Layak Dibayar? Bos Tekken Tertarik dengan Strategi Bayar untuk Streaming Turnamen Street Fighter
Tekken 8

Layak Dibayar? Bos Tekken Tertarik dengan Strategi Bayar untuk Streaming Turnamen Street Fighter

Aldonov Danoza - Kamis, 27 November 2025
Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

Katsuhiro Harada—sang produser serial Tekken—baru-baru ini menyatakan bahwa dirinya “sangat tertarik” melihat keputusan Capcom untuk mengenakan biaya agar penonton dapat menyaksikan babak final turnamen Street Fighter 6 secara daring. Pernyataan ini muncul setelah pengumuman bahwa final Capcom Cup 12 dan SFL World Championship akan disiarkan melalui sistem pay-per-view (PPV).

Capcom menetapkan tarif sebesar $4.000 Yen per final (sekitar Rp435.000, asumsi kurs Rp108.75/Yen) atau paket bundel $6.000 Yen (sekitar Rp652.500) untuk menyaksikan kedua final. Model ini langsung menuai kritik dari komunitas fans Street Fighter.

Dalam wawancara, Harada menjelaskan mengapa dia menganggap ide monetisasi streaming turnamen menarik. Menurutnya, banyak perusahaan besar dan influencer mendapatkan keuntungan besar dari iklan atau monetisasi dari streaming turnamen, namun keuntungan tersebut nyaris tidak ada kaitannya dengan pendapatan dari game itu sendiri.

Harada mengatakan, “Banyak perusahaan besar menyuntikkan dana iklan untuk acara-acara ini, dan banyak influencer menghasilkan uang besar dari streaming mereka,” Harada menambahkan bahwa, “Tapi pendapatan dari game kami tidak mencerminkan semua itu. Menarik melihat bagaimana hal itu mungkin berubah.”

Komentar ini membawa perspektif bahwa turnamen bisa jadi bukan sekadar soal promosi, tapi juga soal kelangsungan finansial dalam ekosistem esports dari sudut pandang pengembang game.

Keputusan Capcom memicu perdebatan di komunitas game: di satu sisi, monetisasi dapat membantu membuat event esports menjadi lebih berkelanjutan dan mendukung tim maupun pemain profesional. Namun di sisi lain, banyak fans merasa bahwa turnamen besar seharusnya tetap bisa diakses secara bebas agar tidak mengucilkan penggemar dengan dana terbatas.

Meskipun Capcom menyatakan mereka masih berpegang pada rencana PPV, tiket untuk streaming belum mulai dijual hingga saat ini.

Baca Juga :

Katsuhiro Harada dan SNK Ingin Hidupkan Kembali Era Emas Game Jepang

Debut Global HoK: ACE di gamescom 2026, Bareng HoK World dan AoV! Sudah Siap?

Esports Kapolri Cup 2026: Polda Metro Jaya Juara MLBB, Kapolri Dorong Peserta Tahun Depan Naik 10 Kali Lipat

Google
Tambahkan Esports.id Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan
Ditulis Oleh

Aldonov Danoza

Penulis, editor, dan praktisi konten digital dengan latar belakang akademis di bidang jurnalistik serta pengalaman mendalam dalam penyusunan artikel berita industri esports, analisis taktis game, konten informatif, serta optimasi mesin pencari (SEO) untuk audiens media digital. Lulusan Universitas Pelita Harapan (2015–2020) dengan pemahaman mendalam mengenai kaidah jurnalistik, etika media, verifikasi informasi, dan teknik penulisan profesional. Berfokus pada pengembangan konten yang mengutamakan akurasi, relevansi, dan analisis mendalam. Memastikan artikel dikembangkan melalui riset data turnamen, analisis strategi gameplay, serta verifikasi informasi guna menyajikan liputan esports yang tajam dan berbobot bagi pembaca. Berbagai topik yang menjadi fokus utama meliputi industri esports (khususnya kompetisi profesional seperti MPL Indonesia), analisis taktis dan meta game mobile, perkembangan industri gaming, teknologi, media digital, hingga dinamika komunitas gamers di Indonesia.
Show More
Follow Me

Berita Terkait