ini mendorong SNK untuk menerapkan strategi dukungan jangka panjang melalui pembaruan konten dan rilis karakter secara berkala.
Langkah ekspansif VS Studio dan SNK juga berjalan seiring dengan dinamika investasi global, termasuk sokongan dana dari Arab Saudi serta transaksi akuisisi Electronic Arts senilai US$55 miliar oleh konsorsium PIF, Silver Lake, dan Affinity Partners pada Agustus 2026. Melalui kombinasi kualitas, inovasi, dan kedekatan dengan komunitas, Harada dan SNK optimistis dapat mengukuhkan kembali kejayaan industri gim Jepang di panggung dunia.